Wajah Berjerawat? Waspadai 8 Bahan Kosmetik Penyumbat Pori

Monica Dian21 Feb 2017, 10:00 WIB

Jakarta Most of us love makeup. Sederhana, karena makeup secara instan memberi sentuhan flawless. Sayangnya, makeup terbilang tricky. Terutama bagi pemilik kulit berjerawat yang harus dihadapkan pada dua pilihan: tetap tampil sempurna di balik pulasan makeup namun wajah terus-terusan breakout atau meminimalisir pemakaian kosmetik demi bersihnya wajah dari jerawat membandel.

Pilihan sulit? Tentu. Tapi setidaknya yang ingin punya kulit wajah sehat dan mulus akan memilih opsi kedua. Faktanya, kebanyakan produk makeup di pasaran memiliki komposisi bahan yang mudah menyumbat pori-pori kulit. Artinya, produk tersebut berpotensi menyebabkan breakout, dengan kata lain lebih banyak jerawat, untuk si acne-prone skin.

Lalu, bisakah mengalihkan pemakaian pada produk berlabel non-comedogenic? Bisa, namun belum tentu dapat menghindarkan breakout. Pasalnya, sebuah produk tidak perlu melalui tes baku untuk mengklaim dirinya sebagai produk non-comedogenic.

Meski begitu, tidak berarti kulit berjerawat tidak bisa pakai makeup. Tetap bisa. Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah memilih produk yang tidak mengandung bahan yang mudah menyumbat pori. Saat beli produk kosmetik nanti, perhatikan komposisi bahannya. Atau baca kembali label pada kosmetik milikmu. Prinsipnya, bila nama bahan tersebut susah dilafalkan, it’s simply bad for you. Berikut daftar bahan kosmetik yang wajib diwaspadai (catatan: ini untuk yang sedang berjuang melawan jerawat akibat makeup).

Silicone

Semua dengan akhiran “cone”, you have to be aware. Fungsi silicone adalah membuat produk dan kulit kita halus dan lembut. Sayangnya, silicone salah satu bahan paling berbahaya yang menyebabkan kulit kering dan menyumbat pori.

Petrochemical

Berupa paraffin wax, mineral oil, toluene, benzene, petrolatum, dan semua yang berakhiran “eth”, bahan yang menyumbat pori ini bekerja sebagai ‘agen’ yang membantu bahan berbahaya lainnya meresap ke bagian terdalam pori kulit.

Parfum/Pewarna

Bahan yang pada dasarnya sudah mengandung banyak bahan kimia. Pewangi dan pewarna yang dicampur ke dalam produk kosmetik akan meningkatkan kesensitifan kulit dan membuatnya mudah iritasi. Tergantung dari kondisi kulit, bahan ini bisa menyebabkan jerawat.

Paraben dan Phthalates

Bahan yang sudah sangat umum ditemukan pada produk kecantikan. Fungsinya menambah usia produk dan mengencerkan bahan padat lainnya. Tapi kedua bahan ini sangat beracun dan dapat mengacaukan hormon. Ketika jerawat dikaitkan dengan hormon, bisa dipahami mengapa kita harus menjauhi dua bahan berbahaya ini.

Alcohol

Meski seharusnya dapat meningkatkan daya serap kulit, alkohol justru membuat kulit kering, iritasi, dan merusak radikal bebas dalam tubuh yang berfungsi menyembuhkan kulit.

Acrylic

Lebih dikenal dengan plastik, bahan ini jelas berbahaya bagi kulit. Plastik saja sudah sulit diurai, apalagi jika dipakai untuk kulit? Tentu sangat menyumbat pori.

Coconut Oil

Minyak ini bekerja baik untuk menghapus makeup. Tapi ketika sebuah produk kosmetik mengandung minyak kelapa dan dipakai seharian di wajah, it will extremely clog your pores. Karena sifatnya sangat comedogenic.

Talc

Bahan yang membuat wajah kering dan sangat menyumbat pori. Di samping itu, talc dapat merusak warna kulit. Jangan harap dapatkan warna kulit wajah rata jika ada bahan satu ini.