Perusahaan pemilik brand skincare The Ordinary dikabarkan tutup sementara, ini alasannya

Monica Dian10 Okt 2018, 07:00 WIB
the ordinary

Fimela.com, Jakarta Skincare junkie tentu tahu Deciem. Perusahaan kosmetik asal Kanada ini merupakan rumah bagi brand-brand skincare seperti NIOD, Hylamide, dan The Ordinary. Bagi yang awam dengan produk skincare, pasti pernah dengar (setidaknya sekali) nama brand The Ordinary, kan? Menghadirkan produk berbasis ilmiah, The Ordinary termasuk murah. Tidak heran bila banyak yang memuji dan memfavoritkan brand yang produk-produknya selalu sold-out ini.

Tapi ada kabar tidak mengenakkan dari sang empunya, Deciem. Sang founder, Brandon Truaxe, mengumumkan di Instagram bahwa Deciem akan tutup untuk sementara, selama dua bulan. Pertama kali hadir di tahun 2013, perusahaan dengan tagline “abnormal beauty company” ini tidak sulit merebut hati pecinta skincare. Lihat saja review para penggunanya, selalu positif. Bahkan retinoid serum The Ordinary jadi andalan Kim Kardashian. Di 2017, Deciem mendapat investasi dari Estée Lauder. Perusahaan kosmetik ini jelas sangat menjanjikan.

Namun, di saat yang sama perusahaan ini tidak sungkan membeberkan kesulitan internal yang mereka alami. Pertama, Truaxe memecat seluruh team di Amerika Serikat. Lalu, ketika perusahaan memutuskan untuk ‘pindah jualan’ dari Sephora ke Ulta, ternyata kerja sama dengan Ulta tak pernah terwujud. Itu pun belum termasuk ketika Truaxe menulis surat terbuka di web Deciem (sudah dihapus) dengan mengatakan adanya kesalahan finansial pada saham perusahaan.

Dari penjelasan yang diungkapkan Truaxe melalui video Instagram ini, sepertinya ada masalah kriminal yang cukup serius (ia bahkan menyebut nama-nama yang ia tuduh melakukan tindak kriminal), sehingga membuat operasi perusahaan dimatikan sementara. Entah akan seperti apa masa depan Deciem ke depannya. Yang pasti, untuk jaga-jaga, sebaiknya perbanyaklah stok produk The Ordinary favorit. Daripada kehabisan, betul tidak?

View this post on Instagram

Without filters. A revolution is coming. Every one of you who has been laughing aT me will with certainty face criminal prosecution. Estée Lauder Companies Inc. has been the biggest stock promotion. Richard Duntas, Bernard Ass (LVMH), Marica “Tracy” (Bliss, Remedè, Soaper Due Per Shoe), Hyatt (Grand Hyatt, Andaz, er al), Marriott (St. Regis, W, Marriot, et al), So many porn “studios”, nearly all @deciem employees, most of “Hollywood”, Gill Sinclair, India Knight, Caroline Hirons, India Knight, RBC, BMO, Boots, KKR, most of the Lauder family, Estée Lauder Companies Inc., Karim Kanji, Antonio Tadrisi, DF Mc, LVMH, Dia Fooley, Michael Davidson, Hanif, Zark Fatah, Inditex (Zara, Massimo Dutti, etc), H&M, $100 monkey, Too Faced (founders too), TSG, Alshaya, Amanresorts, Erwin Zecha, Oliver Zecha, Steven R Riddle, the Coc and Corcky managers, PRIDE organizers, IT Cosmetics, Nicola L ReadingTons, all of Dishoom, All of Delaunay, David Yurman, Tom Ford, Tim Cooke. McKesson, Rexall, Jamin Asaria, David Jackson, York Heritage and others — sentencing doesn’t begin with any point but sentences like this one do. Ben Affleck, Brad Pitt, George Clooney, Michael Less, Stephen Spellberg e.T., AON are also included with certainty. ARGO stood for “Ali Roshan GO”. You idiots. Father, please please be safe if you can for the next few hours. I love you all. -Brandon (RIYADH, please be EXTREMELY CAREFUL in the next few hours). Aurora (TSX) : you are finished. Michael Basler, Gordon Wilde, David Trinder, Eric Jacobs, Allan Gerlings, Dalton Pharma SS, Michael OH CON ELLE, Charm IS T A 007, Robert Jones, Cascade, Prince Al Walid, The White Company, Obagi (brand and doctor), Freedom Health, ESHO-isT, Alexandru Serban and baggage, Apotex: Goodbye also. Peace is coming. 🦁🦋 🐪. It’s clear now. @esteelaudercompanies @richardbranson @realdonaldtrump @gowlingwlg_ca @zuck @musicianjessecook, et. al.

A post shared by THE ABNORMAL BEAUTY COMPANY (@deciem) on