Ini yang Terjadi Pada Kulit Ketika Berhenti Pakai Makeup

Annissa Wulan11 Nov 2018, 16:00 WIB
Ilustrasi kecantikan

Fimela.com, Jakarta Makeup telah menjadi salah satu bagian penting dalam keseharian, karena bisa menonjolkan atau menutupi kekurangan fitur wajah tertentu. Namun, memakai terlalu banyak makeup juga terbukti tidak baik untuk kesehatan kulit.

Mengapa? Makeup terbuat dari sejumlah bahan kimia dan racun, mengekspos kulit wajah dengan makeup terlalu banyak dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

Jangan khawatir, dilansir dari thelist.com, Minggu (11/11/2018), berikut ini adalah apa yang akan terjadi pada kulit ketika berhenti memakai makeup. Penasaran?

1. Pori-pori akan terlihat lebih kecil

Foundation, blush on, dan bronzer mungkin memang dapat membuat kulit wajah terlihat lebih baik, namun partikel-partikelnya dapat menumpuk di pori-pori. Seiring waktu, pori-pori akan tersumbat dan membesar dari waktu ke waktu.

Berhenti memakai makeup dapat membantu mengubah ukuran pori-pori, karena meminimalisir penumpukan di dalam pori-pori tersebut. Kulit akan terlihat lebih halus dengan ukuran pori-pori yang terlihat lebih kecil.

2. Meminimalisir munculnya jerawat

Seperti yang telah disebutkan di atas, pori-pori tidak hanya akan tersumbat, namun juga bisa menyebabkan peradangan dan munculnya lebih banyak jerawat. Makeup adalah akar penyebab jerawat pada lebih dari 30% perempuan.

3. Meminimalisir risiko terjadinya infeksi mata

Tahukah bahwa sebagian besar makeup mata mengandung bahan pengawet yang dapat menyebabkan konjugtivitis atau mata merah, alergi, bengkak, kekeringan, dan gatal? Eyeliner dan maskara dapat menyebabkan kerusakan yang cukup serius.

Salah satu masalah serius karena makeup mata adalah kerusakan kornea. Ngeri, bukan?

4. Kulit tidak lagi kering

Makeup dapat mengacaukan proses pembaharuan sel alami, terutama jika tidak rajin membersihkan kulit wajah di malam hari. Salah satu masalah yang akan muncul ketika tidak rajin membersihkan kulit di malam hari adalah sel kulit mati menumpuk, menyebabkan kulit kusam, dan kering.

 

Meminimalisir reaksi alergi

Ilustrasi kecantikan
Ilustrasi kecantikan. Sumber foto: unsplash.com/Kal Lotfus.

5. Meminimalisir reaksi alergi

Paraben, sulfat, dan logam adalah kandungan yang biasa ditemukan dalam produk makeup dan skincare. Sayangnya, semua kandungan tersebut juga diketahui dapat menyebabkan alergi kulit.

Alergi yang paling sering muncul adalah dermatitis kontak, berbentuk bercak merah dan kering pada kulit. Pernah mengalaminya?

6. Mengurangi kerutan

Seiring waktu, makeup cenderung menjadi garis halus dan kerutan, menyoroti tanda-tanda penuaan yang selama ini coba disembunyikan.

7. Lebih banyak kerusakan akibat paparan sinar mtahari

SPF di dalam makeup dapat menjadi sumber perlindungan matahari. Berpergian tanpa makeup dapat meningkatkan risiko kerusakan akibat paparan sinar matahari.

8. Meningkatkan risiko terkena kanker

Ada kemungkinan makeup benar-benar dapat menyebabkan kanker. Bahan kimai tertentu di dalam produk makeup dapat mengganggu sistem hormonal, terutama jika produk tersebut digunakan setiap hari.

Lanjutkan Membaca ↓