Mengapa MSG Buruk Untuk Kesehatan? Ini Jawabannya

Fimela02 Okt 2014, 16:50 WIB
Copyright by shutterstock.com

Jika Anda suka makan makanan pinggir jalan, kemasan di supermarket seperti mi instan, keripik, snack, pinggir jalan, atau makanan kaleng, maka Anda pasti tahu istilah MSG atau Monosodium glutamat. MSG merupakan penyedap rasa yang biasa ditambahkan ke dalam makanan supaya makanan menjadi lebih lezat.

Meski memang badan kesehatan nasional, FDA mengakui bahwa MSG termasuk bahan aditif, atau penyedap makanan yang aman, namun tetap saja banyak pro dan kontra. Hal ini disebabkan oleh banyak hal, antara lain dan yang paling utama adalah karena faktor kesehatan.

Berdasarkan kutipan dari www.mayoclinic.org, MSG merupakan salah satu bahan makanan yang banyak mengundang penyakit dan sudah banyak yang menyebutkan bahwa MSG sebaiknya dihindari. Efek samping yang mungkin Anda rasakan adalah sakit kepala, wajah memerah, berkeringat, sesak nafas, mati rasa, kesemutan, detak jantung lebih cepat, nyeri di dada, mual, dehidrasi dan lemas.

Anda mungkin tidak akan merasakan efeknya langsung segera setelah Anda makan makanan yang mengandung MSG, namun efek sampingnya bisa jangka panjang dan menyebabkan banyak penyakit serius. Efek jangka pendek juga bisa berupa batuk dan sakit tenggorokan dan biasanya memang mudah disembuhkan atau tidak berdampak sangat buruk.

Beberapa di antara efek jangka panjang bisa seperti tekanan darah tinggi, kolesterol, obesitas dan kinerja organ tubuh yang berkurang. Jadi, untuk menghindari reaksi negatif dari MSG, maka sebaiknya hindari makanan yang mengandung MSG ya Ladies. Anda bisa menggantinya dengan menggunakan garam dapur dan jangan terlalu banyak.

(vem/feb)