Mengenal Jerawat Hormonal agar Tidak Salah Penanganan

Fimela23 Nov 2017, 16:00 WIB
Jerawat/Copyright Shutterstock

Masalah jerawat ternyata tidak berhenti ‘menghantui’ wanita meskipun sudah melewati masa pubernya. Untuk menangani masalah yang satu ini, para wanita pun rela melakukan berbagai macam cara. Mulai dari menggunakan berbagai produk acne spot treatment, hingga melakukan tindakan khusus di klinik kecantikan. Namun, alangkah baiknya sebelum kamu melakukan segala macam tindakan, ketahui dulu jenis jerawat yang kamu alami. Karena tidak semua jenis jerawat sama, begitu pun dengan cara penanganannya. Salah satu jenis jerawat yang membutuhkan perawatan berbeda adalah jerawat hormonal. Jika sedikit saja salah langkah, bisa-bisa kondisinya jadi semakin parah. Nah, agar tak salah langkah dalam menanganinya, yuk cari tahu dulu informasinya.

Apa Itu Jerawat Hormonal?

Sesuai dengan namanya, jerawat hormonal adalah jerawat yang disebabkan oleh perubahan hormon dalam tubuh. Kondisi ini biasanya dialami oleh para remaja yang sedang mengalami masa puber. Meski begitu, jerawat hormonal ternyata masih bisa dialami oleh orang dewasa. Umumnya terjadi pada wanita menjelang menstruasi, memasuki masa menopause, atau bisa juga dikarenakan meningkatnya hormon androgen dalam tubuh. Ketidakstabilan hormon pada tubuh menimbulkan beberapa reaksi yang memicu tumbuhnya jerawat. Beberapa reaksi yang terjadi pada kulit yaitu kulit yang meradang, peningkatan produksi sebum pada pori-pori, tersumbatnya sel kulit pada folikel rambut, serta meningkatnya produksi bakteri penyebab jerawat yang bernama propionibacterium acnes.

Baca juga: Sudah Diobati Tapi Jerawat Tidak Kunjung Reda? Mungkin Berbagai Hal Ini yang Jadi Pemicunya

Kenali Jerawat Hormonal

  1. Jerawat akibat ketidakseimbangan hormon biasanya berupa cystic yang terletak di dalam permukaan kulit dan lebih sensitif saat disentuh. Tampilannya juga tidak seperti jerawat lainnya yang memiliki whiteheads maupun blackheads. Pada area yang berjerawat, kamu akan merasakan kulit yang sakit seperti meradang, bahkan saat tidak disentuh sekalipun. Jenis jerawat ini akan meninggalkan bekas dan tidak bisa dipecahkan.
  2. Jerawat yang diakibatkan oleh hormon umumnya memiilki waktu kemunculan yang sama, salah satunya adalah saat siklus menstruasi. Pada beberapa wanita, jerawat hormonal mulai muncul seminggu sebelum siklus menstruasi dimulai, atau pada saat menstruasi berlangsung.
  3. Letak jerawat dapat memberikan kamu clue mengenai penyebab munculnya jerawat.  Jika penyebabnya adalah hormon, jerawat sering kali muncul pada bagian bawah tulang pipi dan sekitar rahang.
  4. Jerawat hormonal sulit untuk disembuhkan dengan obat topikal karena penyebabnya tidak berada di permukaan kulit. Selain itu, letak jerawat hormonal yang berada di dalam permukaan kulit membuat obat topikal tidak bisa menjangkau jerawat tersebut. Penggunaan acne spot treatment pada jerawat hormonal hanya akan membuat area yang berjerawat menjadi kering.

Baca juga: Mudah Lelah, Jerawatan Parah, atau Depresi Berat? Ini Indikasi Hormon Tidak Seimbang!

Cara Mencegah dan Menangani Jerawat Hormonal

Mengalami jerawat hormonal pada masa-masa tertentu memang sulit untuk dihindari, namun ada beberapa cara untuk menguranginya agar tidak terlalu parah. Apa saja?

Jaga Makanan yang kamu Konsumsi

Sudah bukan rahasia lagi kalau apa yang kita makan dapat menjadi salah satu penyebab munculnya jerawat. Makanan dengan kandungan insulin tinggi seperti cokelat dan junk food dapat menyebabkan tubuh memproduksi hormon yang memicu peningkatan produksi minyak pada kulit. Selain itu, kurangi juga konsumsi produk dairy dan garam karena dua makanan ini dipercaya dapat memperparah kondisi jerawat.

Konsumsi Suplemen dan Teh hijau

Selain dengan memakan makanan yang sehat, kamu juga bisa mendapatkan nutrisi ekstra dengan mengonsumsi suplemen. Carilah suplemen dengan kandungan spirulina, klorofil, zinc, dan minyak ikan yang dapat membantu mengontrol produksi minyak dan detoksifikasi kulit. Konsumsi teh hijau juga dipercaya dapat memperbaiki kondisi kulit, meredakan peradangan pada kulit, dan menyeimbangkan hormon penyebab jerawat hormonal.

Gunakan Skin Care dengan Kandungan Tea Tree Oil

Tea tree oil sudah terkenal akan khasiatnya dalam menangani masalah jerawat. Kandungan ini dipercaya dapat mengurangi bakteri penyebab jerawat pada kulit dan mengurangi peradangan pada sel kulit. Meskipun jerawat hormonal tidak bisa diobati dari luar, penggunaan tea tree oil dapat meredakan peradangan akibat jerawat.

Baca juga: Kulit Acne Prone dan Cenderung Kering? Perhatikan Berbagai Hal Ini Agar Jerawat Segera Menghilang

(vem/sociolla/apl)