Sukses

Beauty

Jenis-Jenis Bekas Jerawat dan Cara Mengatasinya

Fimela.com, Jakarta Jerawat jadi menyebalkan bukan hanya karena kemunculannya yang mengganggu penampilan. Setelah jerawat reda, bekas yang ditinggalkannya tak kalah mengganggu.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan munculnya bekas jerawat, seperti yang dilansir dari Harper's Bazaar USA. Faktor tersebut antara lain genetik, jenis kulit, dan warna kulit. Kulit yang warnanya lebih terang cenderung rentan terhadap bekas berwarna kemerahan setelah peradangan usai. Sementara yang kulitnya lebih gelap akan rentan terhadap hiperpigmentasi yang membuat bekas jerawat jadi hitam atau kecoklatan.

Di samping itu, bekas jerawat terbagi atas beberapa macam. Pertama, ada bekas jerawat tipe ice pick, yakni bekas jerawat yang kecil namun menembus jauh ke dalam lapisan kulit serta menimbulkan bekas luka berbentuk silinder.

Bekas jerawat selanjutnya yakni boxcar scar, di mana bekas jerawat amat terlihat dan memiliki sudut-sudut yang jelas. Lalu ada hyperthropic scar, yakni bekas luka yang muncul lagi karena kondisi kulit memproduksi kolagen berlebih di bagian tersebut.

Cara Mengatasi Bekas Jerawat

Cara pertama yang bisa ditempuh untuk menangani bekas jerawat adalah chemical peeling. Chemical peeling bisa dilakukan sendiri di rumah atau lebih baik lagi jika dilakukan dengan bantuan dokter.

Selain chemical peeling, penggunaan serum vitamin C dan vitamin E juga dianjurkan untuk membantu proses regenerasi kulit. Namun secara khusus, untuk tipe bekas jerawat yang merusak ke dalam lapisan kulit seperti ice pick, rolling scar ataupun boxcar scars, baiknya cari treatment khusus penambah kolagen di klinik kecantikan. Sementara untuk hyperthropic, mengurangi kolagen adalah kuncinya.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading