Kandungan Skin Care yang Dikenal Ampuh untuk Mengatasi Masalah Hiperpigmentasi

Beauty Journal04 Feb 2019, 08:15 WIB
Skincare

Fimela.com, Jakarta Hiperpigmentasi adalah salah satu masalah kulit yang banyak dialami perempuan Indonesia yang tinggal di daerah tropis dengan intensitas sinar matahari yang berlangsung sepanjang tahun. Namun, selain karena paparan sinar matahari, faktor lainnya yang bisa menyebabkan hiperpigmentasi adalah sembarangan memencet jerawat, memakai sunscreen yang tidak tepat dan melakukan eksfoliasi secara berlebihan. Lantas, bagaimana bila kulit sudah terlanjur mengalami hiperpigmentasi? Yuk, intip 5 kandungan dalam skin care yang dikenal akan keampuhannya dalam mengatasi masalah hiperpigmentasi, berikut ini!

1. Kojic Acid

Kandungan dalam skin care untuk mengatasi masalah hiperpigmentasi yang pertama adalah kojic acid. Dihasilkan melalui proses fermentasi saat pembuatan sake, kojic acid dapat menghambat tyrosinase, enzim yang menstimulasi produksi melanin sehingga dapat menjadikan kulit tampak lebih cerah. Selain ampuh untuk mencerahkan kulit wajah, kojic acid juga dapat dikamulkan sebagai kandungan dalam skin care anti-aging. Kandungan antioksidan yang sangat kuat di dalamnya dipercaya dapat melindungi kulit dari bahaya paparan sinar matahari, serta cocok digunakan oleh semua jenis kulit.

2. Alpha Arbutin

Sebagai salah satu kandungan di dalam skin care yang dikenal akan keampuhannya dalam mencerahkan wajah, alpha arbutin juga banyak digunakan karena aman untuk kulit tanpa menimbulkan efek samping. Kemampuan alpha arbutin untuk menghambat aktivitas produksi tirosinase menjadikannya solusi yang efektif untuk menghilangkan bekas jerawat serta hiperpigmentasi. Bahkan beberapa penelitian pun mengakui bahwa alpha arbutin adalah kandungan alternatif yang lebih aman dibandingkan dengan Hydroquinone yang dapat menimbulkan efek samping pada kulit.

Baca Juga: Tahapan Skin Care yang Perlu kamu Lakukan untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

3. Tranexamic Acid

Di antara jenis acid lainnya yang populer, nama tranexamic acid mungkin belum familiar bagimu. Padahal acid yang satu ini juga memiliki beragam manfaat untuk kulit, salah satunya adalah untuk mengatasi masalah hiperpigmentasi. Pada awalnya, tranexamic acid sudah digunakan dalam dunia medis untuk mengurangi atau menghentikan perdarahan yang terjadi pada pasien yang sedang menjalani operasi. Seiring berjalannya waktu dermatologis terus melakukan penelitian hingga membuktikan bahwa tranexamic acid ternyata dapat memperbaiki warna kulit bila dikombinasikan dengan kandungan lain seperti vitamin C.

4. Licorice Root Extract

Kandungan licorice atau yang lebih dikenal dengan nama akar manis, juga termasuk dalam kandungan yang efektif dalam mengatasi hiperpigmentasi serta bantu mencerahkan kulit. Hal ini terjadi karena kandungan glabridin di dalam licorice yang bekerja secara efektif menghambat aktivitas enzim tirosinase di dalam sel melanosit yang membentuk melanin.

5. Niacinamide

Hingga kini, sudah banyak produk skin care dengan kandungan niacinamide yang jadi produk laris karena memberikan banyak manfaat untuk kulit berjerawat. Selain dapat meredakan jerawat kemerahan dan meradang, kandungan niacinamide dalam skin care juga dapat diandalkan untuk mengatasi warna kulit yang tidak merata karena hiperpigmentasi. Niacinamide bekerja dengan efektif menghambat perpindahan melanin ke lapisan kulit terluar sekaligus menjaga kelembapan kulit sehingga dapat mencegah terjadinya hiperpigmentasi.

Baca Juga: Selain Sinar Matahari, Berbagai Faktor Berikut Juga Bisa Jadi Penyebab Hiperpigmentasi Pada Kulit

Semoga informasi ini bermanfaat buatmu, ya.