Atasi Jerawat dan Rambut Rontok untuk Pengguna Hijab

Vinsensia Dianawanti12 Mar 2019, 20:00 WIB
Hijab Ratna Galih

Fimela.com, Jakarta Indonesia dengan mayoritas masyarakat muslim membuat modest fashion semakin berkembang. Banyak perempuan Indonesia yang kini menggunakan hijab bukan hanya untuk memenuhi perintah agama. Melainkan menjadi bagian dari fashion sehari-hari.

Namun menggunakan hijab memiliki tantangan sendiri dalam hal kecantikan. Di mana sering timbul jerawat di area tulang rahang, dagu dan dahi. Selain jerawat, perempuan yang menggunakan hijab juga sering mengalami rambut rontok dan ketombe.

Untuk mengatasi hal tersebut, dr. Lilis Rohaeni, dokter estetik sekaligus pemilik Aeni Skincare Clinic menjelaskan soal pemilihan hijab yang tepat dan trik agar tidak timbul jerawat.

1. Jenis kain

Ketika menggunakan hijab, memilih kain yang tepat menjadi yang utama. Bukan hanya sekadar bagus untuk digunakan namun juga nyaman dan sehat bagi kulit. Disarankan untuk menggunakan kain hijab dengan bahan katun yang mampu menyerap keringat lebih banyak. Sehinga tidak memicu munculnya jerawat di pipi.

2. Jenis ciput

Ciput menjadi solusi untuk membentuk struktur hijab lebih tahan lama. Selain itu, ciput digunakan untuk merapikan anak rambut di area depan kepala. Namun menggunakan ciput di luar ruangan membuat kepala memproduksi lebih banyak minyak.

Sehingga menimbulkan rambut rontok dan ketombe. Daripada menggunakan ciput, lebih baik menggunakan bandana. Bandana membuat rambut memiliki lebih banyak ruang bernafas.

 

Merawat rambut rontok untuk pengguna hijab

Hanan Ibrahim hijab
Hijab. (dok. Instagram @iamxanaan/https://www.instagram.com/p/BiwhImSncaC/Putu Elmira)

3. Jenis sampo

Beberapa merek mengusung sampo khusus bagi pengguna hijab. Namun hal terpenting yang perlu dipahami ketika memilih sampo untuk pengguna hijab adalah sampo yang tidak memiliki kandungan moisturizernya. Sehingga rambut tidak mudah berminyak.

Lanjutkan Membaca ↓