Kesalahan Membersihkan Wajah yang Sebaiknya Ditinggalkan

Beauty Journal29 Mar 2019, 18:45 WIB
Mencuci wajah

Fimela.com, Jakarta Sahabat Fimela mungkin sudah sering mendengar kalau membersihkan wajah merupakan rutinitas yang wajib dilakukan jika menginginkan kulit wajah yang lebih sehat. Selain membebaskan wajah dari sebum, kotoran, dan debu, membersihkan wajah dengan baik juga akan membantu penyerapan skin care menjadi lebih maksimal. Meskipun terdengar sederhana, ada beberapa ‘aturan’ dalam membersihkan wajah yang perlu diperhatikan. Tujuannya supaya proses membersihkan dan mencuci wajahmu tidak menimbulkan dampak-dampak buruk. Lima kesalahan dalam membersihkan dan mencuci wajah berikut ini yang sebaiknya dihindari.

1. Menggunakan cleanser pada wajah yang basah

Banyak perempuan yang berpikir bahwa semua pembersih wajah bekerja seperti sabun mandi, sehingga perlu digunakan pada wajah yang basah. Padahal, ada beberapa jenis cleanser, khususnya yang berbahan dasar oildan cream, tidak dapat digunakan pada wajah yang basah. Untuk menggunakan oil dan cream cleanser, harus mulai dengan tangan dan wajah yang kering agar cleanser dapat bekerja dengan baik. Jika tangan dan wajah dalam kondisi basah, cleanser tidak dapat menyatu dengan makeup, kotoran, atau sebum, dan hanya membuat wajahmu terasa licin dan berminyak.

2. Mencuci wajah menggunakan air hangat

Membersihkan wajah menggunakan air hangat memang dapat menimbulkan sensasi menenangkan. Sayangnya, kebiasaan ini akan berdampak buruk pada kulit kamu. Menggunakan air hangat dapat membuat kulit mengalami dehidrasi dan berujung dengan terjadinya iritasi, kulit kering berlebih, serta menyebabkan pembuluh darah pecah. Jika kamu tidak kuat dengan dingin, gunakan air hangat suam-suam kuku atau bersuhu setara dengan suhu tubuh.

Baca juga: Ups, Mandi Air Hangat Terlalu Sering Ternyata Berbahaya Untuk Tubuh

3. Menggunakan cleanser yang tidak sesuai dengan kulit

Kebiasaan membersihkan wajah yang baik harus disertai dengan pemilihan produk pembersih yang tepat. Untukmu yang memiliki kulit berminyak dapat memilik cleanser bertekstur foam. Untuk kulit kombinasi bisa memilih produk bertekstur gel. Sedangkan untuk kamu yang memiliki kulit kering, dapat membilih cleanser berbentuk lotion untuk hydrating. Apa pun jenis kulitmu, ada satu hal yang perlu diingat: pilihlah cleanser yang membuat wajah terasa bersih tanpa membuat kulit terasa tertarik setelah membersihkan wajah.

4. Hanya mengkamulkan facial wipes

Facial wipes atau tisu basah dapat menjadi solusi untukmu yang butuh membersihkan wajah secara cepat dan praktis. Namun, sebaiknya hal ini tidak dijadikan kebiasaan dan jangan dilakukan setiap hari, ya! Facial wipeskurang mampu mengangkat sisa makeup, kotoran, dan sebum dengan maksimal. Sisa kotoran ini dapat membuat pori-pori tersumbat dan berujung dengan terjadinya iritasi dan jerawat. Tak hanya itu, gerakan mengusap wajah menggunakan tisu basah secara berulang-ulang juga dapat menyebabkan kulit kemerahan dan mudah keriput.

Baca juga: Sering Membersihkan Wajah dengan Tisu Basah? Hati-Hati, Ini 5 Dampaknya bagi Kulit!

5. Mengeringkan wajah dengan maksimal

Selain tahap membersihkan wajah, tahap pengeringan wajah juga perlu diperhatikan. Jika terbiasa mengeringkan wajah hingga benar-benar kering setelah membersihkannya, sebaiknya kamu tidak melakukan kebiasaan ini lagi. Kebiasaan ini dapat membuat kulit menjadi semakin kering karena kehilangan kelembapannya. Untuk mencegah hal ini, keringkan wajah seperlunya saja menggunakan handuk, tisu, atau dengan menepuk wajah secara perlahan. Lalu, segera kembalikan kelembapan kulitmu menggunakan toner.