Alasan Pentingnya Membatasi Penggunaan Rangkaian Skincare Mengandung Paraben

Karla Farhana12 Apr 2019, 18:30 WIB
DIY moisturizer wajah alami buat kamu yang tergila-gila dengan skincare organik

Fimela.com, Jakarta Memilih skincare sehari-hari yang dipakai pagi dan malam memang tak hanya tergantung pada kebutuhan kulitmu. Namun juga ada faktor tren. Selain itu, nama besar brand pun juga menjadi salah satu faktor utama orang membeli produk atau jenis skincare tertentu. 

Masalahnya, tidak semua skincare menggunakan 100% bahan-bahan natural. Bahkan, ada juga skincare yang menggunakan bahan kimiawi yang membahayakan untuk kesehatan dan kecantikanmu. 

Contohnya, paraben. Bahan ini merupakan salah satu bahan kimiawi yang kerap ditemui pada banyak skincare dan produk perawatan rambut. Biasanya, tulis Hello Sehat, paraben digunakan sebagai pengawet pada produk kosmetik dan farmasi. 

Selain itu, paraben juga membantu mencegah timbulnya jamur dan bakteri pada produk. Maka tak heran, banyak produk yang memasukkan bahan kimiawi ini agar produk bisa tahan jauh lebih lama sejak tanggal produksi. 

Paraben juga ada banyak jenisnya, salah satu yang paling banyak ditemui antara lain methylparaben, propylparaben, dan butylparaben. Ketiganya kerap ditemukan pada berbagai skincare dan produk perawatan rambut. Selain itu, juga kerap digunakan dalam pembuatan produk farmasi, riasan wajah, dan juga pasta gigi. 

Bahaya Paraben

Skincare/mlg
Ilustrasi cleansing milk/copyright unsplash.com/@rawpixel

Berita mengenai paraben yang buruk bagi kesehatan sebenarnya sudah lama menggema. Salah satunya, karena paraben merupakan salah satu agen xenoestrogent yang mengintimidasi estrogen pada tubuh. Sehingga, efek buruk ini, tulis Hello Sehat, kerap dikaitkan dengan masalah pada da dan regenerasi. 

Selain itu, beredar juga kabar soal paraben yang dapat menyebabkan reaksi alergi hingga kanker payudara. Namun, menurut sumber yang sama, hingga saat ini tidak ada penelitian profesional yang membuktikan bahwa paraben menyebabkan kanker dan penyakit lainnya. 

Untuk itu, beberapa produk skincare masih menggunakan paraben namun dengan dosis sedikit. Pasalnya, paraben dalam jumlah sedikit tidak berbahaya bagi kesehatan. Namun perlu dihindari karena konsumsi berlebihan dapat membahakan kesehatan. Karena paraben termetabolisme sempurna sebelum masuk ke sistem peredaran dan dikeluarkan melalui urin. 

Tonton Video Berikut

Lanjutkan Membaca ↓