Mengenal Spironolactone, Obat Ampuh untuk Mengatasi Jerawat Hormonal

Beauty Journal13 Apr 2019, 15:35 WIB
Jerawat

Fimela.com, Jakarta Tahukah Sahabat Fimela, ada sebuah studi yang menyatakan bahwa 50 persen perempuan yang berusia 20-29 tahun dan 35 persen perempuan berusia 30-39 tahun masih masih mengalami masalah kulit berjerawat? Apakah kamu salah satunya?

Ada banyak faktor yang menyebabkan munculnya jerawat pada usia dewasa. Salah satunya adalah hormon. Jerawat akibat hormon, atau biasa dikenal dengan jerawat hormonal, umumnya berbentuk cystic yang berwarna kemerahan dan sangat sakit. Jenis jerawat ini cenderung lama sembuh dan meninggalkan bekas permanen. Nah, bagi kamu yang mengalami masalah ini, akan lebih baik jika mengatasinya langsung dari sumber masalah, yaitu hormon.

Ada satu jenis obat yang cukup populer di kalangan perempuan dengan masalah jerawat hormonal. Obat yang bernama Spironolactone ini bisa didapatkan melalui resep dokter dan dikenal sangat ampuh mengatasi masalah jerawat hormonal. Penasaran dan tertarik untuk mencobanya? Yuk, cari tahu lebih lanjut seputar Spironolactone. Sahabat Fimela bisa mengecek melalui #spironolactone pada Instagram untuk melihat perbandingan sebelum dan sesudah penggunaan Spironolactone.

Apa itu Spironolactone?

Spironolactone merupakan obat yang dapat digunakan untuk mengatasi banyak masalah kesehatan. Mulai dari tekanan darah tinggi, hingga penimbunan cairan pada tubuh (edema). Sebenarnya, obat ini tidak digolongkan sebagai obat anti jerawat. Namun, Spironolactone memiliki kemampuan untuk mengatur aktivitas hormon androgen yang merupakan salah satu penyebab jerawat hormonal pada tubuh wanita. Tak hanya itu, Spironolactone juga membantu mengurangi produksi sebum pada kulit.

Baca juga: Agar Tidak Salah Penanganan, Ayo Kenali Terlebih Dahulu Apa Itu Jerawat Hormonal

Bagaimana cara Spironolactone bekerja?

Jerawat
Ilustrasi masalah jerawat/copyright shutterstock

Androgen merupakan hormon yang banyak ditemukan pada tubuh pria. Namun, ternyata hormon ini juga ditemukan pada tubuh perempuan dalam kadar yang rendah. Sayangnya, hormon androgen merupakan salah satu penyebab munculnya jerawat hormonal pada wanita. Di sinilah Spironolactone, yang tergolong sebagai kelompok obat yang disebut sebagai anti-androgens, bekerja dengan cara membatasi fluktuasi hormon yang dapat memicu pertumbuhan jerawat. Spironolactone hanya dapat bekerja pada wanita dewasa yang memiliki masalah jerawat akibat fluktuasi hormon. Bila kamu mengalami jerawat akibat faktor lain, obat ini tidak akan berkerja untuk kamu. Selain itu, pria dewasa dan remaja juga tidak bisa menggunakan Spironolactone untuk mengatasi masalah jerawat hormonal.

Apa ada efek samping dari penggunaan Spironolactone?

Penggunaan Spironolactone dapat menimbulkan beberapa efek samping, sekalipun digunakan dalam dosis yang rendah. Ada dua efek samping yang paling banyak dirasakan para wanita saat mengonsumsi obat ini, yaitu siklus menstruasi yang tidak teratur dan payudara yang terasa sakit. Kedua efek samping ini terjadi karena adanya perubahan hormon pada tubuh. kamu juga tidak perlu khawatir jika selama penggunaan obat ini sesuai dengan anjuran dokter.Selain dua efek samping yang disebutkan di atas, ada beberapa efek samping yang jarang, tetapi mungkin terjadi. Di antaranya adalah dehidrasi, keram perut, sakit kepala, pusing, dan tekanan darah rendah. kamu juga perlu mengecek tekanan darah secara berkala saat mengonsumsi Spironolactone. Spironolactone juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi seseorang yang sedang hamil, memiliki masalah dengan ginjal, dan riwayat penyakit kanker payudara, kanker ovarium, atau kanter uterus.

Baca juga: 5 Tanda Seputar Jerawat yang Jadi Indikatormu Perlu Mengunjungi Dermatolog

Lanjutkan Membaca ↓