Area Wajah yang Sering Terlupakan Ketika Menggunakan Sunscreen, Berpotensi Kanker Kulit

Anisha Saktian Putri17 Apr 2019, 14:00 WIB
Skincare wajib bagi si pemilik kulit kering

Fimela.com, Jakarta Untuk melindungi wajah dari sengatan matahari biasanya kita menggunakan pelembap berSPF. Sayangnya, ada beberapa bagian wajah seperti kelopak mata sering terlewatkan ketika menggunakan sunscreen.

Padahal, menurut penelitian terbaru, dari peneliti di University of Liverpool menemukan bahwa kelopak mata adalah area yang sering terlewatkan saat mengoleskan pelembap berSPF ke wajah dibandingkan dengan tabir surya konvensional. Dan membuat seseorang berisiko terserang kanker kulit.

Studi ini, yang diterbitkan dalam PLOS One, meneliti bagaimana 84 orang (62 perempuan dan 22 lelaki) menggunakan pelembap berSPF dan tabir surya pada wajah mereka.

Para peserta kemudian diminta untuk mendokumentasikan proses aplikasi mereka dengan foto kamera UV-sensitif yang memungkinkan para peneliti mengidentifikasi area wajah yang dibiarkan tanpa penggunaan apapun.

Para peneliti menemukan bahwa ketika pelembap berSPF diterapkan, 16,6 persen dari seluruh wajah hilang. Sementara itu, ketika tabir surya diterapkan, angka ini secara signifikan lebih rendah, yaitu 11,1 persen.

Studi ini menyatakan bahwa perbedaan ini terutama disebabkan oleh penurunan cakupan di sekitar kelopak mata, dengan cakupan 21 persen lebih rendah pada area dengan pelembap dan 14 persen dengan tabir surya.

2 of 2

Sering terlupakan

Skincare/mlg
Ilustrasi pelembap wajah/copyright shutterstock

Setelah penelitian, para peserta mengisi kuesioner tentang kebiasaan aplikasi pelembap berSPF dan tabir surya mereka. Di sini terungkap bahwa kebanyakan orang tidak menyadari bahwa mereka belum sepenuhnya menutupi wajah mereka dengan produk perlindungan matahari.

"Ketika menggunakan tabir surya dan pelembap, area di sekitar mata sering terlewatkan, terutama di dekat hidung. Peserta menutupi area wajah yang lebih kecil saat menggunakan pelembap dibandingkan dengan tabir surya," ujar peneliti.

Para peneliti mengatakan, bahwa seseorang harus lebih perhatian lagi dengan area kelopak mata ketika menerapkan segala jenis SPF, mengingat seberapa tipis kulit di area ini.

"Metode alternatif untuk melindungi kelopak mata harus dipertimbangkan seperti kacamata hitam UV filter," tambahnya.

"Jika merencanakan kegiatan dengan paparan sinar matahari yang lebih lama, kami sarankan menggunakan tabir surya. Jika menggunakan pelembap, kami menyarankan yang memiliki SPF. SPF berapa pun lebih baik daripada tidak sama sekali, tetapi tidak boleh dianggap sama dengan tabir surya," tambah peneliti.

Lanjutkan Membaca ↓