Cara Mendapatkan Hasil yang Maksimal dari Skin Care Anti-Aging

Beauty Journal15 Mei 2019, 17:15 WIB
Skincare

Fimela.com, Jakarta Merawat kulit dengan skin care merupakan salah satu cara kamulan para perempuan untuk meminimalisir dampak buruk penuaan. Tak heran bila banyak perempuan yang rela merogoh kocek dalam untuk membeli produk skin care anti-aging yang berkualitas. Nah, selain penting untuk memerhatikan kualitas produk, ternyata cara kita mengaplikasikan juga bisa memengaruhi hasil yang diberikan, lho! Jangan sampai, produk yang dibeli dengan budget besar tidak memberi efek maksimal akibat cara penggunaan yang kurang tepat. Dilansir dari American Academy of Dermatology, berikut cara mendapatkan hasil maksimal dari skin care anti-aging yang digunakan.

Mulai dengan satu produk terlebih dahulu

Untukmu yang baru pertama kali mencoba produk anti-aging, mulailah secara perlahan dengan menggunakan satu produk terlebih dahulu. Skin care anti-aging umumnya memiliki kandungan bahan aktif yang lebih kuat guna membantu proses regenerasi sel kulit. Nah, bila langsung menggunakan beberapa produk sekaligus, kulit berisiko mengalami iritasi. Akibatnya, tanda-tanda penuaan justru semakin terlihat jika kulit iritasi.

Baca juga: Rahasia Anti-aging ala The Kardashians, Mulai dari The Ordinary hingga Bio Oil!

Lakukan patch test selama beberapa hari

Sekalipun sebuah produk memiliki klaim hypoallergenic, masih ada kemungkinan kalau produk tersebut menimbulkan reaksi yang tidak diinginkan pada kulit kamu. Maka itu, sebaiknya melakukan patch test terlebih dahulu sebelum mencobanya langsung pada seluruh wajah. Untuk melakukan patch test, aplikasikan sedikit produk pada area lengan bagian dalam. Lakukan patch test sebanyak dua kali sehari, selama empat hingga lima hari untuk melihat reaksi kulit. Jika kulit tidak menimbulkan reaksi, seperti kemerahan, rasa gatal, dan reaksi buruk lainnya, barulah kamu bisa mengaplikasikan produk ini pada seluruh area wajah.

Baca juga: Ini Alasan Mengapa Banyak yang Mulai Meninggalkan Pola Pikir Anti-aging Menjadi Aging Gracefully

2 of 3

Seputar kecantikan lainnya

Kulit Berminyak/mlg
Ilustrasi kulit berminyak/copyright shutterstock

Hentikan penggunaan produk yang menimbulkan reaksi

Ada beberapa kandungan skin care anti-aging yang dapat menimbulkan reaksi tertentu, khususnya pada kulit sensitif. Reaksi seperti rasa terbakar, gatal, perih, atau kulit kemerahan, merupakan beberapa reaksi yang menkamukan kulit mengalami iritasi. Seperti yang sudah disebutkan pada poin pertama, kulit iritasi akan membuat tkamu penuaan pada kulit semakin terlihat. Maka itu, segera hentikan penggunakan produk dengan reaksi demikian, ya! Atau, jika kamu mendapatkan produk tersebut dari dokter kulit, tak ada salahnya berkonsultasi terlebih dahulu mengenai efek samping tersebut untuk mengetahui apakah reaksi yang dirasakan tergolong normal atau tidak.

Selalu perhatikan aturan penggunaan

Meskipun memiliki jenis yang sama, petunjuk penggunaan dari sebuah produk bisa saja berbeda. Apalagi untuk produk skin care anti-aging yang umumnya diformulasikan dengan kandungan yang lebih kuat, jangan sampai kamu tidak menggunakan sesuai petunjuk. Jika digunakan terlalu sedikit, bisa-bisa kamu tidak merasakan efek yang maksimal. Atau lebih buruk lagi, jika digunakan terlalu banyak, kamu bisa mengalami iritasi kulit, pori-pori tersumbat, atau kulit kering yang berlebihan.

Baca juga: 5 Mitos Seputar Produk Perawatan Anti-Aging yang Sebaiknya Tak Perlu Dipercaya

Sabar dan lanjutkan penggunaan

Sudah menggunakan produk selama beberapa hari, tetapi hasilnya tak kunjung kelihatan? Jangan langsung putus asa dan berganti produk. Beri waktu agar skin care yang kamu gunakan bisa bekerja dengan baik. Umumnya, sebuah produk baru memberikan hasil yang signifikan setelah digunakan selama enam minggu. Bahkan, ada juga produk yang baru memberikan hasil setelah digunakan selama tiga bulan. Cobalah untuk lebih sabar saat menantikan hasilnya.

Hal lain yang perlu diingat, kamu juga sebaiknya menggunakan produk secara berkelanjutan jika ingin merasakan hasil yang lebih maksimal. Sayangnya tak sedikit orang yang cenderung langsung menghentikan penggunaan produk saat kulit mulai memperlihatkan perbaikan. Jika kamu menginginkan hasil yang bertahan lebih lama, sebaiknya hindari kebiasaan tersebut, ya!

Baca juga: 5 Saran Perawatan Kulit Sebelum Menginjak Usia 40 dari Para Ahli Dermatologi

3 of 3

Simak Video Berikut Ini

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓