5 Faktor Penyebab Kulitmu Mengalami Dehidrasi

Beauty Journal19 Mei 2019, 19:15 WIB
Perawatan Kulit

Fimela.com, Jakarta Ada yang pernah mengalami masalah demikian? Coba cek lagi, jangan-jangan salah menentukan jenis kulit! Ada dua kondisi kulit yang terlihat serupa meski sebenarnya berbeda jauh, yaitu kulit kering dan kulit dehidrasi. Masih banyak wanita yang salah sangka dan beranggapan bahwa kulitnya kering dan membutuhkan produk yang bersifat melembapkan, padahal sebenarnya kulit mengalami dehidrasi dan membutuhkan produk yang bersifat hydrating. Lantas, sebenarnya apa saja sih yang menyebabkan kulit mengalami dehidrasi?

1. Kandungan produk yang terlalu keras

Hati-hati, produk skin care yang seharusnya menutrisi justru dapat menjadi bumerang dan memberikan dampak buruk bagi kulit! Hal ini bisa terjadi bila kamu menggunakan produk skin care dengan kandungan bahan kimia yang sifatnya terlalu keras, sehingga bisa mengangkat minyak alami pada kulit, membuat kulit menjadi lebih rapuh, dan mudah kehilangan cairan. Selain akibat produk yang digunakan, terlalu sering mencuci wajah dan terlalu sering melakukan eksfoliasi juga dapat menyebabkan kulit dehidrasi.

2 of 4

2. Diet dan gaya hidup

Makan buah
Ilustrasi/copyright shutterstock

Apa yang kita konsumsi juga dapat berdampak bagi kesehatan kulit. Ada beberapa minuman (alkohol dan kopi) dan obat-obatan yang bersifat diuretik yang bisa menyebabkan naiknya laju pembentukan urin. Jika tidak diimbangi dengan konsumsi air putih yang cukup, tubuh dan kulit akan mengalami dehidrasi. Selain itu, konsumsi makanan yang memiliki kandungan garam berlebih juga dapat meningkatkan risiko dehidrasi.

Baca juga: 5 Penyebab Kulit Kusam yang Perlu Diketahui

3. Pertambahan usia

Seiring dengan pertambahan usia, terjadi perubahan struktur pada kulit kita. Salah satunya adalah kulit menjadi mudah mengalami dehidrasi. Aktivitas kelenjar minyak, yang berfungsi untuk menghidrasi kulit, akan berkurang saat usia kita bertambah. Akibatnya, kemampuan kulit untuk mempertahankan hidrasinya pun akan berkurang dan berujung pada dehidrasi.

3 of 4

4. Kebiasaan mandi air hangat

[Fimela] Mandi Air Hangat
Ilustrasi air hangat | unsplash.com

Mandi menggunakan air hangat memang menyenangkan karena membuat tubuh terasa nyaman dan lebih rileks. Sayangnya, kebiasaan ini bisa menyebabkan kulit kita mengalami dehidrasi. Suhu air yang terlalu panas bisa mengangkat lapisan minyak pelindung pada kulit dan membuat kulit mudah kehilangan cairannya. Untuk mencegah hal ini, pastikan suhu air mandi kamu tidak lebih dari hangat suam-suam kuku. Jangan lupa juga untuk segera menggunakan lotion setelah mandi untuk mengunci kelembapan kulit.

Baca juga: Punya Kulit Leher Gelap? Yuk, Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasinya di Sini!

5. Cuaca dan lingkungan

Tinggal di wilayah berangin? Atau, menghabiskan banyak waktu di ruangan ber-AC? Dua faktor tersebut adalah contoh lingkungan yang bisa menyebabkan kulit mengalami dehidrasi. Hal ini bisa semakin parah bila kerap terpapar cahaya matahari, atau berpindah tempat dari suhu yang tinggi ke suhu yang rendah. Untuk mencegah terjadinya kulit dehidrasi akibat cuaca dan lingkungan, kamu bisa menggunakan humidifier, lotion,atau face mist.

4 of 4

Simak Video di Bawah Ini

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓