Kesalahan yang Umum Dilakukan saat Menggunakan Penjepit Bulu Mata

Beauty Journal23 Mei 2019, 20:45 WIB
Penjepit Bulu Mata

ringkasan

  • Menjepit bulu mata pada tahap akhir
  • Tidak menjaga kebersihan dan kualitas
  • Langsung menggunakan setelah melakukan lash lift
Lanjutkan Membaca

Fimela.com, Jakarta Bagi yang mengidam-idamkan tampilan bulu mata lentik, penjepit bulu mata pasti sudah menjadi salah satu beauty tools yang selalu berada dalam makeup pouch. Alat ini dapat membentuk bulu mata lebih lentik, sekaligus memberikan ilusi bulu mata yang lebih panjang dalam hitungan detik. Meskipun terlihat mudah digunakan, ternyata ada cukup banyak kesalahan penggunaan penjepit bulu mata yang justru dapat merusak bulu mata kamu, lho. Nah, agar terhindar dari masalah ini, pastikan untuk tidak melakukan berbagai kesalahan berikut, ya!

Menjepit bulu mata pada tahap akhir

Kebanyakan dari kita baru menjepit bulu mata saat hendak menggunakan maskara saja. Padahal, dengan menjepit bulu mata sebelum memulai makeup, proses makeup di area sekitar mata akan menjadi lebih mudah. Saat bulu mata dijepit, mata akan lebih terbuka sehingga kita dapat melihat bentuk mata dengan lebih baik. Selain itu, menjepit bulu mata sejak awal juga membantu mencegah undereye concealer atau eyeliner yang sudah diaplikasikan sebelumnya tergeser akibat penjepit bulu mata.

Baca juga: Tips Memakai Penjepit Bulu Mata Untuk Pemula

Menjepit setelah menggunakan maskara

Penjepit bulu mata
Ilustrasi Penjepit bulu mata/copyright shutterstock

Untuk mendapatkan hasil bulu mata yang lebih lentik, banyak orang yang memilih untuk menjepit bulu mata setelah menggunakan maskara. Namun sayang, cara ini justru berpotensi merusak bulu mata kamu. Pasalnya, maskara dapat membuat bulu mata lengket sehingga melekat dan tertarik oleh penjepit bulu mata. Dalam kasus yang cukup parah, bulu mata dapat tertarik hingga rontok! Sahabat Fimela tentu tidak mau hal ini terjadi, kan? Dengan pilihan maskara yang berkualitas, kamu bisa mendapatkan tampilan bulu mata yang bervolume dan lebih lentik, tanpa perlu melakukan cara ini, kok!

Tidak menjaga kebersihan dan kualitas

Sama halnya dengan beauty tools lainnya, penjepit bulu mata pun perlu dibersihkan dan dijaga kualitasnya. Untuk menjaga kebersihannya, kamu dapat membersihkan bagian karet dan besi dari alat ini setiap sebulan sekali menggunakan tisu pembersih makeup, sedangkan untuk menjaga kualitasnya, ganti bantalan karet pada penjepit bulu mata setiap tiga bulan sekali atau saat tekstur karet sudah berubah.

Baca juga: Lash Tint, Treatment Bulu Mata untuk Dapatkan Tampilan Bak Menggunakan Maskara Setiap Hari

Penggunaan teknik yang salah

Penjepit Bulu Mata
Ilustrasi Penjepit Bulu Mata/copyright shutterstock

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, pastikan untuk menjepit bulu mata secara berulang pada seluruh bagian bulu mata. Hanya menjepit pada area akar saja akan membuat bulu mata terlihat memiliki ikal yang 'patah' atau seperti huruf "L". Pastikan untuk menjepit sebanyak empat hingga delapan kali pada area akar bulu mata, lalu jepit bagian tengah dan ujung bulu mata agar hasil lentiknya lebih mulus. Nah, selain memerhatikan teknik penggunaan, jangan lupa juga untuk tidak memberikan tekanan yang terlalu kencang pada bulu mata, ya!

Langsung menggunakan setelah melakukan lash lift

Lash lift merupakan sebuah treatment yang dapat membuat tampilan bulu mata terlihat lentik alami. Nah, saat memutuskan untuk melakukan treatment ini, kamu sebaiknya menghindari penggunaan penjepit bulu mata selama beberapa minggu setelah lash lift, ya! Penjepit bulu mata berpotensi merusak dan membuat bulu mata menjadi rapuh. Beri waktu setidaknya 2 minggu atau hingga kamu menyadari kalau kelentikan bulu mata sudah berkurang.

Baca juga: 7 Situasi di Mana Penggunaan Makeup Dapat Mengganggu Kesehatan Mata. Apa Saja?

Simak Video di Bawah Ini

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓