Cek Tingkat Keamanan Lulur Kenari Bagi Kesehatan Kulit

Vinsensia Dianawanti10 Jun 2019, 16:00 WIB
Ilustrasi Kenari

Fimela.com, Jakarta Mencuci wajah memang sudah menjadi bagian rutinitas kecantikan untuk menjaga kesehatan kulit. Tidak peduli seberapa rajin mencuci wajah, terkadang kamu tetap membutuhkan pembersihan mendalam untuk menghilangkan sel-sel kulit mati.

Saat itulah kamu akan menggunakan eksfoliator fisik atau akrab yang disebut sebagai scrub. Fungsinya untuk membersihkan semua penumpukkan sel kulit mati yang membuat kulit kusam dan mengembalikan tekstur yang tidak merata. Scrub atau lulur sebaiknya memang digunakan sekali atau dua kali dalam seminggu.

Bicara soal scrub, baru-baru ini Walnut Face Scrub Kylie Jenner diperbincangkan karena dinilai memiliki sifat abrasif pada kulit. Padahal, Kylie Jenner mempromosikan face scrub ini sebagai produk eksfoliasi yang lembut dan dapat digunakan setiap hari.

 

Apakah lulur kenari aman bagi kulit?

Ilustrasi Kenari
Ilustrasi Kenari (Foto: pixabay/LubosHouska)

Perdebatan soal khasiat lulur kenari semakin berbuntut panjang. Banyak orang yang mempertanyakan soal khasiat dan keamanan dari lulur kenari sebagai produk kecantikan kulit.

Dikutip Refinery lulur kenari secara tradisional dianggap sebagai bahan yang keras untuk kulit. Hal ini disebabkan karena bagian tepi yang tajam dari bubur kenari.

Jika dikaitkan dengan masalah eksfoliasi fisik, lulur kenari bisa membuat microtears di kulit yang menyebabkan iritasi, dan peradangan. Dengan catatan, penggunaan lulur kenari ini dalam produk yang memiliki partikel besar dan kasar dengan tepi yang tajam seperti biji kenari.

Simak video berikut ini

#GrowFearless with Fimela

Lanjutkan Membaca ↓