Hati-Hati, Homemade Sunscreen Alami Bisa Tidak Efektif Lindungi Kulit

fitriandiani17 Jun 2019, 09:00 WIB
Sunscreen

Fimela.com, Jakarta Di zaman informasi apapun bisa diakses dengan mudah dalam genggaman seperti sekarang, cara membuat sunscreen--produk yang esensial dalam melindungi kulit--pun bisa kita temukan dengan mudah. Penting untuk selalu memiliah mana yang baik untuk ditiru dan mana yang lebih baik dibiarkan berlalu.

Cara membuat sunscreen adalah salah satu yang sebaiknya kita tidak ikuti, pasalnya homemade sunscreen itu bisa lebih membahayakan untuk kulit dibanding sunscreen yang bisa kita dapatkan di drugstore.

Lara McKenzie salah satu investigator di Center of Injury Research and Policy di Nationwide Children's Hospital mengatakan, Pinterest adalah sumber informasi utama mengenai DIY Sunscreen itu didapatkan, karena kebanyakan penggunanya adalah orang tua, dan para orang tua tersebut biasanya menginginkan perlindungan alami bagi anak-anak mereka; termasuk dalam hal sunscreen.

Sayangnya, survey dari OneZero, sebagaimana dilansir dari HuffingtonPost, melaporkan bahwa 68% konten DIY Sunscreen yang di-Pin di Pinterest merupakan resep yang tidak efektif melindungi kulit. Beberapa di antaranya malah hanya mengandung 2% SPF dari anjuran 30%.

Sunscreen Memiliki Teknlogi yang Kompleks

Pentingnya mengaplikasikan sunscreen di kelopak mata
Pentingnya mengaplikasikan sunscreen di kelopak mata. (Foto: shutterstock)

"Banyak teknologi yang digunakan dalam membuat nanopartikel dalam sunscreen, dan ada persentase zinc serta titanium yang spesifik," ujar Dr. Devika Icecreamwala, dermatologis di Barkeley, California.

Sunscreen yang dibuat di rumah tanpa ada perhitungan matang mengenai kadar masing-masing kandungan, seberapa efektif ia bekerja melindungi kulit, dan seberapa lama kandungan tersebut mampu bertahan, tentu bisa lebih membahayakan. Kita harus tahu ilmu di balik produk tersebut untuk tahu apakah itu aman dan efektif.

Membuat sunscreen sendiri juga berpotensi menimbulkan reaksi alergi. Intinya, jangan berkompromi dalam hal perlindungan kulit, sebab yang alami tak selalu tepat untuk kulit.

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓