Benarkah Niacinamide dan Vitamin C Boleh Digunakan Bersamaan?

Beauty Journal03 Jul 2019, 11:15 WIB
Kecantikan Wajah

ringkasan

  • Kamu bisa menggunakan niacinamide dan vitamin C (atau acid lainnya) secara bersamaan
  • Gunakan niacinamide dan vitamin C secara bergantian
Lanjutkan Membaca

Fimela.com, Jakarta Gemar menggunakan beragam produk skin care secara bersamaan? Hati-hati! Kalau tidak memerhatikan kandungan di dalamnya, Sahabat Fimela berisiko membahayakan kulit, lho! Pasalnya, ada beberapa kandungan skin care yang tidak boleh digunakan secara bersamaan karena berpotensi menimbulkan iritasi atau reaksi tertentu pada kulit. Nah, salah satu perpaduan kandungan skin care yang banyak dihindari orang adalah niacinamide dan vitamin C. Kabarnya, dua kandungan ini dapat menghilangkan fungsi dari satu sama lain. Selain itu, penggunaan secara bersamaan juga berisiko mengalami kulit kemerahan. Benarkah demikian? Baca terus untuk tahu jawabannya, ya!

Baca juga: Kandungan Skin Care yang Sebaiknya Dihindari Pemilik Kulit Rentan Berjerawat

Mengapa perpaduan niacinamide dan vitamin C dikatakan tidak aman?

Niacinamide dan vitamin C memiliki banyak manfaat baik untuk kulit. Kandungan niacinamide pada skin care berfungsi untuk melembapkan kulit, meredakan iritasi, melawan radikal bebas, dan membasmi jerawat, sedangkan vitamin C bermanfaat untuk melawan radikal bebas, dan membantu stimulasi pembentukan colagen pada kulit. Tak hanya itu, dua kandungan ini juga dipercaya ampuh untuk menyamarkan noda hitam pada kulit. Melihat banyaknya manfaat dari dua kandungan tersebut, tak heran jika banyak perempuan yang ingin menggunakan niacinamide dan vitamin C secara bersamaan. Namun, banyak pendapat yang mengatakan bahwa dua kandungan ini sebaiknya tidak digunakan secara bersamaan.Ada dua alasan utama yang mendasari pemikiran tersebut. Pertama, campuran niacinamide dan vitamin C (atau acid apapun) dapat mengubah niacinamide menjadi niacin. Nah, efek samping dari penggunaan niacin adalah aktifnya langerhan cell pada kulit yang dapat menyebabkan kulit mengalami kemerahan dan sensasi tingling. Efek samping ini sebenarnya bersifat sementara, tetapi dapat terasa kurang nyaman dan berpotensi menimbulkan masalah bagi penderita jerawat meradang.

Alasan selanjutnya adalah perpaduan senyawa dari dua kandungan ini berpotensi menonaktifkan satu sama lain, sehingga niacinamide dan vitamin C tidak dapat bekerja secara efektif lagi. Kesimpulan ini muncul karena campuran niacinamide dan vitamin C menghasilkan warna kuning yang artinya, vitamin C mengalami oksidasi dan tidak bisa digunakan lagi. Kemungkinan terburuknya, dua kandungan ini dapat menghasilkan senyawa hydrogen peroxide yang dapat berujung dengan matinya sel kulit.

Amankah menggunakan dua kandungan tersebut bersamaan?

Face Oil
Ilustrasi/copyright shutterstock

Jangan langsung mundur karena membaca penjelasan di atas, ya! Karena sebenarnya, dua kandungan ini aman untuk digunakan secara bersamaan, kok! Alasan pertama yang menyatakan bahwa vitamin C dapat mengubah niacinamide menjadi niacin memang benar adanya. Namun, proses ini memerlukan waktu yang sangat lama atau suhu yang sangat tinggi. Nah, saat dipadukan dengan cara melakukan layering skin care, niacin yang terbentuk sangatlah minim, bahkan nyaris tidak menimbulkan reaksi apapun. Namun, untuk kamu yang memiliki kulit sensitif, mungkin akan lebih mudah mengalami kemerahan atau flushing secara sementara.Untuk alasan yang kedua, yaitu niacinamide dan vitamin C dapat menonaktifkan satu sama lain ternyata tidak terbukti kebenarannya. Memang benar, dua campuran ini menghasilkan warna kuning. Namun, warna ini bukan merupakan hasil oksidasi vitamin C, melainkan hasil dari perpindahan muatan yang mengubah niacinamide dan vitamin C (ascorbic acid) menjadi niacinamide ascorbate.

Aman tidaknya mengombinasikan dua kandungan ini juga turut dikomentari oleh Dermatolog Balquist Farida dari Skin & Co Clinic, "Niacinamide memiliki efek whitening, antioksidan dan tergolong ringan, hingga dijual bebas di pasaran. Tidak membuat iritasi, sehingga bisa digabung. Tidak ada efek samping, dua-duanya aman. Niacinamide vitamin A, penggunaannya pun cuma dioleskan ke kulit yang masuk ke dalam kategori sedikit, sehingga masih aman untuk digabungkan," jelasnya.Nah, kamu tidak perlu khawatir, terlebih niacinamide ascorbate juga memiliki manfaat bagi kulit, yaitu membantu melawan kerusakan kulit akibat sinar UV.

Kesimpulan

Face Oil
Cara face oil bekerja/copyright shutterstock

Kesimpulannya, Sahabat Fimela bisa menggunakan niacinamide dan vitamin C (atau acid lainnya) secara bersamaan karena reaksi kimia yang terbentuk berlangsung dengan sangat lambat dan tidak menimbulkan dampak buruk. Kamu pun juga bisa memilih untuk menggunakan dua kandungan ini secara selang-seling. Misalnya, gunakan niacinamide di pagi hari dan vitamin C di malam hari.

Baca juga: Serba-Serbi Hydroquinone, Kandungan Pencerah yang Kini Tak Boleh Lagi Digunakan Pada Produk Skin Care

Lanjutkan Membaca ↓