Ngobrol Seru Tentang Kulit Ketiak Sensitif Bareng Dove dan Beauty Enthusiast

Zaki Baldan15 Jul 2019, 17:51 WIB
Ngobrol Seru Tentang Kulit Ketiak Sensitif Bareng Dove dan Beauty Enthusiast

Fimela.com, Jakarta Sebagai perempuan aktif dengan mobilitas tinggi, kamu tentunya akrab banget dengan penggunaan deodoran dalam keseharian. Apalagi jika sedang beraktivitas outdoor, big no banget jika area ketiak basah dan muncul bau tak sedap. Sayangnya, sebagian perempuan dengan kulit ketiak sensitif justru mengalami iritasi dan masalah kulit ketiak jika salah memilih produk deodoran. Padahal, nggak mungkin kan kalau nggak pakai deodorant terus menerus?

Dilema ini terkadang juga muncul pada dengan ibu hamil dan menyusui yang worried dengan penggunaan produk yang sedang dipakainya. Terinspirasi dari permasalahan kulit ketiak sensitif para perempuan, Dove Indonesia meluncurkan produk terbarunya Dove Sensitive Deodorant. Dove juga ngajakin beberapa beauty enthusiast seperti Nabila Abdat, Devina Putri dan Regina Blancha dalam acara Dove Sensitive Deodorant Media Gathering di Courtyard Cafe, The Hermitage Menteng, Kamis (11/7). Penasaran dengan keseruan acaranya?

 

Ngobrol Seru Tentang Kulit Ketiak Sensitif Bareng Dove dan Beauty Enthusiast
© KLY / Daniel Kampua

Dalam acara media gathering ini Dove menghadirkan Dermatologis yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia Jakarta atau PERDOSKI JAYA. Hadir Ketua PERDOSKI JAYA, dr. Danang Tri Wahyudi, SpKK, FINSDV, FAADV dan Dermatologis, dr. Melyawati Hermawan, SpKK ., dr. Theresia Movitam SpKK, FINSDV - Sekretaris PERDOSKI JAYA. Turut dihadiri juga Mr. Venkat Murthy - Senior Product Development Manager Unilever.

Dihadapan awak media yang hadir, dr. Melyawati Hermawan, SpKK menjelaskan kandungan parfum, paraben, ataupun alkohol dalam deodoran dapat memicu terjadinya iritasi atau alergi. Melyawati menyebutkan tanda-tanda kulit ketiak sensitif itu tidak hanya peradangan, kulit panas dan terasa gatal, melainkan juga kulit menghitam.

"Pada orang-orang yang kulitnya sensitif, perlindungan pada kulitnya tidak sempurna sehingga ketika mengaplikasikan sesuatu pada kulit dapat memicu terjadinya peradangan," kata Melyawati.

Ngobrol Seru Tentang Kulit Ketiak Sensitif Bareng Dove dan Beauty Enthusiast
© KLY / Daniel Kampua

Anggya Kumala, Senior Brand Manager Dove Deodorant menjelaskan jika perempuan yang memiliki kulit sensitif membutuhkan deodoran dengan formulasi khusus agar terhindar dari rasa gatal atau iritasi. Mengerti akan kebutuhan perempuan Indonesia, Dove menghadirkan Dove Sensitive Deodorant yang diformulasikan dengan 0% kandungan parfum, alkohol dan paraben serta mengandung 1/4 Dove moisturizing cream yang melembutkan.

PT. Unilever Indonesia Tbk telah berkolaborasi dengan PERDOSKI JAYA untuk melakukan penelitian yang bertujuan untuk menguji penggunaan produk deodoran dan antiperspirant hypoallergenic yang tidak mengandung parfum, paraben, ataupun alkohol.

foto Dr. Danang, Dr. Mely, Anggya, Murthy
© KLY / Daniel Kampua

Penelitian dilakukan kepada sejumlah mahasiswi di sebuah perguruan tinggi Jakarta dalam rentang usia 18-20 tahun dengan menggunakan instrumen penilaian gravimetrik dan AxilIary Sweating Daily Diary (ASDD) untuk mengukur derajat keparahan berkeringat serta dampaknya pada aktivitas sehari-hari. Selain itu juga dilakukan pemantauan terhadap kemungkinan terjadinya iritasi pada kulit seperti kemerahan, bersisik, rasa tertusuk, terbakar, ataupun rasa gatal.

dr. Danang Tri Wahyudi, SpKK, FINSDV, FAADV selaku Ketua PERDOSKI JAYA mengatakan pihaknya telah bekerjasama dengan Unilever lebih dari 25 tahun dan selalu terbuka untuk melakukan penelitian bersama mengingat standar yang dimiliki Unilever yang tinggi.

Dove Sensitive Deodorant1
© KLY / Daniel Kampua

”Berdasarkan tahap-tahap pada uji klinis yang telah dilakukan, Dove Sensitive Deodorant dinyatakan aman digunakan tanpa menimbulkan alergi dan iritasi dan efektif mengurangi keringat bahkan setelah olahraga sekalipun. Hasil riset ini juga telah kami sosialisasikan kepada para dokter kulit dari PERDOSKI JAYA," ujar dr. Danang Tri Wahyudi, SpKK, FINSDV, FAADV.

Anggya Kumala menambahkan, karena kandungan berupa 0 persen paraben, 0 persen alkohol, dan 0 persen parfum, produk Dove Sensitive Deodorant aman dipakai ibu hamil, ibu menyusui, dan perempuan yang sering melakukan waxing treatment.

Dove Sensitive Deodorant2
© KLY / Daniel Kampua

Beauty Entusiast, Nabila Abdat yang hadir dalam acara tersebut turut menceritakan pengalamannya menggunakan Dove Sensitif Deodorant.

"Aku termasuk yang kulit sensitif. Lebih seperti sering iritasi. Makanya kalau produk deodorant aku lebih pilih-pilih. Meminimalisir supaya tidak merasa perih dan gatal. Kebetulan juga aku ibu menyusui. Jadi pasti pilih yang bebas paraben. Setelah memakai Dove, masalah (iritasi aku lebih berkurang), terasa lebih enak, nyaman dan pastinya keringat juga berkurang," cerita Nabila.

Devina Putri dan Regina juga merasakan hal yang sama seperti Nabila. "Aku merasa tetap stay kering, tidak ada wanginya. Karena aku memang tidak suka yang wangi menyengat bisa bikin pusing. Jadi, setelah pakai ini merasa lebih enak, kulit ketiak jadi lebih lembut karena ada moisturizing cream juga. Aku suka dengan produk Dove yang baru ini," kata Devina.

"Aku nyaman dengan Dove ini, karena tidak ada efeknya terhadap kulit sensitif aku," ujar Regina.

dr. Melyawati Hermawan, SpKK mengatakan bahwa penggunaan deodoran paling baik pada malam hari bukan pagi atau setelah mandi.

"Pada saat tubuh beristirahat, ketiak sudah kering, dan produk kelenjar keringat paling sedikit. Saat itulah waktu terbaik kita berikan lapisan kulit dengan deodoran. Targetnya bukan kulitnya, melainkan kelenjar keringat atau pori-porinya. Pada pagi harinya, mandi seperti biasa dan kemudian aktivitas seperti biasa juga," kata dr. Melyawati Hermawan, SpKK.

Dove Sensitive Deodorant3
© KLY / Daniel Kampua

Hanya saja, menurut dr. Melyawati Hermawan, hal tersebut jarang dipraktekkan, karena sudah muncul stigma tidak percaya diri dan sudah ketakutan dahulu kalau setelah mandi pagi dan keluar rumah tidak pakai deodoran. Selain itu, dr. Melyawati Hermawan mengingatkan penggunaan deodorant harus dalam keadaan ketiak benar-benar kering.

"Kalau tercampur sama air itu malah terbentuk substansi yang dapat memicu iritasi," dr. Melyawati Hermawan menambahkan produk deodoran yang baik itu bisa memberikan perlindungan kurang lebih 24 jam.

Kabar baiknya, Dove Sensitive Deodorant ini dapat memberikan perlindungan pada kulit ketiak sensitif sampai 48 jam dengan aktivitas normal pada umumnya. Anggya pun berharap hadirnya Dove Sensitive Deodorant dapat menjadi pilihan bagi perempuan Indonesia untuk menjaga kesehatan kulit ketiak, khususnya perempuan dengan kulit ketiak sensitif.