5 Kandungan pada skincare yang Perlu Dihindari Pengidap Rosacea

Beauty Journal27 Jul 2019, 18:35 WIB
Skincare

ringkasan

  • Tretinoin tidak rekomendasikannya untuk yang mengidap rosacea
  • Kandungan Hydroquinone dan Witch Hazel
Lanjutkan Membaca

Fimela.com, Jakarta Tak hanya dari sisi harga dan klaim yang ditawarkan, kandungan yang ada di dalam skincare yang digunakan juga sangat penting untuk dipertimbangkan. Apalagi bila kamu memiliki kondisi kulit yang cukup sensitif atau mengalami masalah kulit yang disebut dengan rosacea. Kondisi kulit kemerahan yang biasanya dialami oleh mereka yang memiliki kulit berwarna terang ini memang bisa muncul kemudian hilang. Namun, kamu tetap perlu melakukan perawatan khusus agar masalah kulit tersebut tidak kembali dan menjadi semakin parah. Berdasarkan saran dari seorang dermatolog bernama Dr. Elizabeth Tanzi dari Capital Laser & skincare yang dilansir dari Byrdie, berikut 5 kandungan yang harus dihindari pengidap rosacea agar tidak membuatnya semakin parah.

Tretinoin

Tretinoin atau retinoid biasanya dianjurkan para dokter kulit untuk menyembuhkan dan meredakan jerawat atau benjolan yang menyertai munculnya rosacea. Meski demikian, ternyata Dr. Tanzi tidak merekomendasikannya untuk kamu yang mengidap rosacea. Kondisi kulit hypersensitive yang dialami oleh pengidap rosacea membuat kandungan tretinoid mungkin terlalu keras sehingga membuat kemerahan pada kulit menjadi semakin parah dan spider-vein tampak terlihat.

Benzoyl Peroxide dan Salicylic Acid

Skincare
Ilustrasi skincare/copyright shutterstock

Benzoyl Peroxide dan Salicylic Acid adalah dua kandungan paling umum yang biasanya ada di dalam skincare yang ditujukan untuk kulit berjerawat. Menurut Dr. Tanzi ternyata Benzoyl Peroxide sebaiknya dihindari oleh mereka yang mengalami kondisi rosacea karena karena bisa membuat kulit menjadi semakin stres, meningkatkan peradangan dan memicu penuaan dini. Sedangkan Salicylic Acid, biasanya bekerja untuk meluruhkan sel kulit mati yang bisa membahayakan kondisi kulit rosacea yang sensitif.

Baca Juga:5 Kandungan Pada skincare yang Sebaiknya Dihindari Pemilik Kulit Sensitif

Glycolic Acid

Glycolic acid atau asam glikolat merupakan bentuk lain dari Alpha Hydroxy Acid (AHA). Jenis acid ini banyak digunakan sebagai bahan untuk mengurangi munculnya tanda penuaan dini dengan merangsang regenerasi sel-sel baru. Tak hanya itu, Glycolic Acid juga dikenal efektif sebagai bahan eksfoliasi dengan mengangkat sel kulit mati dan memperbaiki tekstur kulit yang kasar. Di balik segala kelebihannya, fungsi Glycolic Acid sebagai exfoliating acid ternyata bisa menimbulkan iritasi serta perlu dihindari oleh mereka yang memiliki kulit sensitif dan mengalami kondisi rosacea.

Kandungan Hydroquinone dan Witch Hazel

Skincare/mlg
Ilustrasi pelembap wajah/copyright shutterstock

Hydroquinone

Hydroquinone merupakan salah satu jenis kandungan skincare yang memiliki fungsi utama untuk mengurangi produksi melanin atau zat pigmen pada kulit. Penggunaannya dikamulkan untuk mencerahkan kulit dan mengatasi hiperpigmentasi. Meski dinilai efektif mengatasi hiperpigmentasi, menurut Dr. Tanzi kandungan Hydroquinsone memiliki potensi menimbulkan masalah kesehatan kulit dan terlalu keras sehingga menyebabkan inflamasi pada kulit yang mengalami rosacea.

Baca Juga: Serba-Serbi Hydroquinone, Kandungan Pencerah yang Kini Tak Boleh Lagi Digunakan Pada Produk skincare

Witch Hazel

Witch hazel merupakan astringent alami yang dipercaya sejak lama menjadi salah satu bahan natural yang digunakan untuk mengatasi masalah kulit seperti jerawat, eksim, mengatasi memar, meredakan rasa gatal hingga melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Tak hanya menurut pendapat Dr. Tanzi saja, berdasarkan survei yang dilakukan oleh National Rosacea Society, 30% dari responden yang mengidap rosacea mengalami iritasi.

Baca Juga: 5 Pelembap Wajah yang Direkomendasikan Para Ahli untuk Para Pengidap Rosacea

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓