Dampak Malas Menggunakan Susnscreen Bagi Kesehatan Kulit

Beauty Journal09 Agu 2019, 18:45 WIB
Sunscreen

ringkasan

  • Memicu penuaan dini
  • Memunculkan flek hitam
  • Menimbulkan jerawat
Lanjutkan Membaca

Fimela.com, Jakarta Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan kerusakan pada kulit, salah satunya sinar matahari. Meski dapat menjadi sumber vitamin D yang baik bagi kulit, dalam jumlah yang berlebihan sinar matahari dapat menyebabkan beragam masalah. Namun, kamu tak perlu khawatir karena risiko ini dapat dicegah dengan cara rutin menggunakan sunscreen atau tabir surya. Lantas, masalah kulit apa saja sih yang dapat kita alami kalau malas menggunakan tabir surya? Yuk, cari tahu selengkapnya di artikel ini!

Telangiektasis

Telangiektasis merupakan sebuah kondisi melebarnya pembuluh darah kecil yang berada di permukaan kulit. Kondisi ini dapat menyebabkan kulit wajah memiliki garis halus berwarna merah atau kebiruan dengan pola seperti jaring. Telangiektasis umumnya muncul pada area pipi, mata, atau hidung, dan kerap terjadi pada seseorang yang memiliki kulit berwarna putih. Agar terhindar dari masalah ini, jangan lupa untuk menggunakan tabir surya setiap hari, ya! Selain disebabkan oleh paparan sinar matahari yang terlalu lama, kondisi ini juga dapat disebabkan oleh faktor genetik, usia, atau kecanduan alkohol.

Memicu penuaan dini

Seiring dengan bertambahnya usia, kulit kita juga akan mengalami penuaan. Namun, kondisi ini dapat terjadi lebih cepat akibat beberapa faktor. Salah satunya, paparan sinar matahari. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa 90% penuaan kulit yang terjadi pada seseorang disebabkan oleh matahari. Dengan menggunakan tabir surya yang memiliki SPF minimal 15, kamu bisa mengurangi penuaan kulit sebanyak 24%.

Baca juga: Ketahui Cara Menggunakan dan Memilih Sunscreen yang Tepat

Risiko Lain yang Perlu Diketahui

Sunscreen/mlg
Mengaplikasikan Ulang Sunscreen/copyright shutterstock

Menyebabkan munculnya flek hitam atau sunspot

Sunspot merupakan flek berwarna kecokelatan yang muncul pada area wajah yang terpapar matahari. Umumnya, kondisi ini baru muncul di usia 40 tahun. Namun, kemunculannya tergolong bervariasi, tergantung sebanyak apa paparan matahari yang diterima seseorang. Sebenarnya sunspot tidak berbahaya dan tidak perlu dihilangkan, tetapi banyak perempuan yang memilih untuk menghilangkannya demi alasan kecantikan.

Menimbulkan jerawat

Paparan matahari dapat menyebabkan kulit kering dan dehidrasi. Nah, saat kulit menjadi kering, kelenjar minyak akan memproduksi minyak secara berlebih dan memicu terbentuknya blemish. Selain itu, sinar matahari juga dapat memicu tumbuhnya jerawat Aestivalis. Jenis jerawat ini umumnya muncul antara usia 25 hingga 40 tahun, dan merupakan reaksi yang muncul akibat reaksi bahan kimia dan sinar matahari.

Baca juga: Sudah Menggunakan Sunscreen Namun Tetap Mengalami Sunburn? Mungkin Ini Penyebabnya

Meningkatkan risiko kanker kulit

Tahukah kamu? Kanker kulit merupakan salah satu jenis kanker dengan jumlah kasus tertinggi. Bahkan di Amerika Serikat, jumlah kasus kanker kulit lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah kasus kanker lainnya. Kanker kulit juga tergolong mematikan, sehingga tidak boleh disepelekan. Dengan menggunakan tabir surya setiap hari, kamu dapat mengurangi risiko menderita kanker kulit, lho!

Baca juga: Selain Melindungi Kulit dari Sinar UV, Ini Manfaat Lain Menggunakan Sunscreen

Lanjutkan Membaca ↓