5 Alasan Mengapa Parfum Memiliki Harga yang Mahal

Beauty Journal27 Agu 2019, 11:15 WIB
Parfum

ringkasan

  • Bahan baku menjadi faktor utama mahal atau murahnya parfum
  • Kemasan parfum
  • Biaya Penelitian dan Pengembangan
Lanjutkan Membaca

Fimela.com, Jakarta Pernah mengalami kebingungan saat memilih fragrance? Jenisnya yang cukup beragam, mungkin dapat membuatmu kebingungan saat harus memilih produk yang tepat. Di pasaran, parfum hadir dalam beberapa jenis, mulai dari Eau de Cologne, Eau de Toilette, Eau de Perfume, hingga Perfume.

Di antara keempat jenis tersebut, perfume merupakan jenis yang harganya paling mahal. Selain memiliki tingkat konsentrasi yang paling tinggi, ternyata ada beberapa alasan lain yang menjadikan parfum kerap dijual dengan harga yang mahal.

1. Bahan baku

Bahan baku menjadi faktor utama yang dapat menentukan mahal murahnya harga sebuah parfum. Pasalnya, terkadang ada jenis bahan baku yang dibutuhkan dalam jumlah banyak. Apalagi jika bahan baku tersebut termasuk jenis yang langka, sehingga lebih sulit untuk didapatkan atau lebih sulit diolah menjadi essential oil dalam kandungan parfum.

Umumnya, parfum dari luxury brand menggunakan pure essential oil dalam produknya. Nah, semakin tinggi konsentrasi pure essential oil, semakin kuat dan tahan lama aroma dari parfum tersebut. Hal ini tentunya akan berdampak pada semakin melambungnya harga karena membutuhkan bahan baku yang jumlahnya banyak.

Alasan parfum mahal

Parfum
Ilustrasi parfum/copyright shutterstock

2. Proses produksi

Masih berkaitan dengan hal sebelumnya, proses produksi dari bahan baku juga dapat mempengaruhi harga parfum. Seperti waktu, usaha, atau hambatan yang kerap dialami oleh beauty brand untuk mendapatkan kandungan yang akan digunakan dalam parfumnya.

Ada beberapa bahan baku yang memerlukan usaha lebih untuk diolah, contohnya yang berasal dari binatang dan bunga-bungaan seperti Ambergris yang berasal dari usus paus atau bunga mawar dengan waktu panen yang cukup singkat dan harus langsung disuling setelah selesai dipetik. Tak hanya itu, ada juga bahan baku yang membutuhkan waktu lama untuk didapatkan seperti Oud, misalnya.

3. Kemasan

Berpindah ke tampilan luar parfum, faktor lain yang membuat parfum menjadi mahal adalah packaging atau kemasan produk. Sahabat Fimela mungkin tahu bahwa parfum yang harganya mahal cenderung memiliki kemasan yang lebih mewah dan bagus. Baik itu dari bentuk, material, hingga desain kemasannya. Tak tanggung-tanggung, banyak juga beauty brand yang menggunakan emas dan kristal sebagai bahan kemasan botol parfumnya. Makanya, jangan heran jika melihat orang suka mengoleksi parfum karena kemasannya yang cantik, ya!

Baca Juga: Dolce Garden, Parfum Beraroma Feminin yang Manis Sekaligus Menyegarkan

Alasan parfum mahal lainnya

Parfum
Parfum/copyright: unsplash/rawpixel

4. Biaya Penelitian dan Pengembangan

Hampir sama dengan proses produksi, proses penelitian dan pengembangan (research and development) juga memerlukan usaha yang besar, terutama waktu dan biaya yang jumlahnya tak sedikit. Brand parfum umumnya sudah lebih dulu melakukan uji coba berulang kali menggunakan bahan baku yang akan digunakan. Setelah itu, mereka juga harus menggembangkan produknya hingga mencapai tingkatan yang 'baik dan aman' untuk digunakan dan dipasarkan.

5. Eksklusivitas

Pernah melihat iklan parfum di timeline media sosial kamu? Memang banyak brand, terutama luxurious beauty brand, yang mempromosikan parfum mereka secara besar-besaran. Misalnya, menggunakan selebriti sebagai brand ambassador, mengadakan beauty event untuk peluncuran parfumnya di tempat kenamaan, hingga menggunakan kemasan yang terbuat dari emas sebanyak 24 karat. Dengan materi promosi tersebut, sudah pasti parfum jadi memiliki harga yang mahal karena terbilang sangat eksklusif.

Sifat eksklusif tak hanya memberi pengaruh pada produk, tapi juga para pemilik parfum yang akan memberikan kesan istimewa hingga momen spesial tersendiri kepada sesorang yang dapat memiliki parfum tersebut.

Baca Juga: Mon Evidence, Parfum Terbaru dari Yves Rocher dengan Aroma Segar dan Menenangkan

#GrowFearLess with Fimela

Lanjutkan Membaca ↓