Waspadai 7 Kesalahan yang Kerap Terjadi Ketika Rambut Masih Basah

Vinsensia Dianawanti05 Sep 2019, 06:00 WIB
Ilustrasi mandi/ keramas

Fimela.com, Jakarta Tanpa disadari, saat rambut dalam keadaan basah, helaiannya lebih mudah rapuh. Belum banyak orang yang menyadari bahwa saat rambut dalam kondisi basah, perlu perlakuan khusus dan halus agar tidak menimbulkan kerusakan.

Penting untuk diketahui, ketika rambut basah, protein yang membentuk keratin akan membentuk ikatan hidrogen yang lebih lemah. Menjadikannya lebih rentan terhadap kerusakan ketika ditarik, ditekuk, dan diperlakukan secara kasar.

Melansir dari Real Simple pada Kamis (5/9/2019) setidaknya setiap perempuan pernah melakukan kesalahan dalam perawatan rambut ketika rambutnya masih basah. Untuk mewaspadai kesalahan ini kembali terjadi dan merusak rambut, berikut kesalahan yang sering dilakukan.

1. Mengurai simpul rambut ketika masih basah

Terkadang sebelum dibasahi, rambut cenderung kusut. Banyak orang yang berpikir jika rambut dibasahi dapat mempermudah mengurai rambut yang kusut. Justru dalam kondisi ini akan membuat rambut lebih mudah rontok. Lebih baik, sisir rambut sebelum keramas.

2. Menggunakan sisir lama pada rambut basah

Sebenarnya boleh saja menyisir rambut basah selama menggunakan jenis sisir yang tepat. Gunakan sisir yang memiliki bulu terbuat dari nilon, yang mudah dibengkokkan ketika menyisir rambut untuk mengurangi rasa sakit.

3. Menyisir terlalu kasar

Banyak orang yang tidak sabar ketika menyisir rambut yang kusus setelah keramas. Lebih baik, sisir mulai dari ujung untuk mengurai rambut sedikit demi sedikit. Mengarah ke atas sembari memegang bagian rambut yang sedang disisir.

 

4. Menggosok rambut terlalu kasar

Sering keramas
Sering keramas/copyright shutterstock

Permukaan handuk yang kasar bisa membuat rambut menjadi rusak jika digosokkan terlalu kasar. Itu sebabnya, lebih baik menggunakan kaus berbahan katun daripada handuk untuk mengeringkan rambut.

5. Menggunakan alat yang panas pada rambut

Cara ini jelas akan merusak rambut. Panas dari alat seakan akan merebus air yang ada pada rambut. Gunakan alat pemanas atau styling rambut hanya ketika rambut sudah benar-benar kering.

6. Menggulung atau mengikat rambut

Elastisitas rambut jelas berubah jika dalam keadaan basah. Ikatan dan tarikan akan meregangkan kekuatan rambut. Lebih baik gunakan pin rambut sembari menunggunya kering.

7. Blow drying saat rambut masih benar-benar basah

Sering dikira cara pengeringan yang cukup aman, ternyata blow drying sekalipun bisa merusak rambut. Apalagi jika masih dalam keadaan basah kuyup.

Simak video berikut ini

#GrowFearless with Fimela

Lanjutkan Membaca ↓