Hal yang Perlu Dilakukan Saat Mendapat Kerutan Pertama

Beauty Journal06 Sep 2019, 11:35 WIB
Perawatan Wajah

ringkasan

  • Minum air putih yang lebih banyak
  • Gunakan skincare yang dapat mengurangi tanda penuaan
  • Pertimbangkan untuk melakukan treatment secara rutin
Lanjutkan Membaca

Fimela.com, Jakarta Saat sedang asyik melihat foto sendiri atau sedang berkaca, tiba-tiba melihat ada kerutan atau garis halus pada wajah. Oh, no! Menjadi tua adalah sebuah hadiah, tetapi menemukan kerutan pertama pada wajah di usia belia bisa sedikit mengejutkan. Kerutan pada wajah yang lebih awal dapat terjadi oleh siapapun akibat paparan sinar matahari dan penggunaan otot wajah yang berlebihan. Seorang dokter kulit yang berasal dari New York, dr. Elizabeth Zeitler mengungkapkan, "orang-orang yang sering membuat ekspresi wajah dramatis dapat menyebabkan timbulnya keriput dini. Misalnya seperti menyipitkan mata berulang kali di bawah sinar matahari, mengangkat alis ke atas, mengerutkan dahi, dan tersenyum."

Tidak perlu panik, karena tidak ada kata terlambat untuk menanganinya. Sebelum kerutan ada di spot lain sebaiknya gunakan sunscreen saat keluar rumah untuk melindungi kulit dari sinar UV. Selain itu, dokter ahli kulit merekomendasikan 3 hal berikut untuk menangani kerutan pertamamu.

Minum lebih banyak air putih dan gunakan pelembap

"Pelembap dapat berfungsi untuk meningkatkan penampilan kerut dengan membuat kerutan tidak terlalu dalam. Menjaga kulit tetap terhidrasi juga akan membantu mencegah garis-garis halus dan kerutan." Begitulah penjelasan seorang dokter kulit di kota New York, dr. Debra Jaliman. Air minum juga mengenyangkan, hanya dari dalam ke luar. Meskipun ringan, dehidrasi dapat memperburuk penampilan garis-garis halus dan kerutan, bahkan membuat kulit kamu terlihat kusam.

Salah satu bahan pelembap favorit dr. Jaliman adalah asam hialuronat. Ia mengatakan, "bahan ini adalah pelembap alami yang membantu menarik, mempertahankan kelembapan, mengembalikan hidrasi ke kulit dengan membantu meningkatkan kekencangan, dan kekenyalan pada kulitmu."

Gunakan skincare yang dapat mengurangi tanda penuaan

Skincare
Ilustrasi skincare/copyright shutterstock

Selain asam hialuronat, dr. Jaliman juga merekomendasikan untuk menggunakan skin care berbahan anti-aging ke dalam skin care rutin kamu. Empat bahan favoritnya adalah retinol, niacinamide, asam laktat, dan vitamin C. Menurutnya, "retinol membantu merangsang sel kulit yang lebih cepat. Ketika seseorang menggunakan retinol, lapisan luar kulit mengelupas dan kulit baru di bawahnya akan muncul. Lalu, peran asam laktat berfungsi untuk membantu merangsang sintesis kolagen."

Seperti diketahui, vitamin C adalah antioksidan tinggi yang mampu mencegah kerusakan akibat radikal bebas, sedangkan niacinamide merupakan antioksidan lain yang memiliki banyak manfaat. Sebagai permulaan, kedua zat ini merangsang fibroblas yang membuat kolagen dan membantu meratakan warna kulit. Ini juga dapat mengecilkan pori-pori yang membesar serta mampu mencerahkan kulit wajah.

Pertimbangkan untuk melakukan treatment secara rutin

Tentu saja ada beberapa pilihan treatment anti-aging yang dapat dipertimbangkan, kamu cukup menyesuaikan dengan kebutuhan, untuk perawatan kulit kamu bisa mulai rutin melakukan treatment ringan seperti facial hingga laser wajah. Tetapi bila merasa treatment yang lebih serius seperti filler dan botox, diperlukan untuk menghilangkan kerutan dan memudarkan garis-garis halus, pastikan untuk melakukan konsultasi dengan dokter ahli terlebih dahulu. Pilih klinik estetika yang terpercaya, dan dilakukan di bawah pengawasan dokter bersertifikat.

Semoga informasi ini bermanfaat.

#GrowFearLess with Fimela

Lanjutkan Membaca ↓