Lakukan Test Ini untuk Mengetahui Alergi Anastesi atau Tidak Seperti Jessica Iskandar

Anisha Saktian Putri06 Sep 2019, 13:00 WIB
Jessica Iskandar

Fimela.com, Jakarta Beberapa waktu kebelakangan ini, Jessica Iskandar membagikan foto dengan bercak merah di wajahnya. Masalah pada wajahnya tersebut ternyata dikarenakan alergi anastesi.

Jessica pun tak menyangka jika dirinya alergi anastesi, terlebih lagi dirinya sudah melakukan tes darah. "Iya. Setahu aku sih aku enggak ada alergi. Kalau awalnya kan paling yang tesnya dari darah kan di situ enggak ada alergi apa-apa, tapi ternyata kemarin alergi krim anestesi," tutur Jedar kepada Kapanlagi.com.

Lalu sebenernya bahaya tidak sih melakukan anastesi sebelum melakukan perawatan kecantikan? dr. Gaby Syerly, pemilik klinik kecantikan Youth and Beauty mengatakan apabila anestesi topikal atau krim tidak bahaya.

Namun, efek samping terburuk yang terjadi hypersensitifitas di kulit yang dioleskan seperti ruam merah, gatal, bengkak.

"Resiko tinggi untuk anestesi umum atau bius umum untuk dilakukan tindakan operasi tertentu," papar dr. Gaby kepada Fimela.com.

dr. Gaby mengatakan orang-orang yang tidak boleh terkena anestesi, biasanya jika kulit memiliki history sensitif atau mudah kemerahan.

Lebih baik, sebelum anastesi lakukan test patch pada kulit dan area kecil untuk melihat seberapa tinggi risiko hypersensitifitas anestesi krim tersebut. "Tapi resiko alergi krim anestesi sebenarnya sangat langka sekali," tambahnya.

Mengatasi alergi anestesi

[FIMELA] Jessica Iskandar
(Daniel Kampua/Fimela.com)

dr. Gaby juga menyampaikan jika sudah terlanjur alergi anestesi, cara mengatasi alergi anestesi topikal atau krim biasanya dioleskan krim steroid poten, dapat dikombinasikan dengan antibiotik krim jika diperlukan, serta dibantu sinar photo dynamic therapy untuk membantu penyembuhan kulit.

"Jangan mengoleskan yang bersifat iritatif dulu sampai kondisi kulit kembali normal," tutupnya.

#growfearless with Fimela

Lanjutkan Membaca ↓