Efek Buruk Menggunakan Tabir Surya yang Kedaluwarsa

Annissa Wulan18 Sep 2019, 16:30 WIB
Jerawat

Fimela.com, Jakarta Mungkin kamu pernah mendengar tentang dampak buruk dari penggunaan produk makeup atau skincare yang sebenarnya kedaluwarsa, pernah dengar tentang tabir surya? Tanggal kedaluwarsa suatu produk mungkin sulit untuk dibaca atau dimengerti, namun bukan berarti kamu boleh menggunakan produk yang telah kedaluwarsa.

Zat kimia dalam produk tabir surya yang terurai dalam jangka waktu lama membuatnya menjadi kurang efektif. Inilah yang kemudian membuat tanggal kedaluwarsa menjadi penting untuk diperhatikan, seperti dilansir dari self.com, Rabu (18/9/2019).

FDA telah merekomendasikan berbagai produsen untuk mengikuti pedoman standar pengujian stabilitas produk, sehingga tanggal kedaluwarsa pada botol tabir surya merupakan berbagai upaya ilmiah untuk memastikan produk tersebut efektif digunakan sampai dengan tanggal yang ditentukan, tidak setelahnya.

Menggunakan tabir surya yang telah melewati tanggal kedaluwarsa mungkin masih memberikan kekuatan perlindungan terhadap paparan sinar matahari, namun tidak semaksimal yang dicantumkan pada label.

 

Bolehkah menggunakan tabir surya yang telah lewat tanggal kedaluwarsanya?

Jerawat
Ilustrasi jerawat/copyright shutterstock

Bagaimana dengan tabir surya yang tidak memiliki tanggal kedaluwarsa? Produk tersebut harus dianggap telah kedaluwarsa, karena kamu sendiri tidak dapat menjamin berapa lama produk tersebut dipajang.

Sama halnya ketika kamu menemukan produk yang telah berubah warna dan konsistensi, ini pertanda kamu harus segera membuangnya. Sebagai pedoman, sebaiknya simpan produk tabir surya dengan suhu kamar untuk menjaga kestabilan bahan kimia di dalamnya.

Atau jika kamu benar-benar tidak menemukan tanggal kedaluwarsa pada produk tabir surya yang baru dibeli, beri label sendiri, dan ganti semua produk setiap satu tahun sekali.

Saksikan video menarik setelah ini

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓