5 Perawatan Tradisional yang Menjadi Rahasia Kecantikan para Putri Keraton

Beauty Journal26 Okt 2019, 11:44 WIB
tips cantik

ringkasan

  • Merawat tubuh dengan lulur dari tanaman herbal
  • Tapel untuk mengecilkan perut pasca melahirkan
  • Merawat kecantikan dari dalam dengan jamu
Lanjutkan Membaca

Fimela.com, Jakarta Aura kecantikan putri keraton Jawa memiliki pesona tersendiri yang tak pernah luntur sejak zaman dahulu kala. Tak hanya tutur kata dan sikap lemah-lembut nan bersahaja, paras cantik para putri raja juga sering menjadi tolak ukur dalam menggambarkan kesempurnaan seorang wanita Indonesia khususnya di tanah Jawa.

Bukan rahasia lagi jika kunci perawatan kulit para putri berasal dari beragam ramuan tradisional yang terbuat dari bahan-bahan alami, dan diwariskan secara turun temurun oleh leluhur mereka. Berikut beberapa perawatan kecantikan tradisional yang sering dilakukan oleh para putri keraton.

Merawat tubuh dengan lulur dari tanaman herbal

Lulur menjadi salah satu perawatan kecantikan untuk tubuh yang banyak dilakukan wanita Indonesia untuk mendapatkan kulit yang sehat, bersih, dan halus. Para putri di keraton Jawa biasanya mandi menggunakan lulur yang dibuat dari tanaman-tanaman herbal seperti kunyit yang memiliki kandungan antiseptik dan antibakteri untuk kulit. Menurut penuturan Gusti Kanjeng Ratu Alit, yang tak lain adalah putri tertua dalem Sri Susuhunan Paku Buwono XII pada Radar Solo, kunyit juga mampu mengobati atau menghilangkan luka pada kulit, serta membuat kulit menjadi halus. Lalu juga ada lulur mangir yang terbuat dari temu giring dan kunyit yang dihaluskan. Menurut halaman Info Budaya, lulur mangir memiliki manfaat untuk mencerahkan kulit.

Menggunakan kosmetik dengan kandungan kepompong emas

Tips Cantik
Ilustrasi wajah perempuan/copyright shutterstock

Dilansir dari halaman Tempo, kelima putri dari Sultan Raja Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, menggunakan kosmetik yang terbuat dari golden cocoon atau kepompong emas untuk menjaga kecantikan mereka. Kepompong emas diketahui mengandung kandungan senyama anti-oksidan dan zat brightening yang bermanfaat untuk membantu menjaga keremajaan kulit dan dapat membuat kulit menjadi cerah. Menggunakan golden cocoon sebagai perawatan kecantikan bisa menjadikan kulit lebih nernutrisi, sehat, dan juga halus.

Minyak cem-ceman untuk keindahan dan kesehatan rambut

Selain kulit yang bersih, para puteri keraton juga memiliki rambut hitam yang berkilau. Dilansir dari halaman Femina, untuk mendapatkan rambut hitam dan sehat, putri raja biasanya menggunakan minyak rambut yang dibuat dari beberapa jenis tanaman tradisional seperti minyak kelapa, daun waru, daun mangkokan, irisan pandan, bunga kenanga, dan melati. Ramuan yang biasanya disebut sebagai minyak cem-ceman ini dipercaya dapat menyehatkan dan menutrisi akar rambut.

Tapel untuk mengecilkan perut pasca melahirkan

Tips Cantik
Ilustrasi wajah cantik/copyright shutterstock by Ajintai

Biasanya seusai melahirkan, tubuh wanita akan mengalami perubahan yang cukup signifikan terutama di bagian perut. Seperti yang termuat pada halaman Info Budaya, para putri keraton Jawa menggunakan tapel untuk mengembalikan kekencangan kulit perut pasca melahirkan. Tapel dibuat dengan menggunakan tepung beras, kencur, adas, pulosari, bangle, klabet, jahe, dan kayu manis. Sebelum digunakan tapel dicampur dengan menggunakan air terlebih dahulu hingga lunak, baru setelah itu ramuan tersebut dibalurkan di perut, kemudian ditutupi daun sirih dan dibebat dengan menggunakan kain atau stagen. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, biasanya perawatan ini dilakukan secara rutin selama 40 hari lamanya.

Merawat kecantikan dari dalam dengan jamu

Selain merawat kecantikan dari luar, para puteri raja-raja Jawa juga selalu mengonsumsi berbagai macam ramuan tradisional yang direbus alias jamu sebagai perawatan kecantikan dari dalam. Jamu sendiri terdiri dari beberapa jenis, yang disesuaikan dengan manfaatnya. Misalnya jamu kunir asam untuk melancarkan dan menghilangkan nyeri datang bulan, serta juga bermanfaat untuk detoksifikasi. Atau jamu kunci sirih yang dipercaya bermanfaat untuk menghilangkan masalah keputihan, menghilangkan bau badan, hingga merapatkan bagian kewanitaan. Di lansir dari halaman Kompasiana, ternyata jamu sudah ada semenjak zaman Kerajaan Hindu, lho!

Baca Juga: Mulai dari Sarang Burung Walet hingga Jade Roller, Ini 5 Rahasia Kecantikan Tradisional para Wanita Tiongkok

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓