Bolehkah Perempuan Menggunakan Produk Perawatan Kulit Pria? Begini Jawaban Dermatolog

Beauty Journal30 Okt 2019, 18:35 WIB
Makeup

Fimela.com, Jakarta Dari warna kemasan hingga nama produk yang hadir di pasaran, industri kecantikan sedikit banyak membuat generalisasi tentang produk apa yang harus digunakan perempuan dan pria. Produk-produk kecantikan yang berfokus pada kebutuhan pria biasanya sudah dilabeli dengan tulisan ‘for men’ atau dengan dominasi warna hitam dan biru. Namun, yang menjadi pertanyaan adalah, dengan adanya pemisahan produk tersebut, apakah perempuan benar-benar tidak boleh menggunakan produk kecantikan pria begitu pun sebaliknya? Nah, daripada penasaran yuk kita simak ulasan selengkapnya.

Perbedaan struktur kulit perempuan dan pria

Dilansir dari Brickell Mens Product, pria memiliki kulit yang lebih tebal 20-30% ketimbang perempuan dan pertumbuhan folikel rambut yang lebih banyak, terutama pada area wajah. Hal ini membuat pria cenderung menua lebih lama dari perempuan, karena struktur kulit yang lebih tebal sehingga membuat mereka awet muda.

Perbedaan berikutnya terletak pada kelenjar sebaceous yang merupakan penghasil minyak. Kelenjar ini lebih banyak ditemukan pada pria alih-alih perempuan, sehingga membuat kulit pria cenderung lebih banyak berminyak. Terakhir, perbedaan hormon juga mempengaruhi perbedaan kulit pria dan perempuan.

Faktor yang membuat produk kecantikan pria berbeda dengan perempuan

Pria dan perempuan
Ilustrasi pria dan perempuan/copyright shutterstock

Melihat struktur kulit pria yang menghasilkan lebih banyak minyak, kecenderungan pria untuk memiliki kulit berjerawat juga besar. Oleh karena itu, pembersih wajah perempuan dengan bahan dasar ringan mungkin tidak akan bekerja maksimal untuk kulit pria. Kulit pria membutuhkan bahan yang lebih kuat dalam pembersih wajahnya untuk deep cleansing karena struktur kulit yang tebal dan kebutuhan eksfoliasi yang lebih.

Selain faktor formula di dalamnya, yang membedakan produk kecantikan antara pria dan perempuan adalah cara pemasarannya. Menurut ahli kimia Perry Romanowski, pemasaran yang dilakukan dibuat cukup berbeda karena menyasar apa yang paling dibutuhkan pria dan apa yang dibutuhkan perempuan. Sehingga fungsi produk terlihat berbeda walaupun sebenarnya produk tersebut bisa menjadi produk unisex. Hal ini kembali lagi pada kebutuhan kulit kamu pada saat itu.

Meskipun pada dasarnya kebutuhan kulit setiap orang berbeda, produk sebenarnya tidak dipisah berdasarkan jenis kelamin, namun lebih kepada hal-hal seperti kondisi kulit, usia, lingkungan, gaya hidup, maupun genetik.

Boleh tidaknya perempuan menggunakan produk skincare pria

Pria dan perempuan
Ilustrasi pria dan perempuan/copyright shutterstock

Dilansir dari Bustle, pada dasarnya perempuan dengan kulit yang tidak terlalu sensitif bisa saja menggunakan produk pria. Tidak peduli apakah produk yang dibuat untuk pria ataupun perempuan, selama produk tersebut mampu bekerja dengan baik pada kulit dan memenuhi kebutuhan kulitmu, tentu gender tidak menjadi alasan. Namun, beda halnya dengan kamu yang memiliki kulit sensitif, tentu harus memprioritaskan produk-produk dengan klaim aman untuk kulit sensitif.

Begitu pula dengan kamu yang memiliki kulit dehidrasi, tentu butuh berfokus pada produk yang memberi hidrasi lebih. Mengingat struktur kulit pria yang mengandung banyak sebum, moisturizer untuk pria akan mengandung sedikit minyak, bahkan cenderung bekerja untuk meminimalisir produksi minyak sehingga dapat membuat kulit kamu kering.

Selain itu, dengan kelebihan kolagen yang dimiliki pria, kemungkinan produk pelembap untuk pria tidak akan bekerja dengan maksimal bagi kulit perempuan yang kerap membutuhkan hidrasi dan nutrisi lebih. Jadi, kalau memang tidak 'terpaksa' lebih baik tetap gunakan skin care kamulan kamu sehari-hari saja, ya! Eits, tapi kamu bisa juga mengajak abang atau pacar kamu untuk menjajal skin care kamu, lho!

Baca juga: 5 Perbedaan Kulit perempuan dan Pria yang Menarik untuk Diketahui

***

Fimela ingin mengajakmu untuk lebih inspiratif dan positif dengan mengikuti berbagai kelas inspiratif di Fimela Fest 2019. Yuk! daftarkan dirimu, di sini.

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓