Fimela Fest 2019: 8 Aturan Kecantikan yang Pantas Dilanggar dan Alasannya

Novi Nadya05 Nov 2019, 09:00 WIB
Tips cantik

Fimela.com, Jakarta Definisi kecantikan memunculkan berbagai aturannya sendiri, mulai dari rambut, kulit, sampai makeup. Saat membaca soal kecantikan di media massa sampai pergi ke gerai kosmetik, pasti kita akan mendapatkan aturan yang harus diikuti.

Bagimu yang bukan penggemar aturan, pasti akan selalu mencari alasan untuk melanggarnya. Melansir dari liveabout.com, ada beberapa aturan kecantikan yang pantas dilanggar dan alasannya;

1. Setop Memanjangkan Rambut Saat Usia Bertambah

Sama sekali tidak ada alasan harus memotong rambut sampai usia tertentu hanya karena para expert menyarankan begitu. Memang benar, seiring bertambahnya usia, rambut kita menjadi lebih rapuh dan tidak akan tumbuh selebat usia 25 atau 35 tahun.

Jika rambutmu dalam kondisi sangat baik dan sesuai dengan bentuk wajah, maka tetaplah memanjangkan rambut sesuai keinginan. Seperti Catherine Keener yang nampak menakjubkan dengan rambut panjangnya di usia 50-an.

 

2. Rambut Kepang Tak Pantas untuk Perempuan Usia di Atas 30 Tahun

Agnez Mo
Agnez Mo dengan gaya rambut kepang (Instagram/agnezmo)

Elle MacPherson dan Lucy Liu membuktikan jika rambut kepang dalam berbagai model tidak masalah di usia 50 tahun dan 40 tahun. Tidak ada alasan kamu berhenti mengepang rambut di atas usia 25 tahun jika merasa terlihat bagus.

 

 

3. Mahal Selalu Berarti Lebih Baik

Skincare
Ilustrasi skincare/copyright shutterstock

Berikut adalah aturan praktisnya, jangan menghabiskan uang untuk produk yang tidak bertahan di kulit. Seperti pembersih dan makeup remover karena membuang uang sia-sia.

Jika kamu ingin membeli yang lebih mahal, maka gunakan untuk produk yang akan menempel lama di kulit. Misalnya foundation atau serum yang memiliki kualitas tinggi.

 

 

4. Manicure harus selalu matching dengan Pedicure

Kuku Lebih Cantik dengan Tren Manicure 2019
Dari sentuhan floral yang feminin hingga kesan bold lewat permainan garis, semua btertuang dalam tren manicure tahun 2019. (Foto: Instagram/@Paintbucketnails)

Tidak ada alasan jari tangan dan kaki harus serasi. Fakttanya, saat ini tidak ada keharusan dan skema warna tren untuk tangan dan kaki.

 

 

5. Jangan Semprot Parfum Kecuali di Pergelangan Tangan dan di Balik Telinga

Parfum
Ilustrasi parfum/copyright shutterstock

Setiap orang memiliki aturan tentang di mana harus menyemprotkan wewangian. Jo Malone pun memberikan opsi untuk spritz parfum antara tulang selangka dan payudara, sampai rambut.

Sesungguhnya tidak ada aturan terbaik dalam menyemprot parfum. Namun pastikan tidak langsung menyemprotnya langsung ke pakaian.

 

 

6. Semakin Banyak Jerawat dan Kerutan, Semakin Banyak Riasan yang Dibutuhkan

Makeup
Ilustrasi Makeup. (Foto: Анастасия Гепп/ Pixabay)

Makeup terlalu menor untuk menyamarkan keriput dan jerawat? Foundation dan concealer hanya meresak ke kerutan namun tidak menutupinya. Sebaliknya, berusahalah untuk meratakan warna kulit dengan menggunakan primer dan foundation untuk meratakan warna kulit. 

Samarkan keriput dengan permainan eyeshadow, maskara, dan lipstik serta blush on merah muda. Sedangkan untuk jerawat, tutupi dengan concealer dengan warna yang sesuai dengan kulitmu.

 

 

 

7. Setiap Perempuan Butuh Krim Mata & Toner yang Baik

Krim Mata
Ilustrasi Krim Mata/copyright shutterstock

Tak semua perempuan butuh krim mata dan hanya pemilik kulit berminyak dan rentan bakteri yang membutuhkan toner. Namun jika kamu menyukai memakai krim mata atau toner dan merasakan hasilnya, maka teruskanlah.

Satu aturan kecantikan yang harus dipercaya yaitu keindahan sejati datang dari dalam, dari bgaimana perasaan kita tentang menjadi diri sendiri. Jika lotion dan potion membuatmu lebih baik, lakukanlah, jika tidak, berhentilah. 

 

8. Multi-Vitamin adalah Kunci Bugar dan Sehat Tiap Hari

8 Manfaat Ajaib Minyak Vitamin E untuk Perawatan Rambut Anda
Ternyata tak hanya bermanfaat untuk kulit tubuh saja, tapi minyak vitamin E juga efektif untuk perawatan rambut. (Foto: iStockphoto)

Ada laporan yang saling bertentangan tentang multi-vitamin. Sebuah artikel menyebutkan penggunaan vitamin mengurangi risiko kematian pada pria. Namun sebulan kemudia, sebuah buku menyatakan beberapa vitamin justru dapat meningkatkan risiko kematian. 

Ada dokter yang berpendapat jika kita tidak mendapatkan cukup vitamin D3 karena memakai terlalu banyak tabir surya dan ada yang mengatakan tidak ada cukup bukti bahwa suplemen vitamin D3 sebenarnya akan melindungi kita dari penyakit.

Faktanya, jika kamu makan dengan sehat, maka tubuh tidak membutuhkan vitamin. Itu berarti porsi buah, sayur, protein harus tercukupi setiap hari karena pil tidak bisa menggantikan makanan yang sebenarnya, paparan sinar, dan antioksidan. 

 

#GrowFearless with Fimela

Fimela ingin mengajak kamu untuk lebih inspiratif dan positif dengan lewat berbagai kelas menarik di Fimela Fest 2019. Yuk, daftarkan dirimu di sini!

Lanjutkan Membaca ↓