5 Kesalahan Menggunting Kuku yang Sebabkan Mudah Patah

Beauty Journal12 Nov 2019, 11:45 WIB
Kuku

Fimela.com, Jakarta Kalau biasanya kamu sudah mencurahkan fokus pada kulit wajah dan tubuh, serta rambut, coba sekarang intip kuku jari kamu, deh. Kerap diabaikan, mungkin banyak dari kamu yang berpikir bahwa selama kamu rutin memotong kuku, maka kuku kamu pun sehat. Eits, tapi itu kalau kamu menggunting kuku dengan benar, lho! Pertanyaannya, apakah kamu yakin sudah menggunting kuku dengan benar? Coba cek, apakah kamu masih melakukan beberapa kesalahan di bawah?

1. Menggunting kuku dalam keadaan basah

Meski memang kuku dalam keadaan basah lebih lunak dan mudah digunting, ternyata kebiasaan ini tidak baik untuk kesehatan kuku, lho! Kuku yang basah berisiko untuk patah atau tersobek lebih besar, sehingga berpotensi menyebabkan kuku kamu tersangkut pada pakaian dan makin rusak.

Namun, terdapat pengecualian untuk kamu pemilik kuku tebal atau untuk menggunting kuku kaki yang lebih tebal. kamu bisa menggunting kuku setelah mandi atau merendamnya terlebih dahulu, tapi tetap gunting kuku dalam keadaan kering, ya!

Baca juga: Ragam Kebiasaan yang Tak Disadari Dapat Merusak Keindahan Kuku

2. Tidak menggunakan gunting kuku yang benar

Jari Kuku
Ilustrasi Foto Jari Kuku (iStockphoto)

Tahukah kamu bahwa gunting kuku yang paling banyak dijual dan mungkin kerap kamu gunakan sehari-hari adalah pilihan alat yang paling buruk untuk menggunting kuku? Meski praktis, gunting kuku tersebut sangat cepat tumpul, sehingga justru dapat memecah kuku alih-alih mengguntingnya. Makanya terkadang kuku kamu tidak tergunting dengan rapi atau malah terasa kasar dan tajam, kan?

Meski gunting kuku ini bisa jadi pilihan mudah dan cepat, tak ada salahnya berinvestasi untuk gunting kuku yang lebih berkualitas, lho! kamu bisa mencari gunting kuku yang terbuat dari carbon stainless steel, sehingga tidak mudah tumpul dan lebih tahan lama.

3. Tidak membersihkan alat gunting kuku

Hayo, siapa yang di rumah menggunakan 1-2 gunting kuku untuk seluruh anggota rumah? Yup, gunting kuku seringkali menjadi barang yang digunakan bersama atau berganti-gantian dan mungkin cukup jarang dibersihkan. Dalam beberapa kasus, alat gunting kuku yang kotor bisa menyebabkan infeksi pada kuku atau kulit di sekitar kuku. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk membersihkan alat gunting kuku secara rutin. kamu bisa menggunakan campuran air dan alkohol untuk membersihkannya.

4. Menggunting kuku terlalu pendek atau lancip

gunting Kuku
Ilustrasi menggunting kuku/copyright shutterstock

Dilansir dari riset pada National Center for Biotechnology Information, cara menggunting kuku yang disarankan adalah dengan bentuk lurus. kamu pun perlu berhati-hati agar tidak berlebihan menggunting sisi kanan dan kiri kuku serta agar tidak mengguntingnya terlalu pendek. Cara menggunting kuku ini penting diperhatikan, terutama untuk kuku kaki yang rentan akan ingrown alias cantengan.

5. Kikir kuku

Untuk merapikan bentuk kuku yang kurang rapi atau kasar, kamu bisa menggunakan alat kikir setelah menggunting kuku. Namun, kesalahan yang sering terjadi adalah kamu menggosok kikir kuku ke kanan dan ke kiri alias bolak-balik. Padahal, menggosoknnya bolak-balik justru membuat sisi kuku menjadi kasar. Sebaiknya, gosokkkan kikir kuku ke satu arah saja, agar sisi-sisi kuku tetap lembut dan halus.

Baca juga: Waspada! Zat Kimia pada Cat Kuku Akrilik dan Gel Berpotensi Membahayakan Wajah dan Organ Intim

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓