Mitos Tentang Jerawat yang Dibantah oleh dr. Pimple Popper

Beauty Journal20 Nov 2019, 15:15 WIB
Jerawat

Fimela.com, Jakarta Jika berbicara tentang jerawat, tentu tak lepas dari nama dr. Pimple Popper, dermatologis asal California yang memiliki kanal Youtube khusus tentang masalah kulit paling umum tersebut.

Selama ini, jerawat memang menjadi salah satu isu yang paling sering dialami oleh kulit baik berminyak hingga sensitif. Berbagai lini skin care pun hadir untuk mengentaskan permasalahan ini. Namun, sayangnya cara yang digunakan seseorang tidak selalu ampuh jika diaplikasikan pada individu lainnya.

Tak hanya penggunaan skin care, problematika ini pun tentu membawa beragam mitos yang kerap dipercaya. Sebagai dokter kulit, ada beberapa mitos jerawat yang telah dibantah dr. Pimple Popper. Kira-kira apa saja, ya?

Wajah berjerawat = kotor

Bukan hal yang asing jika kamu mendengar saran untuk sering membersihkan dan mengeksfoliasi kulit wajah untuk menghindari jerawat. Namun, jerawat tidak selamanya terbentuk akibat pori-pori yang kurang bersih.

Kepada Popsugar dokter kulit bernama asli Sandra Lee ini menuturkan bahwa hormon dan genetis memiliki pengaruh yang besar dalam pertumbuhan jerawat di lapisan kulit. Saat terjadi ketidakstabilan hormon, terutama pada masa pubertas, jerawat dapat terbentuk bahkan ketika kamu rajin membersihkan wajah. Selain itu, masa-masa seperti menstruasi dan kehamilan juga dapat mengganggu keseimbangan hormon sehingga jerawat dapat tiba-tiba muncul.

Jerawat bisa dicegah dengan mengeluarkan blackheads

Jerawat
Ilustrasi jerawat/copyright shutterstock

Blackheads memang dapat menjadi salah satu sumber utama jerawat bila tidak diatasi. Akan tetapi, bukan berarti kamu bisa melakukan ekstraksi sendiri di rumah. perempuan berusia 48 ini mengungkapkan bahwa blackheads dan whiteheads memang terlihat menggoda untuk diekstraksi, namun tindakan seperti ini harusnya hanya dilakukan oleh tenaga profesional dengan alat-alat yang higienis dan terjamin.Ia menyarankan untuk menggunakan produk perawatan wajah yang tergolong aman seperti blackhead strip yang tidak akan memberikan trauma pada kulit. Sementara tindakan seperti mengekstrasi komedo dan memecahkan jerawat dapat diserahkan pada dokter kulit.

Rajin mencuci muka bisa mencegah breakout

Dokter yang mulai mengunggah konten tentang kesehatan kulit sejak tahun 2010 tersebut membagikan pengalamannya dalam menangani pasien. Salah satu kesalahan paling umum yang ia temui adalah banyak pasien yang membersihkan wajah dengan mencuci muka terlalu sering.Tindakan ini justru dapat merusak kulit dibanding memperbaiki kondisinya. Tak hanya itu, dr. Lee juga menyarankan agar kamu tidak melakukan analisis berlebihan pada kulit. Dermatolog hadir untuk melakukan itu pada kulit kamu. Penanganan pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan menggunakan produk skin care yang tepat.Sahabat Fimela bisa mengecilkan pori-pori

Kulit yang rentan berjerawat juga kerap dikaitkan dengan kondisi pori-pori yang tampak besar. Tak heran jika banyak skin care dan perawatan kulit di klinik kecantikan yang mengklaim bahwa mereka bisa mengecilkan pori-pori.

Pada kenyataannya, pendiri brand skin care SMLD ini mengemukakan bahwa tak ada yang bisa secara permanen mengubah ukuran pori-pori. Tetapi, kamu bisa meminimalisir penampakannya.

Secara alami, pori-pori dapat menampung kotoran, polusi, dan minyak. ‘Isi’ di dalam pori-pori inilah yang membuatnya melebar. Mengingat pori-pori yang juga merupakan bagian dari kulit, tak heran jika teksturnya yang elastis dapat tampak membesar saat penuh dengan kotoran.

Konsumsi makanan berminyak dapat menimbulkan jerawat

Jerawat
Ilustrasi jerawat/copyright shutterstock

Saat berjerawat, komentar pedas tentu kerap terdengar, apalagi saat kamu mengonsumsi makanan berminyak. Namun dr. Pimple Popper membantah mitos bahwa memakan hidangan berminyak dapat menyebabkan jerawat.Seperti yang dilansir melalui Harper Bazaar, dr. Lee bahkan bergurau dengan mengatakan bahwa sajian berminyak hanya dapat menimbulkan jerawat jika kamu menggosokkannya ke permukaan wajah. Karena itu kamu tidak perlu takut makan gorengan saat sedang berjerawat, ya!

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓