Simak Fakta Seputar Lipstik yang Harus Diketahui

Nabila Mecadinisa04 Feb 2020, 10:00 WIB
kepribadian berdasarkan lipstik

Fimela.com, Jakarta Lipstik memiliki keuatan tersendiri, bakan lipstik juga dapat membuat setap orang merasa lebih cantik. Terkadang, orang-orang memakai lipstik karena suatu alasan atau hanya sekadar ingin mencapai tampilan tertentu yang diinginkan.

Sebenarnya, ada penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa lipstik dapat mengubah tampilan makeup dan membuat kamu merasa lebih percaya diri. Namun, ada juga penelitian yang menunjukkan potensi bahayanya. Maka dari itu, kamu perlu mengetahui kebenarannya. Dilansir dari thelist.com, berikut fakta-fakta tentang lipstik yang wajib kamu ketahui.

Lipstik dapat membuat bibir kering

Jika kamu memiliki jenis bibir yang kering, terutama pada cuaca dingin, hindarilah penggunaan lipstik. Banyak zat kimia dalam lipstik yang dapat menarik kelembapan dari bibirmu yang sensitif. Memakai lipstik dapat membuat bibir pecah-pecah.

"Mengenakan lipstik setiap hari, khususnya lipstik berkualitas rendah yang sarat dengan bahan kimia dapat menghilangkan kelembaban bibirmu. Jika kamu memiliki bibir yang pecah-pecah, lebih baik gunakan lipbalm yang berwarna daripada lipstik," jelas Simona Mazenyte, terapis kulit dan pendiri Skin Aspirations. Konsultasikan dengan dokter kulit tentang pilihan terbaik untuk bibirmu.  

Fakta seputar lipstik yang harus diketahui

lipstik
ilustrasi lip gloss/Photo by Jakub Gorajek on Unsplash

Lipstik dapat berdampak buruk bagi tubuh dan lingkungan

Ini menyangkut berapa banyak bahan kimia yang dapat ditemukan dalam berbagai lipstik. Banyak lipstik terbuat dari petrokimia yang beracun bagi tubuh dan lingkungan. Petrokimia tingkat tinggi dalam tubuh dapat mengganggu pertumbuhan, reproduksi, pengembangan, dan kecerdasan.

"Formaldehyde yang digunakan sebagai pengawet pada lipstik adalah karsinogen yang dikenal dapat menyebabkan batuk, sesak napas, dan iritasi kulit. Kromium, karsinogen yang dikaitkan dengan tumor lambung, kadang-kadang juga ditemukan pada lipstik,” jelas Mazenyte. Maka dari itu, penting untuk membaca komposisi yang ada dalam lipstik karena kandungannya dapat terserap melalui kulit.

Banyak produk kosmetik, termasuk lipstik yang terbuat dari partikel plastik kecil. Menurut Program Aksi Global untuk Perlindungan Lingkungan Laut, potongan plastik ini membutuhkan waktu ratusan tahun untuk terurai dan tentu mencemari lautan.

Lipstik yang digunakan mungkin mengandung timbal

Berbicara tentang bahan berbahaya dalam lipstik, kamu juga harus hati-hati dengan timbal yang terkandung di dalamnya. "Ada penelitian yang menyimpulkan beberapa lipstik mengandung timbal. Timbal adalah neurotoksin yang dapat memiliki efek berbahaya pada sistem saraf," kata Hillary Kline, penata rias dan blogger kecantikan. Kamu disarankan cari lipstik alami yang meminimalkan bahan-bahan berbahaya.

"Banyak lipstik juga mengandung logam berat seperti timah, kadmium, mangan, dan aluminium. Beberapa logam berat ini dapat menimbulkan masalah kesehatan dalam jangka panjang," jelas Mazenyte.

Meski menakutkan bahwa lipstik mengandung bahan kimia, untungnya sekarang ada penelitian dan laporan tentang lipstik dengan bahan kimia dan logam yang paling banyak ditemukan di dalamnya sehingga dapat dihindari. Para ilmuwan telah mengatakan bahwa timbal dalam lipstik itu berbahaya karena bisa tertelan saat tidak sengaja menjilat bibir setelah memakainya.

Food and Drug Administration (FDA) merilis laporan yang mempelajari jumlah timbal dan logam berat dalam merek lipstik populer.

Itulah beberapa fakta nyata tentang lipstik yang mungkin belum kamu ketahui. Kamu harus berhati-hati dalam memilih lipstik. Bisa jadi lipstik yang sedang kamu gunakan mengandung bahan berbahaya. Semoga bermanfaat, Sahabat Fimela.

(Rafinda)

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓