5 Kesalahan Saat Mengaplikasikan Pewarna Kuku yang Dapat Merusaknya

Fimela Editor22 Feb 2020, 16:00 WIB
[Fimela] kuku

Fimela.com, Jakarta Kecantikan dan kesehatan kuku menjadi salah satu hal yang diperhatikan perempuan dalam menjaga penampilannya. faktanya, mengaplikasikan pewarna kuku dan mengganti warnanya hampir setiap minggu dapat menyebabkan kondisi kuku melemah. Selain itu menggunakan kutek terlalu sering juga dapat menyebabkan kekering, perubahan warna, dan bahkan kerusakan.

Dikutip dari Today Style, untuk membantu menjaga kuku tetap sehat, dan tetap bisa memolesnya dengan kutek, seorang ahli kuku Priti NYC Kim D'Amato menjelaskan 5 kesalahan yang sering dilakukan dan dapat membuat kuku rusak.

1. Mengaplikasikan kuteks setiap saat tanpa jeda

“Tangan yang terawat baik memberi kamu rasa percaya diri dan selalu indah untuk dilihat,” kata D'Amato. Melansir dari stylecaster.com sama halnya dengan manusia, kuku juga membutuhkan istirahat, tidak selalu harus dipoles. Pastikan kamu memberi waktu untuk kuku bebas dari kutek secara berkala. Kuku terbuat dari lapisan keratin mati, sehingga kuku akan melemah jika terus-menerus ditutupi dengan kutek.

2. Melupakan alas pelindung sebelum menggunakan kutek

D'Amato menyarankan, pastikan untuk mengenakan dasar pelindung yang jelas untuk menghindari sindrom kuku kuning. Kuku yang menguning dapat disebabkan oleh beberapa hal, termasuk jamur kuku, merokok, atau masalah medis. Terlalu sering memakai kutek tanpa alas juga bisa menjadi penyebab utama.

3. Penggunaan aseton

Sebagai penghapus kutek yang sering kita dengar, aseton dapat benar-benar membuat kuku menjadi kering, menyebabkan pengelupasan yang dapat meningkatkan risiko tertular infeksi kuku. Berhentilah mengandalkan penghapus kutek dengan aseton untuk menjaga kuku tetap sehat.

4. Pengelupasan kuku

Kuku yang mengelupas dapat disebabkan oleh banyak faktor berbeda, seperti kekurangan vitamin, mineral, protein, asam amino, efek samping dari pengobatan, perubahan cuaca, dan paparan bahan kimia, serta psoriasis. Tanpa disadari, kamu meningkatkan risiko kondisi kuku yang lebih buruk ketika  memilih kutek dengan kandungan peel off. Sel-sel kuku akan rusak.

 

5. Melupakan perawatan ekstra

Ilustrasi Kuku
Ilustrasi kuku (Foto: Unsplash/ Sarah Cervantes)

Mengonsumsi biotin dan vitamin dapat membantu menjaga kuku tetap sehat, kata D’Amato, seperti halnya menggunakan sarung tangan saat melakukan pekerjaan rumah tangga. Namun, tindakan menjaga kesehatan kuku perlu lebih dari sekadar meninggalkan kutek. Usahakan kuku kamu sehat dengan memotong dan menggosoknya perlahan ke satu arah, dari kutikula sampai ke ujung, lalu mengoleskan minyak di bagian bawah kuku untuk menjaga kelembapan.

Penulis: rafinda

#changemaker

Lanjutkan Membaca ↓