Laser Photorejuvenation, Cegah Penuaan Dini Terjadi pada Wajah

Anisha Saktian Putri20 Feb 2020, 11:00 WIB
Diperbarui 20 Feb 2020, 11:00 WIB
Penuaan dini/Unsplash x-SLG

Fimela.com, Jakarta Proses penuaan kulit merupakan proses alami yang masih menakutkan bagi banyak perempuan. Berbagai perawatan kulit mulai dari produk-produk yang dijual bebas di gerai kecantikan hingga produk dokter dan perawatan kulit di klinik kecantikan, memastikan bahwa setiap perempuan bisa menjalani proses penuaan tanpa khawatir.

Inovasi produk dan teknologi perawatan kulit akan membantu setiap perempuan dalam menjaga kualitas terbaik kulitnya pada setiap periode kehidupannya. Namun yang lebih dikhawatirkan perempuan dari proses penuaan adalah penuaan kulit prematur atau penuaan dini.

Perubahan pada kulit selalu disebabkan oleh faktor internal dan eksternal, termasuk penuaan kulit prematur. Penuaan kulit oleh faktor internal, antara lain mengikuti jejak genetik. Jika secara genetika normal, maka tanda-tanda penuaan baru akan terjadi pada usia 40 tahun ke atas.

Namun, stress yang juga termasuk dalam faktor internal, bisa menjadi pemicu terjadinya penuaan kulit prematur. Sementara faktor eksternal penyebab penuaan kulit adalah paparan sinar UV, radikal bebas dan polusi.

"Selain faktor internal dan eksternal penyebab penuaan kulit prematur atau dini, kolagen merupakan senyawa protein dalam tubuh yang penting dalam mendukung proses regenerasi kulit dan menjaga kulit agar kenyal dan bebas tanda penuaan seperti kerutan halus. Seiring dengan bertambahnya usia kita, produksi kolagen dalam tubuh juga ikut menurun sehingga asupan makanan yang bergizi sangat penting untuk memastikan agar jumlah kolagen yang dibutuhkan tubuh tetap terjaga. Selain itu, pemilihan skincare dan treatment yang sesuai dengan jenis dan kebutuhan kulit sangat penting untuk merawat kondisi kulit sehari-hari,” jelas dr. Norita Sembada, Head of Business Development ERHA.

Mencegah penuaan dini

Laser Photorejuvenation
Laser Photorejuvenation

Selain asupan makanan bergizi dan rangkaian perawatan kulit yang tepat, kita bisa mencapai hasil yang lebih maksimal dengan melakukan perawatan kulit di klinik dermatologi.

Dalam mengatasi problem penuaan kulit, terapi Laser Photorejuvenation bisa dilakukan. Perawatan yang tersedia di ERHA Clinic ini menggunakan teknologi laser NdYag 1064 nm yang bekerja dengan menghasilkan energi panas yang dapat memicu perbaikan struktur kulit melalui produksi kolagen baru (collagen remodeling), sehingga kulit lebih kenyal dan warna kulit lebih rata.

Selain itu, terapi ini mampu memperbaiki tekstur kulit yang kasar, mengatasi garis-garis halus, mengurangi kerutan pada kulit, serta tanda-tanda penuaan kulit lainnya, sehingga setiap sesi perawatan ERHA Laser Photorejuvenation mampu mengatasi beberapa problem penuaan kulit sekaligus, dengan aman dan efektif.

"Laser NdYag 1064 nm merupakan salah satu teknologi laser yang umum digunakan untuk peremajaan kulit," papar Ferry Budiyanto Head of Channel Marketing ERHA.

Untuk mencapai kualitas terbaik kulit, kita juga perlu memahami 3 faktor penyebab penuaan kulit yang ada dalam kurun kendali kita. Faktor yang pertama adalah menerapkan gaya hidup dan diet sehat. Hindari makanan yang tinggi gula karena gula menyebabkan jaringan kulit kaku dan kehilangan elastitasnya.

Rokok, alkohol dan kafein memiliki efek yang serupa, yaitu sama-sama menyebabkan dehidrasi sehingga kulit menjadi turun dan kehilangan bentuk. Sebaliknya, sangat dianjurkan untuk mengonsumsi buah dan sayuran yang kaya akan vitamin C. Yang kedua adalah melindungi kulit dari paparan sinar UV, radikal bebas dan polusi udara. Ketiganya berperan dalam terbentuknya pigmentasi atau noda hitam pada wajah, sehingga penting sekali untuk mengonsumsi makanan yang tinggi antioksidan dan menggunakan krim tabir surya.

Serta mengontrol dan mengatasi stres. Penelitian menunjukkan bahwa stres membuat tubuh kita lelah dan melepaskan "bahan kimia stres" ke dalam sistem kita, termasuk adrenalin, norepinefrin, dan kortisol. Bahan kimia stres ini menciptakan perubahan biologis pada tingkat sel. Berolahraga dengan rutin serta teratur melakukan meditasi, merupakan salah satu cara yang paling ampuh untuk melepaskan stres.

 

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓