Mendukung Langkah Substansial dengan 4 Rutinitas Kecantikan yang Lebih Ramah Lingkungan

Fimela Editor02 Apr 2020, 08:30 WIB
makeup

ringkasan

  • Industri kecantikan "plastik-berat" merupakan sepertiga dari ruang pembuangan sampah, karena menghasilkan lebih dari 120 miliar unit kemasan setiap tahun.
  • Penggunaan kain ini cukup mudah untuk membersihkan semua bagian wajah dengan pembersih seperti pembersih minyak dan wajah.
  • Empat orang ahli menjelaskan tentang perspektif mereka terkait perubahan apa yang dapat dilakukan seseorang dalam rutinitas kecantikan, sehingga membuatnya lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan
Lanjutkan Membaca

Fimela.com, Jakarta Ada banyak cara untuk ikut serta menjaga masa depan bumi. Sebagian besar dari kita sudah banyak yang melakukan perubahan-perubahan kecil, seperti mengurangi penggunaan sampah plastik sebagai salah satu faktor yang dapat merusak bumi. Seperti halnya penggunaan produk-produk yang dapat digunakan kembali alih-alih menggunakan produk sekali pakai, misalnya cangkir kopi yang dapat digunakan kembali, menggunakan tas jinjing saat pergi ke toko grosir, sedotan stainless, dan lain sebagainya. Jika kita sudah berkontribusi seperti contoh tersebut itu bisa membuat perubahan yang besar pada akhirnya. Tapi, ternyata tidak cukup sampai disitu. Masih banyak hal yang bisa kamu lakukan sebagai bentuk kontribusi menyelamatkan bumi. Rutinitas kecantikan, misalnya.

Pertimbangkan bagaimana cara kamu menerapkan produk apa yang disimpan, dan apa yang ada dalam produk itu sendiri. Melansir dari byrdie.com empat orang ahli menjelaskan tentang perspektif mereka terkait perubahan apa yang dapat dilakukan seseorang dalam rutinitas kecantikan, sehingga membuatnya lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan seperti empat cara berikut ini.

1. Tukar produk yang paling sering kamu gunakan dengan produk lainnya yang lebih berkelanjutan

Menurut Julie Levin, pendiri Leaf People dan ahli jamu medis, satu perubahan sederhana dan berdampak besar yang dapat kamu lakukan adalah mencari versi lokal yang lebih berkelanjutan daripada produk kecantikan lainnya.

"Carilah satu produk yang kamu gunakan setiap hari, seperti minyak wajah, serum, krim, atau sabun, yang dibuat oleh herbalis, petani, atau pengusaha lain yang menggunakan bahan-bahan dan kemasan yang bersumber dari dalam daerah atau lokal," kata Levin. Dengan perubahan ini, secara tidak langsung kamu mendukung kegiatan ekonomi lokal, serta membawa kesadaran positif tentang apa yang mampu dihasilkan dari daerah kamu. Kamu juga berpartisipasi dalam meminimasilir karbon.

2. Hanya menggunakan produk dengan wadah kaca yang dapat digunakan kembali

Tina Hedges, CEO dan pendiri LOLI Beauty, menyarankan agar setiap pembeli sadar bagaimana produk dikemas sebagai perubahan yang bisa membuat perbedaan besar.

"Pilih produk kecantikan dalam wadah kaca yang dapat digunakan kembali, waspadalah terhadap merek yang mengklaim tabung, botol, atau toples mereka terbuat dari bahan bio-degradable berbasis jagung atau gula," kata Hedges. "Ini akan berubah menjadi mikro-plastik yang akan mencemari lingkungan."

3. Mendukung merek yang berpartisipasi dalam program daur ulang

Demikian pula, Tiila Abbitt, pendiri Aether Beauty, menyarankan untuk fokus pada merek dengan kemasan yang dapat didaur ulang. Industri kecantikan "plastik-berat" merupakan sepertiga dari ruang pembuangan sampah, karena menghasilkan lebih dari 120 miliar unit kemasan setiap tahun.

"Sebagian besar dari produk-produk ini benar-benar tidak dapat didaur ulang dan hasil dari semua kemasan sekali pakai ini adalah triliunan ton sampah yang akhirnya mencemari tanah kita dan mencemari lautan. Hal itu menyebabkan bumi memiliki ruang terbatas, sehingga dengan segera sampah ini akan mulai merambah pada kehidupan kita sehari-hari, seperti pengaruhnya terhadap kehidupan laut," Abbitt menjelaskan.

Selain pemborosan, plastik menghasilkan gas yang merangkap panas saat plastik terurai di tempat pembuangan sampah dan lautan. Setelah itu melepaskan efek gas rumah kaca yang merusak lingkungan. Masalah lainnya adalah ketika plankton laut mengonsumsi lebih banyak mikroplastik, membuatnya kurang mampu melakukan pekerjaan vital mereka untuk menghilangkan karbon dioksida dari atmosfer. Artinya, jika lebih banyak karbon dioksida berarti lebih cepat untuk memanaskan planet ini.

 

4. Gunakan kain yang dapat dicuci untuk membersihkan wajah

ilustrasi produk kecantikan - makeup
ilustrasi produk kecantikan - makeup (unsplash.com/ Jake)

Penata rias selebriti Jillian Dempsey menyarankan perubahan sederhana untuk mengganti tisu kecantikan, dan kapas dengan kain yang dapat digunakan kembali dan dicuci. Perubahan kecil ini mampu membuat perbedaan besar. Selain itu, seperti yang dikatakan Dempsey, "Penggunaan kain ini cukup mudah untuk membersihkan semua bagian wajah dengan pembersih seperti pembersih minyak dan wajah."

Lakukan perubahan melalui langkah kecil diatas untuk membuat perbedaan yang besar untuk keberlangsungan bumi di masa yang akan datang. Selamat mencoba!

Penulis: Iffah

#changemaker

Lanjutkan Membaca ↓