Kulit Bermasalah dengan Jerawat, Intip Cara Pilih Sunscreen yang Tepat

Meita Fajriana27 Mei 2020, 19:30 WIB
Sunburn/sunscreen

Fimela.com, Jakarta Jerawat merupakan permasalahan kulit yang paling mengganggu, khususnya pada usia remaja. Munculnya jerawat tak jarang mempengaruhi kondisi psikologis yang membuat kamu tidak percaya diri sehingga menghambat dalam beraktivitas.

Di usia remaja harusnya menjadi waktu di mana seseorang menjadi lebih aktif dan mencoba banyak hal positif, serta banyak melakukan aktivitas di luar. Namun karena memiliki masalah jerawat, tak jarang para remaja akhirnya enggan untuk keluar rumah dikarenakan merasa tidak percaya diri.

Padahal, banyak hal seru yang bisa didapat dengan melakukan aktivitas di luar ruangan, terlebih di masa pandemi ini yang hampir semua ahli kesehatan menyarankan kita untuk berjemur. Jadi seharusnya, sinar matahari bukan lagi menjadi sesuatu yang harus dihindari oleh mereka yang berjerawat karena ditakutkan dapat memperburuk kondisi jerawat.

Faktanya, sinar matahari juga tetap dibutuhkan oleh tubuh dan tidak akan memperburuk kondisi jerawat selama pewatannya dilakukan dengan tepat. Sinar matahari atau sinar ultraviolet memiliki banyak manfaat bagi tubuh, salah satunya adalah untuk memenuhi kebutuhan vitamin D. Sinar matahari memancarkan sinar UVA dan UVB.

Meski UVA dan UVB sama-sama memberikan dampak buruk bagi kulit, sinar UVA menimbulkan dampak kerusakan yang lebih parah karena bisa menembus bagian terdalam kulit. Radiasi sinar UVA dapat menembus awan dan kaca, baik pada siang, malam, bahkan ketika cuaca sedang mendung.

Dampak sinar UVA dapat mempercepat penuaan kulit serta menyebabkan keriput dan flek hitam. Sementara sinar UVB (Ultraviolet-Burning) merupakan sinar matahari yang memiliki panjang gelombang lebih kecil dari sinar UVA. Sinar UVB tidak menembus kaca dan awan, tapi radiasinya jauh lebih kuat daripada UVB. Terkena sinar UVB sebentar saja dapat menyebabkan kulit terbakar.

Salah satu cara efektif untuk menangkal dampak buruk bagi kulit dari kedua sinar UV tersebut adalah dengan menggunakan sunscreen atau tabir surya. Namun yang perlu diperhatikan adalah, sunscreen harus digunakan sekitar 15-30 menit sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.

Hal ini untuk memaksimalkan cara kerja dari sunscreen tersebut. Dan untuk kulit berjerawat, pemilihan sunscreen harus tepat. Jika tidak, alih-alih terlindungi dari sinar matahari, malah memperparah jerawat pada wajah.

 

Sunscreen yang Tepat untuk Kulit Berjerawat

Sunscreen
Ilustrasi sunscreen. (Foto: shutterstock.com)

Untuk kasus kulit berjerawat, tidak bisa sembarang menggunakan sunscreen yang ada di pasaran. Sunscreen yang tidak tepat dapat menyebabkan penyumbatan pada pori-pori sehingga dapat menyebabkan munculnya jerawat baru. Selain itu, penggunaan sunscreen yang tidak tepat juga dapat menyebabkan iritasi pada jerawat sehingga jerawat aktif menjadi semakin meradang.

“Bagi mereka yang memiliki masalah jerawat atau kini lebih dikenal dengan sebutan Acne Fighters, masih banyak yang belum mengetahui bahwa kulit berjerawat juga perlu menggunakan sunscreen sehingga kulit tetap terlindungi dari sinar matahari. Namun yang harus diperhatikan adalah sunscreen yang digunakan memang diformulasikan khusus untuk kulit berjerawat. Harus sudah teruji klinis non-acnegenic dan non-comedogenic, seperti Acne Sun Friendly dari ERHA. Sehingga kulit tetap terlindungi dari dampak buruk sinar matahari dan juga terbebas dari jerawat.” ungkap Alisa Agustine Brand and Product Marketing Manager ERHA ACNEACT.

Erha Acne Sun Friendly merupakan Broad Spectrum Sunscreen yang diformulasikan khusus untuk kulit berjerawat dan kulit berminyak, dengan SPF 30 yang mampu melindungi kulit dari sinar UVB dan UVA.

 

Penawaran harga promo

Sunscreen untuk kulit berjerawat
Sunscreen. (Dok. Erha)

Selain itu, Acne Sun Friendly juga mengandung Zinc Gluconate dan Niacinamide sebagai untuk oil control dan anti acne untuk mengontrol produksi sebum, dan mencegah timbulnya jerawat, mengurangi kemerahan pada kulit, serta mencerahkan noda hitam di wajah dengan meningkatkan produksi kolagen.

“Sebagai perusahaan Beauty, Personal Care and Wellness di Indonesia, ERHA siap membantu konsumennya untuk tampil sempurna dengan solusi terlengkap, inovatif dan science & technology based. Dengan demikian kami secara konsisten menciptakan produk inovatif sebagai solusi yang tepat dan khusus diformulasikan untuk menyelesaikan masalah pada kulit dan rambut sehingga mendapatkan hasil yang diharapkan, khususnya dalam hal ini untuk permasalahan jerawat.” ungkap Amriel Aditya Senior Manager Public Relations PT. Erha Clinic Indonesia.

 

#changemaker

Lanjutkan Membaca ↓