Diary Fimela: Menemukan Passion dan Keseimbangan Hidup, Askarina Daniswari Dirikan Kiloalta dan Dalami Dunia Wellness

Nabila Mecadinisa16 Jan 2021, 16:00 WIB
Diperbarui 18 Jan 2021, 09:31 WIB
Askarina Daniswari

Fimela.com, Jakarta Seorang yang gigih dan tak takut mencoba hal baru, ungkapan yang sangat tepat untuk perempuan inspiratif, Askarina Daniswari. Dalam sebuah wawancara jarak jauh untuk Diary Fimela, Askarina yang akrab disapa Karin, menceritakan pengalamannya mendirikan Kiloalta dan menjadi seorang Emotional Healing Therapist.

Kiloalta adalah sebuah brand perawatan tubuh dan kulit yang tak hanya menawarkan manfaat, namun memiliki filosofi mendalam yang menjadikan brand miliknya ini semakin unggul. Kiloalta tercipta setelah Karin menjalani perjalanan karier yang panjang, melalui pengalaman hidup yang beragam, hingga akhirnya, ia mulai mencapai titik keseimbangan dalam hidupnya.

Memiliki latar belakang pendidikan di bidang seni, Karin memulai kariernya sebagai seorang produser pada tahun 2005. Kala itu, ia membuahkan karya film dengan judul 6.30. Meskipun sudah memproduksi sebuah film, dirinya tidak terpaku hanya pada satu bidang pekerjaan saja. Ia mencoba hal baru yang jauh dari latar pendidikan dan pengalaman kerja pertamanya di dunia film.

Perjalanan karier yang tidak instan

Askarina Daniswari
Karin beserta 3 perempuan hebat lainnya di balik kesuksesan Kiloalta.

Siapa sangka jika ia terjun ke dunia drilling di perusahaan milik keluarga. Meskipun pekerjaan ini jauh dari kata feminin, dan tentunya ia tidak memiliki pengalaman di bidang ini. Tapi, hal tersebut tidak membuat dirinya menyerah, justru banyak pelajaran yang ia dapatkan.

Bertahan hingga tahun 2009, Karin kembali terjun di industri film dan tergabung dalam produksi sejumlah film yaitu; Rumah Dara dan Eat Pray Love, di mana keduanya adalah film yang sukses di layar lebar. Pencapaiannya ini tak berhenti membuat drinya cukup sampai di situ saja, justru keinginannya untuk kerja di majalah mendorong dirinya untuk mencoba bidang lain di luar industri film.

"Saya pengen banget kerja di majalah, cuma saya nggak bisa nulis nggak bisa styling. Pas ada kesempatan di salah satu media,  masukin resume, interview, dan akhirnya saya bergabung sebagai Advertising Manager." Ungkapnya. Bekerja di media mulai dari tahun 2011 hingga 2013 menjadi salah satu jalan bagi dirinya untuk memiliki relasi ke industri retail fashion hingga ia berkesempatan untuk bergabung bersama PT. Graha Citra Prima yang menaungi sejumlah high brand seperti Balenciaga, Burberry, Sergio Rossi, Gucci. Kala itu, Karin menjabat posisi sebagai brand manager dari Balenciaga. 

Bertahan satu tahun, di tahun 2015 Karin mencoba bidang lain yakni bergabung dengan agensi public relation bersama Boedi Basoeki, dan tahun 2015 hingga kini, ia tergabung di Masari Group sebagai Communication Manager Hermes Indonesia.

 

Mulai tertarik dengan dunia wellness

Rangkaian produk Kiloalta
Rangkaian body oil dari Kiloalta yang dengan fungsi sesuai dengan kebutuhan masyarakat urban.

Bekerja di Industri fashion memang menjadi keinginannya. Namun berkecimpung di industri ini membuat banyak orang menilai jika industri fashion adalah ranah yang kejam, dengan stigma negatif lainnya. Hal yang dirasakan ini membuat Karin ingin menyampaikan pesan lain jika tidak semua stigma tersebut benar.

Justru, dengan bekerja di industri fashion, ia masih bisa melakukan hal yang ia suka, seperti membangun bisnis kiloalta dan menjadi seorang Emotional Healing Therapist, yang tentunya jauh dari stigma yang banyak dipikirkan orang.

Kiloalta terbentuk di tahun 2018, pada saat itu, Karin mengaku jika ia baru memiliki akun Instagram dan menjual face roller dan belum menjual produk lainnya. Namun, ia mengaku jika formulasi dari salah satu best seller produknya tercipta dari pengalamannya yang selalu memiliki masalah otot tegang di bahu dan leher.

"Awalnya karena aku punya masalah otot tegang di leher dan bahu, makanya setiap hari aku selalu pakai koyo. Cuma kan nggak mungkin terus-terusan, sampai akhirnya ada temanku kasih minyak esensial yang bisa bantu masalah ototku ini. Dan ternyata ampuh, rasanya enak, nggak seperti pakai balsem, meskipun aromanya masih kurang terlalu enak." Akunya.

Sejak saat itu, Karin mengaku mulai jatuh cinta dengan minyak esensial dan mulai mengambil kelas untuk memperdalam pengetahuannya di dunia minyak esensial dan wellness. Pengetahuannya bertambah, Karin mulai meracik formula untuk Tension Remedy di mana menggunakan paduan minyak alami mulai dari wintergreen, marjoram, cypress, rosemary, lavender, dan peppermint, bermanfaat untuk merileksasi otot-otot yang tegang, salah satu problematika masyarakat urban.

Produk kiloalta semakin beragam

Kiloalta
Deretan produk Kiloalta yang semakin variatif.

Ia mulai melakukan uji coba kepada teman-teman terdekat dan keluarga, ternyata feedback-nya sangat baik hingga akhirnya produk ini berhasil menjadi salah satu favorit dari Kiloalta. Kiloalta yang didirikan sejak tahun 2018 terus berkembang dengan deretan produk yang beragam. Menggandeng tiga kerabat lainnya, Kiloalta adalah sebuah bisnis yang dikembangkan oleh empat perempuan hebat.

Dan kini produknya semakin variatif, mulai dari Tension Remedy Body Balm, Tension Remedy Body Oil, Morning Light Body Oil, Tender Repose Body Oil, Reviving Face & Body Mist, Hydrating Face Mist, Lavender Vanilla Bath Soak, dan yang terbaru adalah Hangover Cure Aromalixir Roller dan Multipurpose Antibacterial Spray.

Selain itu, ada juga wellness tools yang beragam, dengan mengandalkan kebaikan batu alami seperti rose quartz dan amethyst. Kiloalta adalah sebuah pencapaian dari kegigihan dan perjalanan hidup Askarina yang penuh dinamika. Dengan keseimbangan jiwa dan raga yang dimilikinya, maka Kiloalta hadir sebagai penyelaras dan jawaban atas keinginan banyak orang untuk menemukan produk berbasis bahan natural, tanpa efek samping, dengan efektivitas yang jujur bagi para penggunanya.

Masih banyak rencana yang akan dibangun bersama Kiloalta

Kiloalta
Produk pertama yang dipasarkan oleh Kiloalta.

Ke depannya, Kiloalta memiliki sejumlah rencana, salah satunya membuat sebuah tempat yang bisa menjadi sanctuary di mana setiap orang bisa berbelanja dengan nyaman, menjadi tempat ‘pelarian’ yang menyenangkan, tanpa perlu merasa terhakimi, sehingga mereka bisa menjadi diri sendiri, apa adanya.

Tak hanya Kiloalta, Karin juga seorang emotional healing therapist, dan praktisi Bach Flower, yang bisa membantu banyak orang untuk melalui dan mengatasi masalah yang dihadapi melalui pendekatan wellness. Melalui akun Instagram miliknya, Askarina sering membagikan pengetahuannya di dunia wellness dengan tema menarik, yang sangat akrab dengan kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, dalam hidup tidak ada yang tidak bisa. Semua orang bisa mencapai sukses versi dirinya masing-masing, dengan kegigihan, dan kemauan untuk terus belajar.

#Elevate women

Lanjutkan Membaca ↓