5 Cara Mengetahui Skincare Cocok atau Tidak di Kulit

Nabila Mecadinisa05 Apr 2021, 14:00 WIB
Diperbarui 05 Apr 2021, 14:00 WIB
Skincare cocok atau tidak di kulit

Fimela.com, Jakarta Setiap perempuan pasti ingin kulitnya sehat dan terjaga kecantikannya. Selain mencukupi asupan nutrisi, menjaga kecantikan kulit juga bisa didapatkan dari perawatan luar menggunakan skincare

Tapi, apakah semua skincare cocok di kulit kamu? Yang harus dipahami adalah; setiap orang memiliki kulit yang berbeda-beda, baik kondisi dan juga kebutuhannya. Oleh sebab itu, pemakaian skincare tidak boleh sembarangan. 

Lalu, bagaimana cara mengetahui skincare yang dipakai cocok atau tidak? Yuk, kita cek lima langkah mudahnya, sehingga kulit bisa terjaga kecantikannya secara optimal. 

1. Lakukan test patch

Test patch penting dilakukan sebelum kamu mencoba produk apapun di kulit. Cara ini sangat mudah dilakukan dan hasilnya juga efektif memberikan signal pada kulit apakah skincare cocok atau tidak pada produk tersebut. 

Langkahnya sangat mudah, yaitu cukup dengan mengolesi produk yang akan dipakai pada area belakang kuping dan diamkan beberapa jam. Jika terjadi reaksi kemerahan, gatal, atau efek lainnya, tandanya kulit kamu tidak cocok dengan kandungan skincare dalam produk tersebut. 

2. Apakah terjadi purging?

Tanda skincare cocok atau tidak
Purging bisa menggambarkan skincare bekerja efektif atau tidak pada kulit. pexels.com/Laluna

Purging adalah proses pembersihan atau detoks pada kulit saat memakai skincare baru dengan kandungan acid seperti AHA/BHA, retinol, niacinamide, dan lain sebagainya. Di saat kamu memakai produk tersebut dan timbul jerawat, itu tandanya kulit sedang beradaptasi dan kandungan tersebut mulai bekerja. 

Saat purging terjadi, kurangi intensitas pemakaian. Jika kamu memulainya dengan pemakaian lima kali dalam satu minggu, maka coba kurangi dengan pemakaian 2 kali dalam satu minggu, di saat kulitbperlahan semakin baik, maka cobalah untuk tingkatkan pemakaian. Bila kulit semakin baik selama 1 - 3 bulan pemakaian, tandanya skincare cocok. Jika purging tak kunjung henti dan cenderung menjadi breakout, maka berhenti penggunaan produk tersebut. 

3. Stop saat breakout terjadi

Di saat  kamu mengalami breakout, di mana muncul jerawat disertai peradangan, maka cobalah untuk berhenti menggunakannya. Kandungan produk apapun bisa sebabkan breakout, apalagi prouduk dengan kandungan eksfoliasi di dalamnya. Jadi, meskipun kamu membeli skincare dengan harga fantastis, belum tentu cocok di kulit kamu. 

4. Perhatikan kondisi kulit setelah pemakaian

Skincare cocok atau tidak di kulit
Cek di sini, apakah skincare cocok atau tidak di kulit. Cantik. | pexels.com/@olly

Di saat kamu sudah memakai skincare secara rutin, tentu ada efek yang ditimbulkan. Biasanya efek skincare akan muncul setelah 28 hari. Perhatikan apa yang terjadi pada kulit. Jika tidak menimbulkan efek apapun, tandanya formula skincare tidak bekerja efektif pada kulitmu. 

5. Kenali perubahan positif pada kulit

Pemakaian skincare berguna untuk mengoptimalkan kondisi kulit. Tandanya, kulit akan berubah menjadi lebih baik. Jadi, cara yang bisa kamu lakukan untuk mengetahui skincare tersebut cocok atau tidak dengan melihat kemajuan positif di kulit. Misalnya, kulit jadi lebih cerah, jerawat perlahan membaik, dan lain sebagainya, sesuai dengan manfaat skincare yang kamu gunakan. 

 

 

 

#Elevate Women

Lanjutkan Membaca ↓