Diary Fimela: Mengenal Arik Cahya Dewi, MUA yang Sukses Membangun Bisnis di Bidang Kecantikan

Nabila Mecadinisa02 Jun 2021, 16:00 WIB
Diperbarui 02 Jun 2021, 16:00 WIB
Arik Cahya Dewi

Fimela.com, Jakarta Meski jarang terekspose, peran Makeup Artist (MUA) dalam memoles penampilan seseorang, terutama publik figur tak bisa dianggap remeh. Dari sekian banyak nama populer, Arik Cahya Dewi, seorang MUA asal Bali menjadi salah satu yang patut diperhitungkan kualitasnya.

Goresan tangan dari perempuan bernama asli Ni Ketut Arik Wijayanti ini sudah cukup populer di kalangan selebritis papan atas seperti Nagita Slavina, Raffi Ahmad, The Onsu, Ashanty, Aurel Hermansyah, dan beberapa nama lainnya. Sebagai bukti kesuksesannya, perempuan 34 tahun itu pun kini sudah memiliki beberapa lini bisnis di bidang kecantikan, bidang yang memang sudah ia minati sejak muda.

Selain berprofesi sebagai MUA, ia pun kini memiliki beberapa bisnis seperti Cahya Dewi Bali, Cahya Dewi Salon, Cahya Dewi Gown hingga Cahya Dewi Kebaya Bali. 

"Aku memulai bisnis MUA dan perjalanan bisnis dari hobi masa kecil yang suka sekali menari Bali. Jadi aku sudah tidak asing dengan dunia per make-upan meskipun belum profesional seperti saat ini," ucap Arik Cahya Dewi.

Perempuan kelahiran Badung, 3 Mei 1987 tersebut pun lantas berkisah jika keputusannya untuk terjun di bidang kecantikan berawal dari keinginannya menyeriusi minatnya tersebut usai memutuskan menikah. Beruntung, keinginannya tersebut mendapat dukungan dari orang-orang terdekat, termasuk suami dan mertuanya yang mendorong Arik untuk memiliki salon kecantikan sendiri.

 

Menekuni hobi yang menjadi profesi

Arik Cahya Dewi
Menekuni hobi yang menjadi profesi.

 

"Setelah lulus kuliah dari Jurusan Ekonomi Management Universitas Udayana, aku memutuskan menikah. Setelah memiliki anak satu, barulah aku memutuskan untuk kembali menekuni hobi makeup dengan ikut kursus salon," jelasnya.

Singkat cerita, keinginan Arik untuk memiliki salon kecantikan pun terwujud pada tahun 2014. Meski demikian, ia sudah rajin menawarkan jasa merias wajah sejak tahun 2011. Di awal kariernya sebagai MUA tersebut, Arik mengaku sama sekali tidak mematok harga. 

"Buat aku saat itu bisa mendapatkan model untuk bisa di makeup saja sudah menjadi kepuasan tersendiri," akunya.

Bermodal kepuasan customer dan hasil promosi dari mulut ke mulut, namanya pun semakin dikenal dan job-nya pun jadi bertambah banyak hingga akhirnya terbentuklah tim manajemen, hairstylist, dan terapis sendiri untuk salon pertamanya bernama Cahya Dewi Salon pada tahun 2014. 

Saat ini, Cahya Dewi Salon terus berkembang seiring popularitas yang didapatkan. Salon milik Arik tersebut menawarkan jasa makeup, bridal hingga berbagai perawatan dari kepala hingga ujung kaki. Tak hanya di Indonesia, jasa make up dari Cahya Dewi Salon saat ini sudah banyak digemari hingga ke mancanegara seperti Korea Selatan dan Singapura.

 

Terus memperdalam ilmu

Arik Cahya Dewi
Terus memperdalam ilmu di bidang kecantikan.

Meski saat ini namanya kian melejit di dunia kecantikan, Arik Cahya Dewi tidak berpuas diri. Ia terus berusaha untuk belajar dengan mengikuti berbagai kursus makeup. Alasannya, saat ini perkembangan MUA semakin berkembang sebab tingkat permintaan yang semakin tinggi.

"Sebab tren makeup terus berubah-ubah sehingga perlu terus mengikuti perkembangan dunia makeup," ujarnya.

Dalam waktu dekat Arik berencana untuk menambah cabang usahanya. Dengan usaha yang semakin sukses, Arik Cahya Dewi sangat bersyukur atas segala nikmat yang Tuhan berikan kepadanya.

#Elevate Wome

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela