7 Penyebab Kaki Pecah-Pecah dan Gejalanya

Kezia Prasetya Christvidya08 Des 2021, 11:13 WIB
Diperbarui 08 Des 2021, 13:07 WIB
kaki-kezo

Fimela.com, Jakarta Masalah kaki pecah-pecah sering dialami oleh perempuan. Kondisi ini bisa mengganggu penampilan dan membuat tidak nyaman saat beraktivitas. Kaki pecah-pecah bisa menyebabkan rasa nyeri, sakit dan kadang berdarah.

Mungkin kondisi kaki pecah-pecah ini sering dianggap sepele. Tetapi kondisi ini harus segera disadari penyebab dan gejala awalnya, agar tidak menyebabkan komplikasi penyakit berbahaya.

Secara umum, penyebab kaki pecah-pecah adalah karena kulit terlalu kering, jarang dirawat dan sering terkena bahan kimia. Namun, masih ada beberapa penyebab kaki pecah-pecah yang lainnya. Berikut penyebab kaki pecah-pecah dan gejalanya, dilansir dari Liputan6.com:

Penyebab Kaki Pecah-Pecah

kaki-kezo
ilustrasi kaki/Artem Furman/shutterstock

1. Memiliki Kondisi Medis Tertentu

Penyebab kaki pecah-pecah yang pertama, karena memiliki kondisi medis tertentu, seperti diabetes, hipotiroidisme dan malnutrisi. Penyakit ini bisa membuat kulit sangat kering dan kekurangan cairan, sehingga tumit kaki bisa terkena dampak dan teksturnya jadi pecah-pecah.

2. Sering Menggunakan Sepatu Hak Tinggi

Kalau kamu sering menggunakan sepatu hak tinggi, maka akan berisiko terkena kaki pecah-pecah. Hal ini disebabkan karena bagian kaki akan mendapatkan tekanan penuh dari tubuh saat menggunakan hak tinggi, sehingga telapak kaki yang tertekan akan mengalami pecah-pecah.

3. Perubahan Suhu Ekstrem

Kaki pecah-pecah bisa disebabkan karena perubahan suhu yang ekstrem. Saat kondisi cuaca sangat dingin, suhu udara akan sangat rendah tetapi suhu tubuh hangat. Sedangkan dicuaca yang panas, kondisi sepatu dan tubuh akan ikut memanas, sehingga kaki menjadi pecah-pecah.

4. Ukuran Sepatu Sempit

Penyebab kaki pecah-pecah yang selanjutnya, yaitu karena menggunakan sepatu yang ukurannya sempit. Apalagi jika bagian belakang sepatu terbuka, dan ada bagian tumit yang tidak terkena sepatu, maka telapak kaki akan mengeras, menebal dan jaringan lemak menumpuk, kemudian berubah menjadi pecah-pecah.

Penyebab Kaki Pecah-Pecah yang Selanjutnya

kaki-kezo
ilustrasi kaki/New Africa/shutterstock

5. Terlalu Sering Berdiri

Kebiasaan terlalu sering berdiri bisa menyebabkan kaki pecah-pecah. Karena sering berdiri juga bisa memberikan tekanan berlebih pada kaki. Apalagi jika kondisi lantai kasar dan keras, tumit kaki akan lebih mudah kasar dan pecah-pecah.

6. Psoriasis

Psoriasis adalah penyebab kaki pecah-pecah. Psoriasis merupakan peradangan pada kulit, yang menyebabkan munculnya ruam di kulit, kulit menjadi kering, bersisik dan mudah mengelupas. Penyakit ini terjadi karena seseorang mengalami autoimun yang menyerang sel tubuh.

7. Dehidrasi

Penyebab kaki pecah-pecah yang pertama, yaitu karena tubuh mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan. Dehidrasi bisa berpengaruh terhadap kulit kaki, dan menyebabkan area telapak kaki menjadi kering.

Gejala Kaki Pecah-Pecah

kaki-kezo
ilustrasi kaki bengkak/Billie/unsplash

Saat kaki mengalami pecah-pecah, gejala yang dirasakan adalah bagian tumit menjadi menebal, keras dan teksturnya menjadi kasar. Kalau bantalan tumit mengalami kondisi ini, bantalan tumit akan mengembang dan saat jalan menjadi pecah-pecah kulitnya.

Kaki pecah-pecah juga bisa menyebabkan rasa gatal, perih, panas, dan nyeri saat digunakan untuk jalan kaki. Apalagi jika kaki pecah-pecah disebabkan oleh jamur, bakteri, dan kuman.

Sebenarnya gejala ini bisa hilang seiring berjalannya waktu dan menggunakan perawatan rutin. Namun jika kondisinya tidak segera sembuh, sebaiknya langsung konsultasikan dengan dokter.

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by
What's On Fimela