Sukses

Beauty

Bakuchiol VS Retinol, Kenali Perbedaan dan Manfaatnya

Fimela.com, Jakarta Retinol mungkin salah satu kandungan paling terkenal dalam perawatan kulit, tapi itu tidak berarti bahwa retinol dimaksudkan untuk semua orang, terutama mereka yang memiliki kulit sensitif. Ada alternatif yang lembut dan diketahui bisa memberikan manfaat serupa, yaitu bakuchiol.

Bakuchiol telah mendapatkan poapularitasnya karena keserbagunaan dan tolerabilitasnya. Tidak seperti bahan aktif umum lainnya, bakuchiol umumnya bekerja pada semua jenis kulit tanpa efek samping.

Apa manfaat bakuchiol sebenarnya? Pada dasarnya, manfaat dari setiap jenis retinol adalah untuk perbaikan kulit, tapi dengan risiko iritasi yang lebih sedikit.

Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bakuchiol topikal dua kali sehari memiliki manfaat meminimalisir tampilan garis dan kerutan yang signifikan, pigmentasi, elastisitas, dan kekencangan. Dilansir dari bustle.com, berikut ini perbedaan antara retinol dan bakuchiol, serta manfaat masing-masing kandungan.

 

Perbedaan antara bakuchiol dan retinol

Baik bakuchiol dan retinol dikenal untuk meningkatkan dan mengatur pergantian sel, alias membantu menghilangkan sel-sel kulit mati, untuk memberi ruang bagi sel-sel yang baru, tapi dalam cara yang berbeda. Pertama, bakuchiol berasal dari tumbuhan, sedangkan retinol dan retinoid berasal dari vitamin A.

Bakuchiol berasal dari biji Psoralea corylifolia, juga dikenal sebagai tanaman babchi yang telah digunakan dalam Ayurveda dan pengobatan timur selama berabad-abad. Ini sebabnya bakuchiol sering disebut sebagai alternatif nabati untuk retinol.

Bakuchiol juga terbukti lebih lembut di kulit, sehingga cocok untuk semua jenis kulit, termasuk yang paling sensitif. Bakuchiol adalah pilihan bagus untuk orang-orang yang kulitnya tidak toleran terhadap retinol, karena berpotensi menyebabkan kekeringan, kemerahan, mengelupas, dan terbakar, efek samping yang jarang dilaporkan dengan bakuchiol.

 

Perbedaan antara bakuchiol dan retinol

Namun terlepas dari sifatnya yang lembut, beberapa penelitian menunjukkan bahwa bakuchiol mampu menangani kondisi yang sama seperti retinol, termasuk jerawat. Ini karena sifat anti bakteri dan anti inflamasinya, serta kemampuannya untuk mengecilkan pori-pori

Tidak seperti retinol, bakuchiol tidak terdegradasi oleh paparan sinar matahari. Karena kurangnya masalah fotostabilitas bakuchiol, bahan ini bisa digunakan baik pada siang maupun malam hari.

Sedangkan retinol sering direkomendasikan untuk digunakan hanya pada malam hari, untuk menghindari degradasi sinar matahari dan potensi sensitivitas kulit. Bakuchiol adalah zat seperti retinol yang memengaruhi reseptor retinol di kulit untuk menghasilkan perubahan anti penuaan yang mirip dengan retinoid.

Jika kamu memiliki kulit yang sangat toleran dan menginginkan hasil yang lebih dramatis, gunakan retinoid daripada bakuchiol. Retinoid seperti tretinoin, efektif untuk merawat kulit yang rentan berjerawat dan mencegah penuaan, memberikan hasil lebih cepat.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading