5 Penyebab Pori-Pori Besar dan Produk yang Perlu Kamu Hindari

Vania Al kautsar07 Jul 2022, 10:35 WIB
Diperbarui 07 Jul 2022, 10:40 WIB
wajah - vania

Fimela.com, Jakarta Pori-pori merupakan lubang kecil yang terdapat pada kulit, hal ini biasanya dihasilkan oleh keringat dan sebum untuk mencapai kepermukaan kulit. Seseorang yang memiliki pori-pori besar terkadang akan terlihat jelas dengan mata telanjang.

Ukuran pori-pori pada setiap orang tentu bersifat genetik akan tetapi produksi sebum atau minyak yang berlebihan terkadang akan menampakkan pori-pori besar pada wajah. Pori-pori yang besar terkadang justru akan menambahkan banyak minyak yang bergabung dengan kotoran kulit sehingga mengakibatkan penyumbatan.

Ketika kamu memiliki tipe kulit dengan berminyak terkadang akan memiliki pori-pori yang membesar, sayangnya pori-pori yang besar terkadang dapat membuat wajah terlihat kusam bahkan tidak sehat. Berikut beberapa penyebab pori-pori besar yang perlu kamu tahu:

1. Faktor Genetik

Wajah - Vania
Ilustrasi Wajah/https://www.shutterstock.com/Keisuke_N

Faktor genetik merupakan salah satu penyebab yang paling sering terjadi pada beberapa orang yang memiliki ukuran pori-pori yang besar, jika orang tua atau kakek nenekmu memiliki pori-pori yang besar bisa jadi kamu akan memilikinya.

2. Peningkatan Produksi Sebum

[Fimela] Pori-Pori Wajah
Ilsutrasi pori-pori wajah | unsplash.com

Penyebab utama pori-pori membesar dapat disebabkan oleh produksi sebum yang berlebihan, setiap pori-pori yang kita miliki tentu mengandung kelenjar sebaceous (minyak) yang dapat mengeluarkan sebum. Ketika kelenjar sebaceous menghasilkan minyak berlebih, tentu akan menghasilkan kulit yang berminyak.

3. Usia

Menopause - Vania
Ilustrasi Menopause/https://unsplash.com/Edward Cisneros

Seiring bertambahnya usia tentu kita akan mengalami beberapa perubahan terutama kulit, tentu akan membuat seseorang kehilangan elastisitasnya dan membuat pori-pori terlihat besar. Pori-pori yang membesar adalah salah satu bagian alami dari proses penuaan pada seseorang, karena produksi kolagen di kulit yang mulai berkurang dan membuat kulit tidak kencang lagi.

4. Paparan Sinar Matahari

Sinar Matahari - Vania
Ilustrasi Sinar Matahari/https://www.shutterstock.com/anastasiya parfenyuk

Iklim lembab dan peningkatan paparan sinar matahari ternyata dapat mengurangi kolagen di dalam kulit, hal ini juga dapat menyebabkan kerutan dan pori-pori besar. Selain itu produksi kolagen sangat penting karena dapat membuat kulit menjadi lebih kencang dan sehat.

5. Folikel Rambut Besar

Rambut - Vania
Ilustrasi Rambut/https://unsplash.com/Element5 Digital

Setiap rambut tentu memiliki folikel dan setiap folikel rambut akan ditempatkan di bawah pori-pori. Pori-pori oada dasarnya akan membuka folikel rambut dan membuatnya membesar.

Produk yang Harus Dihindari

Tuntaskan Masalah Komedo dengan Masker Spirulina
Ilustrasi membersihkan wajah dari komedo dengan masker spirulina (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Saat kamu memiliki pori-pori yang besar pada wajah maka perlu menghindari produk yang berminyak dan dapat menyebabkan pori-pori tersumbat. Hindari juga berbagai produk yang dapat mengeringkan dan mengiritasi kulit karena dapat menyebabkan produksi sebum berlebih, berikut beberapa produk yang perlu kamu hindari:

  • Sabun batang untuk cuci muka.
  • Scrub yang keras.
  • Krim yang mengandung minyak.

Nah, itulah beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang penyumbatan kotoran dan menyebabkan pori-pori membesar. Selain itu kamu juga perlu menggunakan beberapa produk perawatan yang tepat dan sesuai dengan kondisi masalah wajah yang kamu hadapi.

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela