Didikan Orangtua Buat Febby Rastanty Punya Jiwa Kompetitif di Bidang Akademis

Rivan Yuristiawan29 Jul 2021, 12:24 WIB
Diperbarui 05 Agu 2021, 11:54 WIB
Febby Rastanty (https://www.instagram.com/p/CQTHUW-nMRJ/?utm_medium=copy_link)

Fimela.com, Jakarta Febby Rastanty mengungkap pentingnya peran orangtua dalam membentuk karakternya seperti sekarang. Salah satu yang ia syukuri adalah jiwa kompetitif yang ditanamkan orangtuanya sejak kecil, terutama dalam urusan akademis. Diketahui, Febby berhasil lulus dengan status Cum Laude dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia beberapa waktu lalu.

Menurutnya, hal tersebut tak terlepas dari dukungan ayah dan bundanya sejak dulu. Ia mengaku sejak kecil diajarkan untuk mencintai pelajaran di sekolah tanpa adanya tuntutan untuk mendapat nilai yang sempurna.

"Aku diajarin sama papa sama mama dari kecil untuk mencintai pelajaran, nggak cuma 'Febby sekolah ya, nilainya yang bagus'. Tapi juga buat suka sama belajarnya. Karena mama papaku sebenarnya bukan berasal dari background pendidikannya tinggi, itu yang mendorong mereka untuk bikin aku harus pendidikan tinggi, pendidikan itu harus diraih setinggi mungkin, harus kuliah, kalau bisa sampai S2," ungkap Febby Rastanty.

Ingin Lebih Pintar dari Orangtua

FOTO: Gaya Febby Rastanty Pakai Outfit Off Shoulder, Tampil Feminin
Febby Rastanty. (Liputan6.com/IG/febbyrastanty)

Lebih lanjut, perempuan yang sempat tergabung dalam sebuah grup girlband itu menuturkan jika ajaran sang ayah sejak SD membuatnya memiliki jiwa kompetitif. Sejak dulu, ia dipacu untuk selalu bisa lebih pintar dari ayahnya.

"Aku dari SD diajarin sama papa, jadi kayak ada kompetitif, aku harus lebih pinter dari papa, 'kok papa bisa sih?', aku pengin juga bagus di mata papa, dipuji papa. Karena aku kompetitif, aku kayak makin ke-trigger lagi jadi lebih pinter, lebih pinter, lebih pinter," paparnya.

Senang dengan Achievment

FOTO: Gaya Febby Rastanty Pakai Outfit Off Shoulder, Tampil Feminin
Febby Rastanty. (Liputan6.com/IG/febbyrastanty)

Terlebih, Febby mengaku memiliki kepuasan tersendiri jika disebut pintar berkat hasil usahanya. Bukan karena hadiah yang dijanjikan, achievment yang dimaksud Febby adalah keberhasilannya mencapai target tertentu dalam bidang akademis.

"Ketika ada yang bilang aku pintar, ketika aku bisa dapat nilai bagus, puas. Orangtuaku nhgak pernah ngejanjiin aku, 'Ka, kalau rangking 1 dapat ini ya', nggak pernah kayak gitu, makanya aku nggak pernah ngejar itu untuk hadiah. Nilainya dan aku bisa masuk ke Universitas bagus, itu udah reward buat aku," tandas Febby.

Saksikan Video Menarik Berikut

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela