Kekurangan Sistem Pendidikan di Indonesia Menurut Febby Rastanty

Rivan Yuristiawan29 Jul 2021, 15:24 WIB
Diperbarui 05 Agu 2021, 11:54 WIB
FOTO: Gaya Febby Rastanty Pakai Outfit Off Shoulder, Tampil Feminin

Fimela.com, Jakarta Febby Rastanty menyinggung tentang sistem pendidikan di Indonesia yang menurutnya kurang pas. Setidaknya, hal tersebut berdasarkan apa yang dialaminya selama masa sekolah dulu.

Hal itu diulas Febby saat berbincang dengan Cinta Laura Kiehl di YouTube channel Puella ID. Baginya, pendidikan berbasis nilai kurang pas diterapkan di era modern seperti sekarang.

"Satu hal yan menurut aku kurang dari sistem pendidikan di Indonesia, at least dari apa yang aku jalanin, aku belajar di sekolah negeri, dinilainya ya udah berdasarkan nilai ujian," ungkapnya. "Sebenernya ujian bisa nyontek, setelah ujian ditanya, 'ngerti nggak?, nggak'," lanjut Febby Rastanty.

Pengalaman Hidup

Febby Rastanty
Febby Rastanty. (Foto:Instagram/febbyrastanty).

Bukan tanpa alasan, hal tersebut dikemukakan Febby berdasarkan pengamatannya. Menurutnya, memiliki nilai yang baik secara akademis tak menjamin hidup seseorang bisa lebih baik. Bahkan, ia mengaku kerap menemukan banyak pelajaran berharga tentang hidup dari mereka yang secara akademis tak mentereng dari segi prestasi.

"Aku banyak menyaksikan orang-orang di sekitar aku yang nilainya bagus tapi ternyata arah hidupnya tidak positif, jalan pikirannya sempit. Misalnya aku nilainya bagus, terus aku ngobrol sama orang yang nilainya kurang, tapi ternyata dia bisa inspire aku jauh lebih dari aku bisa inspire dia. Banyak banget hal yang dipelajarin di dunia ini daripada sekadar apa yang ada di sekolah," paparnya.

Hal yang Harus Ditambahkan

Febby Rastanty (https://www.instagram.com/p/CQTHUW-nMRJ/?utm_medium=copy_link)
Febby Rastanty. (https://www.instagram.com/p/CQTHUW-nMRJ/?utm_medium=copy_link)

Dan Febby pun menganggap pentingnya pendidikan ilmu sosial yang lebih luas cakupannya ketimbang apa yang sudah dipraktekkan di sekolah. Menurutnya, kemampuan bersosialisasi penting untuk membangun mental seorang peserta didik untuk turun ke masyarakat saat dewasa nanti.

"Social skills sih, kayak komunikasi, leadership. Aku banyak liat contoh orang yang social skill-nya oke tapi nilai akademiknya biasa-biasa aja, their doing very well in their life, jadi aku ngerasa social skills penting sih untuk diajarin (di sekolah)," tandas Febby Rastanty.

Saksikan Video Menarik Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓
What's On Fimela