9 Trend Fashion Ciptaan Marc Jacobs Selama di Louis Vuitton

Fimela04 Okt 2013, 11:00 WIB

Next

Stephen Sprouse for Louis Vuitton

Kolaborasi Marc dengan artis Stephen Sprouse menghasilkan koleksi tas dengan monogram neon iconic yang menarik. Koleksi yang muncul di runway spring 2001 itu banyak muncul tiruannya.

 

 

 

 

 

 

 

Next

Takashi Murakami for Louis Vuitton

 

Satin, Takashi Murakami, dan warna-warna permen adalah keywords kreasi Marc untuk Louis Vuitton berikutnya. Muncul di spring 2003, dress satin dengan warna-warna permen meriah serta collaboration bags yang juga laris. Both collaboration, with Sprouse and Murakami went cult.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Next

Lily Cole, Louis Vuitton

 

Tartan sudah populer saat Marc memunculkannya di runway Louis Vuitton, fall 2004. Show itu dibuka oleh Lily Cole yang saat itu masih berusia 16 tahun.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Next

Christina Ricci for Louis Vuitton

 

Marc memulai tradisi set megah bagi setiap show Louis Vuitton. You will remember every runway set he’s done. Dengan tema sirkus yang masih diingat siapapun hingga kini, koleksi spring 2005 memunculkan Christina Ricci yang saat itu menjadi wajah brand tersebut di runway. And she’s that petite.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Next

Louis Vuitton, Spring 2010

 

Spring 2010 menandakan Louis Vuitton yang muncul dengan napas muda yang playful. Marc membuat semua model di runway mengenakan wig afro berukuran raksasa. Mengingat citra brand ini yang begitu klasik, memang agak susah membayangkannya merengkuh pasar berusia lebih muda.

 

 

 

 

 

 

Next

Louis Vuitton, spring 2011

 

Sebelum print kepala hewan populer akhir-akhir ini, before sweatshirt with tiger head was a big hit, Marc memunculkannya di runway Louis Vuitton, spring 2011.

 

 

 

 

 

 

 

 

Next

Louis Vuitton, Fall 2012

 

Speaking about grand, nuansa romantis dan nostalgia memenuhi udara di runway autumn 2012. Runway yang lengkap dengan kereta api yang dibuat khusus, serta porter-porter palsu yang membawakan tas para model. It was picturesque and memorable.

 

 

Next

Yayoi Kusama for Louis Vuitton

 

Kembali menggandeng seniman internasional, Marc bersama Yayoi Kusama merilis koleksi yang dipenuhi polkadot putih berlatar merah. Tas, ready-to-wear collections, sampai seni instalasi yang nampaknya sudah laris menjadi collectors’ items di seluruh dunia.

 

 

Next

Louis Vuitton, Spring 2013

 

Spring 2013 menjadi momen tak terlupakan lain, high note berikutnya Marc untuk Louis Vuitton. Model-model didandani ala boneka, berjalan sepasang, kental dengan nuansa 60-an. Kehadiran eskalator raksasa, motif kotak-kotak yang kami lihat hampir di semua spread majalah fashion, membuat koleksi ini begitu klasik.

 

Lanjutkan Membaca ↓