Tren Warna Akhir Tahun 2018 dari UNIQLO U, Arahan Christophe Lemaire

Meita Fajriana13 Agu 2018, 17:45 WIB
Tren fashion dari Jepang

Jakarta Industri fashion semakin berkembang, tidak hanya terlihat dari desain yang namun juga material yang nyaman. Hal ini yang diusung oleh brand retail asal Jepang, Uniqlo. Mengawinkan desain dengan fokus pada gaya hidup dan kenyamanan, brand fashion ini memperkenalkan koleksi Uniqlo U Musim Gugur/Musim Dingin 2018.

Koleksi terbaru ini akan menghadirkan palet warna yang akan menjadi tren fashion di akhir tahun 2018. Diluncurkan pada bulan September dan Oktober 2018 ini, koleksi ini mewakili komitmen UNIQLO untuk menciptakan masa depan di mana fashion bukan hanya bicara desain, tapi juga kenyamanan.

Tim desain Uniqlo U dipimpin oleh Christophe Lemaire di Pusat R&D UNIQLO Paris, secara konsisten mengembangkan ide-ide terdepannya untuk desain, pola, perkembangan bahan pakaian, dan teknik jahit untuk Uniqlo U.

 

Koleksi fashion Uniqlo hadirkan tren warna 2018

Tren fashion dari Jepang
Berikut tren warna 2018 dari brand fashion retail asal Jepang, Uniqlo. (Foto: Dok. Uniqlo)

Sejak debutnya dua tahun yang lalu, koleksi andalan Lemaire untuk UNIQLO menjadi semakin menarik. Dengan inovasi yang bertransformasi menjadi produk-produk bergaya modern, dan mengutamakan material yang nyaman. Koleksi terbaru ini menampilkan palet warna musim gugur dan musim dingin yang cerah dengan volume yang khas.

Warna merah dan fuchsia terang sebagai aksen dan membawa nuansa hangat, sekaligus menandakan datangnya musim gugur yang diikuti suhu dingin. Desain untuk musim ini menekankan volume, melalui lengan bergaya dolman pada jaket bulu untuk perempuan dan siluet boxy pada jaket bulu untuk laki-laki.

 

Koleksi fashion Uniqlo hadirkan tren warna 2018

Tren fashion dari Jepang
Berikut tren warna 2018 dari brand fashion retail asal Jepang, Uniqlo. (Foto: Dok. Uniqlo)

Koleksi perempuan memberikan kenyamanan dan kepercayaan diri, sementara koleksi laki-laki menunjukkan gaya kasual. Koleksi Uniqlo U ini terdiri dari mantel Blocktech anti air dan tahan angin untuk laki-laki dan perempuan. Mantel untuk perempuan dirancang untuk menyerap kelembapan pada saat memakainya dan memiliki tudung snap-on, dengan celah pada hem yang meningkatkan kenyamanan saat sedang berjalan maupun duduk.

Koleksi musim ini juga akan menampilkan rajutan 3D, menggunakan teknologi lanjutan dari Wholegarment untuk siluet yang indah serta nyaman. Terdapat dua gaun dan tiga desain sweater untuk perempuan pada koleksi ini. Teknik pemintalan khusus ini menghasilkan tampilan tekstur pada koleksi sweater. Terdapat juga sweater rajut dengan gaya vintage.

Lanjutkan Membaca ↓