Karya Kolaborasi Seni dan Fashion Tanpa Batas yang Sarat Akan Makna

Adinda Tri Wardhani01 Jan 2019, 14:03 WIB
Karya Seni

Fimela.com, Jakarta Bermacam-macam karya seni dalam beragam bentuk bisa dinikmati dengan banyak cara. Tak hanya dapat dinikmati dengan cara dipandang, dirasakan, atau diraba namun kini sebuah karya seni juga bersifat fungsional.

Kala Studio, adalah sebuah clothing brand yang ingin menginterpretasikan beragam karya seni dalam wujud busana dan aksesori. Berawal dari ketertarikan tiga orang pendirinya, Vina Ameilya, Adinda Tri Wardhani, dan Karina Mahendra dalam dunia fashion dan seni, lahirlah Kala Studio di awal September 2018 dengan delapan karya kolaborasi.

Kala Studio yang memposisikan dirinya sebagai salah satu wadah baru bagi seniman untuk berkolaborasi dan berkarya bersama. Beragam karya unik dan berbeda diharapkan dapat memperkaya industri fashion dan seni tanah air. 

"Eksplorasi sebuah imaginasi seni tanpa batas menjadi konsep utama Kala Studio. Tak hanya itu, berkolaborasi dengan seniman lokal Indonesia menjadi visi yang mulia untuk memajukan karya anak bangsa di mata dunia", jelas Karina Mahendra salah satu co-founder Kala Studio dalam rilis yang diterima tim Fimela.com pada Selasa (1/1/2019).

 

Metamorphosis

Kolaborasi Seni dan Fashion Tanpa Batas
Karya foto Shadototo Prasetio dalam karya kolaborasi bersama Kala Studio (Foto: dokumen Kala Studio)
Kolaborasi Seni dan Fashion Tanpa Batas
Motif ilustrasi karya kolaborasi Stacia Hadiutomo dan Kala Studio (Foto: dokumen Kala Studio)

Sebuah perjalanan transformasi emosi yang direfleksikan melalui bunga menjadi garis besar dan tema koleksi "Metamorphosis". Setiap motif bunga dan foto yang ada memiliki karekter yang kuat dan unik.

Sebanyak delapan karya seni tertuang dalam bentuk T-shirt dan kemeja. Untuk koleksi ini Kala Studio berkolaborasi dengan dua orang seniman, Shadtoto Prasetio dan Stacia Hadiutomo.

Fotografer muda Indonesia ternama, Shadototo Prasetio menuangkan beragam gejolak emosi seorang manusia dalam empat buah karya seni foto.

"Unspoken”, “Adolescents”, “Hidden Agenda”, dan “Blinded and beyond” menjadi 4 karya apik yang penuh makna.

Sedangkan empat motif ilustrasi bunga karya ilustrator Stacia Hadiutomo, mencerminkan ekspresi hati nurani seseorang, dengan melihat perumpamaan keindahan kuntum-kuntum bunga saat kelopaknya mekar dan merekah.

“Efflorescent”, “Fullfilled”, “Overjoyed”, dan “Fascinated” menjadi empat buah corak atraktif yang hidup dan berbicara.

Keseluruhan koleksi busana sudah dapat dilihat dan dipesan melalui akun instagram @k.a.l.a_studio.

Kolaborasi Seni dan Fashion Tanpa Batas
Karya foto Shadototo Prasetio dalam karya kolaborasi bersama Kala Studio (Foto: dokumen Kala Studio)
Kolaborasi Seni dan Fashion Tanpa Batas
Karya foto Shadototo Prasetio dalam karya kolaborasi bersama Kala Studio (Foto: dokumen Kala Studio)
Kolaborasi Seni dan Fashion Tanpa Batas
Motif ilustrasi karya kolaborasi Stacia Hadiutomo dan Kala Studio (Foto: dokumen Kala Studio)
Lanjutkan Membaca ↓