Blazer Colorful Versace Taylor Swift di VMA MTV 2019, Mengandung Makna Politis?

Vinsensia Dianawanti27 Agu 2019, 16:30 WIB
Taylor Swift

Fimela.com, Jakarta Taylor Swift berhasil memenangkan piala MTV Video Music Awards 2019 dengan kategori Video of The Year, Video For Good, dan Best Visual Effect. Perhatian publik pun tersorot bukan hanya pada borongan piala yang dibawa Taylor Swift, melainkan juga blazer colorful yang ia kenakan untuk menghadiri MTV Video Awards 2019.

Blazer dari Versace ini digunakan Taylor Swift sejak sesi Red Carpet hingga penampilannya di panggung MTV Video Music Awards 2019 sebagai penampilan pembuka. Dengan aksen bahu yang tegas, blazer ini dipadukan dengan sepatu boot hitam setinggi paha serta anting-anting berwarna zamrud. Sebuah bustier sequin pink dipilih untuk menyamakan salah satu motif pada blazer Versace.

Secara keseluruhan, Taylor Swift tampil begitu meriah, stylish, namun tidak berlebihan. Rupanya blazer yang dikenakan penyanyi bernama lengkap Taylor Alison Swift ini lebih dari sekadar item fashion. Terdapat sebuah pesan politis yang menyelimuti blazer tersebut. Benarkah demikian?

 

Makna politis dari gambar peniti

Makna Politis di Balik Blazer Colorful Taylor Swift di VMA MTV 2019
Intip makna politis yang tersirat melalui blazer colorful Taylor Swift (Foto: Splashnews)

Jika blazer colorful Taylor Swift dilihat lebih dekat, terdapat beberapa gambar peniti sebagai salah satu motif yang terselip pada blazer tersebut. Simbol peniti ini memang menjadi salah satu simbol ikonik lawas dari Versace yang kerap digunakan koleksi busana yang ia rancang.

Hanya saja, banyak orang menganggap peniti ini dianggap sebagai simbol protes terhadap pemerintahan Trump setelah pemilihannya pada 2016, mengutip dari Harpersbazaar pada Selasa (28/8/2019). Terlebih,Taytay memberikan pidato yang cenderung menyerang gedung putih setelah menerima piala MTTV Video Music Awards 2019.

 Setelah pemilihan Donald Trump, kekhawatiran tumbuh akan munculnya segmen fisik maupun emosional yang menyerang minoritas, imigran, perempuan dan anggota komunitas LGBT. Sebagai bentuk dukungan, sejumlah kelompok orang di seluruh Amerika menempelkan peniti pada kerah, kemeja, dan pakaian mereka. Untuk menandakan bahwa orang tersebut bersedia membeli kaum minoritas.

Meski tampilan ini cukup populer di kalangan penentang administrasi Trump, Taylor Swift maupun Versace sendiri belum berkomentar soal blazer colorful yang dikenakannya.

Simak video berikut ini

#GrowFearless with Fimela

Lanjutkan Membaca ↓