Mengenal Sustainable Material yang Hadir dalam Koleksi H&M

Zaki Baldan20 Sep 2019, 15:28 WIB
Mengenal Sustainable Material yang Hadir dalam Koleksi H&M

Fimela.com, Jakarta Fashion lovers mana sih yang nggak kenal H&M? Brand fashion yang dikenal melahirkan berbagai items dan tren kekinian ini memang termasuk yang jadi favorit untuk melengkapi style milenial masa kini. Nah, tahu nggak sih kalau H&M kini tengah gencar menggalakan program Sustainability dengan misi menyelamatkan lingkungan?

Yup, target jangka panjangnya di tahun 2030 nanti semua koleksi H&M akan menggunakan sustainably material yang berkualitas dengan harga terbaik. Yuk, kenalan dulu dengan material yang mendukung misi cinta lingkungan ini!

Cotton

Mengenal Sustainable Material yang Hadir dalam Koleksi H&M
© H&M

Ini dia bahan yang paling sering digunakan H&M. Cotton atau katun memang memiliki tekstur lembut, nyaman, dan bisa dikreasikan menjadi beragam fashion items. Namun tahukah kamu kalau pembuatannya memerlukan banyak sekali air? Padahal terkadang masih banyak petani katun yang pendapatannya masih tak stabil. H&M menargetkan agar bahan yang satu ini dapat masuk ke dalam sustainably sourced mereka di tahun 2020 nanti.

Lyocell

Mengenal Sustainable Material yang Hadir dalam Koleksi H&M
© H&M

Tahukah kamu kalau lyocell adalah bahan yang terbuat dari serat selulosa pohon? Proses pembuatannya tak memerlukan pengairan atau pestisida dalam jumlah besar. Lyocell juga dikenal sebagai material yang dapat diperbarui serta lebih dapat bertahan ketimbang cotton. H&M sendiri seringnya menggunakan Lyocell bermerek TENCEL™ yang diproduksi secara tertutup.

Recycled Polyester

Mengenal Sustainable Material yang Hadir dalam Koleksi H&M
© H&M

Polyester termasuk salah satu bahan yang paling sering digunakan di seluruh dunia. Biasanya dipakai untuk memproduksi baju-baju olahraga. Namun yang dipakai oleh H&M bukan Polyester biasa, melainkan recycled polyester yang lebih kuat dan nyaman saat dijadikan material pakaian. Pembuatannya menggunakan limbah plastik seperti botol PET. Ini tentu menjadi cara brilian agar limbah plastik tak berakhir tanpa guna hanya di tempat pembuangan akhir.

Recycled Wool

Mengenal Sustainable Material yang Hadir dalam Koleksi H&M
© H&M

Wool diketahui sebagai bahan yang sangat ideal untuk memproduksi pakaian-pakaian tebal. Namun berbeda dari biasanya, H&M lebih memilih untuk menggunakan recycled wool yang berasal dari limbah yang dikumpulkan dari Garment Collecting atau pengumpulan sisa limbah garmen. Dengan cara ini, H&M jadi dapat lebih menghemat bahan mentah dan mengurangi pembuangan bahan tekstil yang sebenarnya masih bisa diolah kembali. Recycled wool bisa Sahabat Fimela temukan di beberapa produk seperti sweater rajutan, topi, sarung tangan, dan syal.

Organic Linen

Mengenal Sustainable Material yang Hadir dalam Koleksi H&M
© H&M

Linen merupakan bahan yang dikenal punya keindahan dan tahan lama. Terbuat dari tanaman rami, linen organik yang digunakan oleh H&M berasal dari flora yang ditanam alami tanpa pestisida atau pupuk. Dengan begitu kesehatan petani dan lingkungannya dapat selalu terjaga. Meski begitu, kualitas linen produk-produk H&M berbahan linen tak kalah berkualitas dibandingkan dengan linen konvensional. Bisa kamu buktikan sendiri, deh!

Organic Silk

Mengenal Sustainable Material yang Hadir dalam Koleksi H&M
© H&M

Siapa yang tak mengakui betapa nyamannya sutera saat digunakan sebagai bahan pakaian? Yang menarik, H&M menggunakan Organic Silk, diambil dari ulat sutera yang hidup di pohon mulberry. Menariknya flora tempat habitat ulat tersebut ditanam dengan ramah lingkungan dan menggunakan teknik pertanian yang alami. Masalah kualitas tak perlu diragukan lagi, sama aja kok kalau dibandingkan dengan sutra konvensional.

Menarik sekali bukan, konsep Sustainable Fashion yang diusung oleh H&M? Makanya jangan ketinggalan buat turut berpartisipasi di movement ini. Caranya, kamu bisa mengirimkan donasi pakaian H&M milikmu yang udah nggak kepakai ke Garment Collecting Box di toko-toko H&M. Namun perhatikan ya Sahabat Fimela, ada tiga kotak yang disediakan. Pertama ada Re-wear untuk pakaian yang nanti bakal dijual sebagai secondhand clothes, Reuse di mana bajumu bakal diolah jadi produk lain, dan Recycle yang akan mendaur ulang bajumu jadi produk baru.

Program ini bisa kamu ikuti di beberapa H&M store terpilih seperti Gandaria City, Grand Indonesia, Pondok Indah Mall, Kota Kasablanka, dan Kuta Beach Walk Bali. Bagi yang memberikan dukungan nyata terhadap sustainable fashion lewat donasi pakaian ini berhak memperoleh 1 voucher tiap penukaran 1 tas pakaian donasi. Voucher ini nanti bisa di-redeem di H&M store di seluruh Indonesia.

Jangan ngaku jadi fashion lover kalau masih belum menunjukkan rasa peduli terhadap lingkungan. Yuk, buktikan kepedulianmu bareng H&M!