Dua Merek Fashion Lansir Koleksi Pakaian Khusus Perempuan untuk Kampanye Politik

Vinsensia Dianawanti27 Feb 2020, 12:30 WIB
Dua Merek Fashion Lansir Koleksi Pakaian Khusus Perempuan untuk Kampanye Politik

Fimela.com, Jakarta Perempuan di jajaran wakil rakyat masih kerap dipandagg sebelah mata. Banyak kendala terkait gender yang tidak masuk akal dan stereotip yang mengaburkan kemampuan perempuan memegang jabatan publik. Pemilihan Penampilan yang tepat bisa jadi solusi agar tidak dipandang sebelah mata.

Salah satu masalah yang muncul selama masa kampanye adalah perempuan kerap kesulitan menemukan pakaian yang tepat. Untuk itu, dua merek asal Amerika Serikat bersedia mendukung keterlibatan perempuan dalam jajaran parlemen. Adalah Universal Standard dan M.M.LaFleur yang menghadirkan koleksi pakaian yang ramah anggaran untuk digunakan dalam berkampanye.

Kedua brand ini bahkan akan meminjamkan pakaian profesional kepada perempuan yang sedang melakukan pencalonan jabatan. Hal ini dilakukan untuk membantu menyelesaikan masalah perempuan yang kerap kesulitan untuk menemukan pakaian tepat selama kampanye.

Hilary Clinton pun turut mendukung gerakan yang diusung oleh Universal Standard dan M.M.LaFleur. Mereka yang sedang berkampanye hanya perlu mengirimkan email kepada M.M.LaFleur. Kemudian stylist dari masing-masing merek mencari potongan pakaian yang tepat.

 

Mendukung perempuan dalam masa kampanye

 
 
 
View this post on Instagram

90 new styles just launched. Do a happy dance, then head to the link in our bio to shop. #readytorun #newcollection #launch

A post shared by M.M.LaFleur (@mmlafleur) on

Akan dipinjamkan sebanyak tiga potong pakaian untuk sekali peminjaman. Jika sudah selesai dipinjam, pakaian tersebut akan disumbangkan ke Bottomless Closet, sebuah organisas nirlaba yang membantu perempuan lain dalam menemukan pekerjaan.

Ide ini sendiri muncul setelah kampanye pemilihan di Amerika Serikat pada 2016. Banyak masukan dari pada pelanggan M.M.LaFleur untuk mendukung perempuan terutama dalam masa kampanye. Membantu perempuan pada masa kampanye ternyata lebih dari sekadar pakaian, melainkan memberikan akses kepada lebih banyak pilihan pakaian yang diperlukan untuk politisi.

"Perempuan yang menjadi calon rakyat tidak hanya harus fokus pada menemukan pakaian yang memproyeksikan tingkat kekuasaan tertentu untuk bersaing dengan pesaing laki-laki mereka, tetapi mereka juga harus khawatir tentang kenyamanan dan konservatisme yang merujuk pada pilihan gaun, rok, atau lengan panjang," ungkap Sarah LaFleur mengutip dari Huffington Post pada Kamis (27/2/2020).

Mendukung kampanye yang dilakukan M.M.LaFleur, Universal Standard menghadirkan koleksi pakaian dengan rentang ukuran yang cukup besar dengan fitur model dari semua ras dan usia.

 
 
 
View this post on Instagram

Suiting for the full spectrum of Thursday moods.

A post shared by Universal Standard (@universalstandard) on

Simak video berikut ini

#changemaker

Lanjutkan Membaca ↓